Senin, 1 Sep 2025
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pajak Digital: Menakar Kewajiban Raksasa Teknologi di Era Global

Pajak Digital: Menakar Kewajiban Raksasa Teknologi di Era Global

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
  • visibility 20
  • comment 0 komentar

Era digital telah melahirkan raksasa teknologi global seperti Google dan Facebook yang meraup keuntungan besar dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Namun, memajaki perusahaan-perusahaan ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah di seluruh dunia. Mengapa demikian?

Model bisnis perusahaan teknologi sering kali tidak memiliki kehadiran fisik yang signifikan di negara tempat mereka menghasilkan pendapatan. Mereka beroperasi secara lintas batas, menawarkan layanan digital kepada jutaan pengguna tanpa mendirikan kantor cabang atau pabrik. Hal ini menimbulkan pertanyaan mendasar tentang yurisdiksi pajak: di mana seharusnya keuntungan mereka dikenakan pajak?

Tantangan Utama Pemajakan Digital:

* Definisi “Kehadiran”: Aturan pajak tradisional umumnya mensyaratkan adanya “kehadiran tetap” (permanent establishment) di suatu negara agar perusahaan dapat dikenakan pajak di sana. Raksasa teknologi sering kali menghindari definisi ini, meskipun memiliki banyak pengguna aktif dan menghasilkan pendapatan signifikan.

* Penentuan Nilai: Bagaimana cara mengukur nilai kontribusi pengguna dalam menciptakan pendapatan bagi platform digital? Misalnya, bagaimana nilai data pengguna Indonesia berkontribusi pada pendapatan iklan Google atau Facebook? Menentukan basis pajak yang adil menjadi rumit.

* Penghindaran Pajak: Perusahaan multinasional sering kali memanfaatkan celah dalam peraturan pajak internasional untuk mengalihkan keuntungan ke negara dengan tarif pajak yang lebih rendah (tax haven). Praktik ini sah secara hukum namun dianggap tidak adil oleh banyak negara.

Upaya Global dan Nasional:

Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) telah menginisiasi berbagai upaya untuk mengatasi tantangan pajak digital melalui kerangka kerja Base Erosion and Profit Shifting (BEPS) dan Pilar Dua tentang tarif pajak minimum global.

Indonesia sendiri telah menerapkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas produk dan layanan digital dari luar negeri sejak tahun 2020. Langkah ini merupakan upaya untuk mengenakan pajak atas konsumsi digital, meskipun belum sepenuhnya mengatasi isu pajak penghasilan perusahaan.

Menemukan solusi yang adil dan efektif untuk memajaki raksasa teknologi adalah perjuangan berkelanjutan. Ini membutuhkan kerja sama internasional dan pembaruan regulasi yang sesuai dengan realitas ekonomi digital abad ke-21.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Antam Hari Ini, 17 Juni 2025: Turun Drastis!

    Harga Emas Antam Hari Ini, 17 Juni 2025: Turun Drastis!

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 Juni 2025 – Bagi Anda para investor dan pencinta emas, ada kabar terbaru mengenai pergerakan harga emas Logam Mulia Antam hari ini, Selasa 17 Juni 2025. Berdasarkan pantauan terakhir pada pukul 08:25 WIB, harga emas Antam mengalami penurunan yang cukup signifikan, menjadikannya momen yang patut dicermati. Hari ini, harga emas per gramnya berada […]

  • Investasi Properti: Rumah Impian atau Aset Investasi Menguntungkan?

    Investasi Properti: Rumah Impian atau Aset Investasi Menguntungkan?

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Membeli properti adalah salah satu keputusan finansial terbesar dalam hidup. Namun, seringkali ada dilema: apakah kita membeli sebuah rumah untuk memenuhi impian dan kenyamanan keluarga, atau murni sebagai aset investasi yang bertujuan menghasilkan keuntungan? Memahami perbedaan keduanya adalah langkah awal untuk membuat keputusan yang tepat. Rumah Sebagai Tempat Tinggal (Rumah Impian) Saat membeli rumah impian, […]

  • Pulau Tidung: Menjelajahi Jembatan Cinta dan Keindahan Bawah Laut yang Memesona

    Pulau Tidung: Menjelajahi Jembatan Cinta dan Keindahan Bawah Laut yang Memesona

    • calendar_month Ming, 3 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Pulau Tidung, salah satu permata di gugusan Kepulauan Seribu, menawarkan kombinasi sempurna antara ikon wisata yang romantis dan kekayaan alam bawah laut yang menakjubkan. Pulau ini telah menjadi destinasi favorit bagi wisatawan yang mencari liburan singkat namun berkesan, terutama karena adanya Jembatan Cinta yang legendaris. Jembatan Cinta: Ikon Romantis Pulau Tidung Jembatan kayu panjang ini […]

  • Free Diving di Amed: Belajar Menyelam Tanpa Tabung di Laut Tenang

    Free Diving di Amed: Belajar Menyelam Tanpa Tabung di Laut Tenang

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda membayangkan meluncur di bawah permukaan laut dengan keheningan total, tanpa suara gelembung dari tabung scuba? Itulah esensi dari free diving, sebuah seni menyelam dengan satu tarikan napas. Jika Anda tertarik untuk mencobanya, Amed di pesisir timur Bali adalah salah satu tempat terbaik di dunia, terutama bagi pemula. Amed menawarkan kondisi yang nyaris sempurna […]

  • Rebana: Instrumen Musik Perkusi dalam Budaya Islam Nusantara

    Rebana: Instrumen Musik Perkusi dalam Budaya Islam Nusantara

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Rebana adalah sebuah instrumen musik perkusi berbentuk bundar dan pipih yang sangat populer di berbagai wilayah Nusantara, terutama dalam konteks budaya Islam. Terbuat dari bingkai kayu dengan membran kulit hewan yang direntangkan, rebana dimainkan dengan cara dipukul menggunakan tangan. Suaranya yang khas dan ritmis seringkali mengiringi berbagai kegiatan keagamaan, seni tradisional, hingga acara-acara sosial kemasyarakatan. […]

  • Jangan Tunda! Wasiat dan Perencanaan Warisan demi Keamanan Keluarga Tercinta

    Jangan Tunda! Wasiat dan Perencanaan Warisan demi Keamanan Keluarga Tercinta

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Membicarakan kematian dan warisan mungkin terasa kurang nyaman, namun wasiat dan perencanaan warisan adalah langkah penting untuk memastikan masa depan keluarga tercinta Anda terlindungi. Tanpa perencanaan yang matang, proses pembagian harta warisan bisa menjadi rumit, memakan waktu, dan bahkan menimbulkan perselisihan antar anggota keluarga. Wasiat adalah dokumen hukum yang berisi keinginan terakhir Anda mengenai pembagian […]

expand_less