Rabu, 4 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Investasi » Harga Emas Antam Hari Ini 11 Juli 2025 Terus Naik, Tren Positif Berlanjut!

Harga Emas Antam Hari Ini 11 Juli 2025 Terus Naik, Tren Positif Berlanjut!

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
  • visibility 69
  • comment 0 komentar

Jakarta, Indonesia – Tren positif harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali berlanjut pada perdagangan hari ini, Jumat, 11 Juli 2025. Ini menandai hari kedua berturut-turut harga logam mulia mengalami kenaikan, memberikan sentimen positif bagi pasar menjelang akhir pekan.

Berdasarkan data terbaru dari situs resmi Logam Mulia yang diperbarui pada pukul 08:03 WIB, harga satu gram emas Antam kini berada di level Rp1.906.000. Kenaikan ini mengonfirmasi bahwa minat beli terhadap emas masih cukup kuat.

Perbandingan Harga Emas Hari Ini dan Kemarin

Untuk melihat konsistensi kenaikan yang terjadi, berikut adalah perbandingan harga emas Antam dalam dua hari terakhir:

* Harga Emas Hari Ini (Jumat, 11 Juli 2025): Rp1.906.000 per gram.

* Harga Emas Kemarin (Kamis, 10 Juli 2025): Rp1.902.000 per gram.

Data tersebut menunjukkan adanya kenaikan harga sebesar Rp4.000 per gram. Meskipun kenaikannya tidak sebesar kemarin, ini menunjukkan adanya stabilitas tren penguatan harga setelah sempat anjlok beberapa hari lalu.

Penguatan harga emas ini dapat diatribusikan pada permintaan aset aman (safe haven) yang masih tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ketika mata uang atau aset berisiko lainnya menunjukkan volatilitas, investor cenderung kembali melirik emas sebagai pelindung nilai.

Bagi investor yang sudah masuk ke pasar, tren positif ini tentu menjadi kabar gembira. Sementara bagi yang masih menunggu, kenaikan berkelanjutan ini bisa menjadi sinyal bahwa harga dasar yang lebih rendah mungkin sudah terlewatkan.

Investor disarankan untuk terus memantau berita ekonomi global dan nilai tukar Rupiah yang dapat mempengaruhi pergerakan harga. Selalu pastikan untuk memeriksa harga beli kembali (buyback) terbaru di situs resmi Logam Mulia sebelum melakukan transaksi penjualan.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persiapan Rohani Menjelang Keberangkatan Umrah

    Persiapan Rohani Menjelang Keberangkatan Umrah

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Ibadah umrah adalah perjalanan yang mengutamakan sisi spiritual. Selain persiapan fisik dan logistik yang matang, mempersiapkan rohani adalah hal terpenting agar ibadah Anda benar-benar khusyuk dan mabrur. Berikut adalah panduan persiapan rohani yang bisa Anda lakukan menjelang keberangkatan umrah. 1. Perbanyak Taubat dan Istighfar Mulailah dengan membersihkan hati dari segala dosa dan kesalahan. Perbanyaklah taubat […]

  • Panduan Wajib ke Yogyakarta: Kota Pelajar dengan Sejuta Pesona

    Panduan Wajib ke Yogyakarta: Kota Pelajar dengan Sejuta Pesona

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Yogyakarta, atau yang akrab disapa Jogja, adalah kota yang tak pernah lekang oleh waktu. Dikenal sebagai Kota Pelajar dan pusat kebudayaan Jawa, Jogja menawarkan perpaduan harmonis antara tradisi, seni, sejarah, dan modernitas. Pesonanya yang kuat mampu memikat hati siapa saja yang berkunjung. Jika Anda berencana mengunjungi Jogja, panduan wajib ini akan membantu Anda menikmati sejuta […]

  • Lebih dari Sekadar Rumput: Tanaman Penutup Tanah, “Selimut” Ajaib untuk Lahan Pertanian

    Lebih dari Sekadar Rumput: Tanaman Penutup Tanah, “Selimut” Ajaib untuk Lahan Pertanian

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Tanaman penutup tanah, atau cover crops, sering kali dipandang sebelah mata. Padahal, praktik ini adalah salah satu strategi paling efektif dan ramah lingkungan untuk menjaga kesehatan tanah. Cover crops bukanlah tanaman utama yang akan dipanen, melainkan “selimut” alami yang ditanam di luar musim tanam atau di sela-sela barisan tanaman utama. Mencegah Erosi dan Menjaga Kelembapan […]

  • Membangun Masa Depan: Kekuatan Sinergi Akademisi, Industri, dan Pemerintah dalam Ekosistem Inovasi

    Membangun Masa Depan: Kekuatan Sinergi Akademisi, Industri, dan Pemerintah dalam Ekosistem Inovasi

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Inovasi bukan lagi sekadar keajaiban individu, melainkan hasil dari interaksi yang dinamis dan kolaboratif dalam sebuah ekosistem inovasi. Ibarat sebuah taman yang subur, inovasi membutuhkan nutrisi dari berbagai sumber. Tiga pilar utama yang memegang peran krusial dalam menciptakan ekosistem yang kondusif adalah akademisi, industri, dan pemerintah. Sinergi yang kuat di antara ketiganya adalah kunci untuk […]

  • Ekosistem Musik Sehat: Peran Krusial LMKN bagi Semua Pihak

    Ekosistem Musik Sehat: Peran Krusial LMKN bagi Semua Pihak

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Dalam sebuah orkestra, setiap instrumen memiliki perannya masing-masing untuk menciptakan harmoni. Begitu pula dengan ekosistem musik yang sehat, di mana setiap pihak – mulai dari pencipta, musisi, hingga pengguna karya – memiliki peran vital. Di tengah kompleksitas ini, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) muncul sebagai konduktor utama yang memastikan seluruh elemen bekerja selaras. Peran LMKN […]

  • LMKN dan Industri Pariwisata: Kolaborasi atau Konflik?

    LMKN dan Industri Pariwisata: Kolaborasi atau Konflik?

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Industri pariwisata dan musik memiliki hubungan yang erat. Hotel, restoran, bar, dan berbagai tempat wisata seringkali menggunakan musik untuk menciptakan suasana yang menarik bagi wisatawan. Namun, hubungan antara industri pariwisata dan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) terkadang diwarnai pertanyaan: apakah ini sebuah kolaborasi yang saling menguntungkan atau justru berpotensi menjadi konflik? Potensi konflik muncul ketika […]

expand_less