Sabtu, 2 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Investasi » Harga Emas Hari Ini, Kamis 17 Juli 2025: Rebound Tajam, Naik Rp11.000!

Harga Emas Hari Ini, Kamis 17 Juli 2025: Rebound Tajam, Naik Rp11.000!

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
  • visibility 68
  • comment 0 komentar

Setelah dua hari berturut-turut mengalami pelemahan, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) akhirnya rebound tajam. Pada perdagangan hari ini, Kamis, 17 Juli 2025, harga logam mulia melesat naik, memberikan angin segar bagi para investor.

Berdasarkan data terbaru dari situs resmi Logam Mulia yang diperbarui pada pukul 08:23 WIB, harga emas hari ini untuk pecahan satu gram dibanderol Rp1.919.000. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan sebesar Rp11.000 jika dibandingkan dengan harga kemarin, Rabu (16/7/2025), yang berada di level Rp1.908.000 per gram. Kenaikan tajam ini secara praktis mengakhiri tren penurunan yang terjadi di awal pekan.

Kenaikan harga emas Antam ini sejalan dengan sentimen di pasar global. Salah satu pemicunya adalah melemahnya dolar AS dan imbal hasil surat utang pemerintah AS, yang membuat emas sebagai aset aman (safe haven) kembali diminati oleh investor untuk melindungi nilai aset di tengah ketidakpastian. Di sisi lain, harga perak hari ini terpantau masih stabil di angka Rp16.450 per gram.

Bagi investor yang telah melakukan pembelian saat harga turun kemarin, kenaikan ini tentu menjadi kabar baik. Fenomena rebound ini menunjukkan volatilitas sekaligus resiliensi emas sebagai instrumen investasi jangka panjang. Pergerakan harga yang dinamis menegaskan pentingnya untuk terus memantau pasar.

Kesimpulannya, kenaikan harga emas hari ini menjadi sinyal positif. Bagi Anda yang ingin melakukan transaksi jual maupun beli, sangat disarankan untuk selalu mengecek harga terkini di situs resmi Logam Mulia untuk mendapatkan keputusan investasi yang optimal.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekonomi Pernikahan: Jangan Tabu Bicara Uang Sebelum Janji Suci Terucap

    Ekonomi Pernikahan: Jangan Tabu Bicara Uang Sebelum Janji Suci Terucap

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Di balik romantisme dan indahnya janji pernikahan, tersembunyi aspek penting yang seringkali diabaikan: ekonomi pernikahan. Membicarakan keuangan dengan calon pasangan mungkin terasa kurang romantis, namun sesungguhnya ini adalah fondasi krusial untuk membangun rumah tangga yang harmonis dan устойчивый (tahan) secara finansial. Tabu membicarakan uang sebelum menikah justru bisa menjadi bom waktu yang siap meledak di […]

  • Itinerary 3 Hari 2 Malam: Liburan Akhir Pekan Singkat dan Berkesan di Bali

    Itinerary 3 Hari 2 Malam: Liburan Akhir Pekan Singkat dan Berkesan di Bali

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Ingin liburan singkat dan berkesan di Bali saat akhir pekan? Itinerary 3 hari 2 malam ini dirancang untuk memaksimalkan waktu Anda menikmati keindahan Pulau Dewata, bahkan dengan waktu yang terbatas. Kombinasi antara relaksasi pantai dan sentuhan budaya akan memberikan pengalaman liburan yang menyegarkan. Hari 1: Pantai Selatan yang Memukau Setibanya di Bali (disarankan mengambil penerbangan […]

  • John Maynard Keynes: Bapak Makroekonomi Modern dan Peran Pemerintah dalam Resesi 📈

    John Maynard Keynes: Bapak Makroekonomi Modern dan Peran Pemerintah dalam Resesi 📈

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 78
    • 0Komentar

    John Maynard Keynes (1883–1946) adalah seorang ekonom Inggris yang gagasannya merevolusi pemikiran ekonomi abad ke-20. Ia secara luas dianggap sebagai Bapak Makroekonomi Modern, sebuah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari perekonomian secara keseluruhan—termasuk inflasi, pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi. Karyanya yang paling berpengaruh, The General Theory of Employment, Interest and Money (1936), lahir dari pengalaman pahit Depresi […]

  • Uranium Diperkaya: Dualitas Penggunaan dari Pembangkit Listrik hingga Senjata Nuklir

    Uranium Diperkaya: Dualitas Penggunaan dari Pembangkit Listrik hingga Senjata Nuklir

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Uranium adalah elemen alami yang menjadi bahan bakar utama untuk pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Namun, dalam bentuk yang lebih terkonsentrasi melalui proses pengayaan uranium, material ini juga dapat digunakan dalam pembuatan senjata nuklir. Dualitas penggunaan inilah yang menjadikannya subjek pengawasan internasional yang ketat. Proses Pengayaan Uranium Uranium alami sebagian besar terdiri dari dua isotop […]

  • Waspada! Penipuan Lowongan Kerja Palsu via WhatsApp yang Merajalela

    Waspada! Penipuan Lowongan Kerja Palsu via WhatsApp yang Merajalela

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Di tengah ketatnya persaingan mencari kerja, banyak orang yang memanfaatkan berbagai platform, termasuk WhatsApp, untuk menemukan informasi lowongan. Sayangnya, kondisi ini dimanfaatkan oleh para penipu untuk melancarkan aksinya. Mereka menyebarkan lowongan kerja palsu yang terlihat meyakinkan, namun sebenarnya bertujuan untuk mengelabui korban demi mendapatkan uang atau data pribadi. Mengenali modus penipuan ini adalah kunci untuk […]

  • Oligopoli dan Perang Harga: Mengapa Harga Kuota Sering Banting Harga?

    Oligopoli dan Perang Harga: Mengapa Harga Kuota Sering Banting Harga?

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Dalam pasar yang didominasi oleh beberapa pemain besar, seperti industri telekomunikasi, kita sering menyaksikan fenomena yang dikenal sebagai perang harga (price war). Ini adalah situasi di mana perusahaan-perusahaan saling berlomba menurunkan harga produk mereka untuk menarik pelanggan dari pesaing. Fenomena ini adalah ciri khas dari pasar oligopoli, di mana persaingan sangat ketat dan setiap keputusan […]

expand_less