Jumat, 6 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata » Mengungkap Rahasia di Balik Arsitektur Tradisional Bali

Mengungkap Rahasia di Balik Arsitektur Tradisional Bali

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
  • visibility 74
  • comment 0 komentar

Arsitektur tradisional Bali, yang terlihat pada Pura megah hingga rumah tinggal yang asri, bukanlah sekadar konstruksi indah yang memanjakan mata. Di baliknya tersimpan rahasia filosofi mendalam yang mengatur keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan. Setiap detail, mulai dari tata letak hingga ukuran, memiliki makna spiritual yang kuat.

 

Tri Hita Karana sebagai Fondasi Utama

 

Fondasi utama yang menjadi jiwa dari arsitektur Bali adalah konsep Tri Hita Karana, atau “tiga penyebab kebahagiaan”. Filosofi ini menekankan pentingnya menjaga keseimbangan hidup melalui tiga hubungan harmonis:

Parahyangan: Hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan.

Pawongan: Hubungan yang harmonis antara manusia dengan sesama.

Palemahan: Hubungan yang harmonis antara manusia dengan alam dan lingkungannya.

Ketiga elemen ini secara cermat diintegrasikan ke dalam desain setiap bangunan.

 

Asta Kosala Kosali: Aturan Membangun yang Sakral

 

Jika Tri Hita Karana adalah jiwanya, maka Asta Kosala Kosali adalah raganya. Ini adalah semacam kitab pedoman arsitektur kuno—mirip dengan Feng Shui—yang berisi aturan-aturan teknis yang sangat detail. Pedoman ini mencakup pemilihan hari baik untuk memulai pembangunan, tata cara pengukuran yang menggunakan bagian tubuh pemilik rumah (seperti jengkal dan depa), hingga penentuan tata letak bangunan.

Salah satu konsep penting dalam Asta Kosala Kosali adalah zonasi ruang berdasarkan tingkat kesucian. Misalnya, konsep Tri Angga membagi bangunan secara vertikal menjadi tiga bagian: nista (kaki/dasar), madya (badan/dinding), dan utama (kepala/atap), yang melambangkan dunia bawah, dunia manusia, dan dunia para dewa.

Jadi, rahasia di balik keindahan arsitektur Bali adalah perwujudan fisik dari kearifan lokal yang luhur. Setiap bangunan bukan hanya tempat berlindung, tetapi juga sebuah doa untuk menciptakan ruang hidup yang selaras dengan alam semesta.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tips Mencegah Kaki Lecet Saat Berjalan Jauh di Tanah Suci

    Tips Mencegah Kaki Lecet Saat Berjalan Jauh di Tanah Suci

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Saat menunaikan ibadah umrah atau haji, jamaah akan melakukan banyak perjalanan kaki, terutama saat tawaf, sa’i, dan berpindah-pindah tempat. Jarak yang jauh dan cuaca yang panas sering kali menyebabkan kaki lecet, melepuh, atau bengkak. Agar ibadah Anda tidak terganggu, berikut adalah tips-tips praktis untuk menjaga kesehatan kaki Anda. 1. Pakai Alas Kaki yang Tepat Ini […]

  • Update Harga Emas Hari Ini 10 Juni 2025

    Update Harga Emas Hari Ini 10 Juni 2025

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Selamat pagi para investor dan pemerhati harga emas! Kami hadir kembali dengan informasi terkini mengenai pergerakan harga emas pada hari ini, 10 Juni 2025. Data terbaru yang kami himpun menunjukkan adanya dinamika menarik pada perdagangan logam mulia ini.Berdasarkan pantauan dari Logam Mulia per pukul 08:28 WIB, harga emas Antam hari ini tercatat berada di level […]

  • Mengenal Efek Radiasi Uranium pada Kesehatan Tubuh Manusia

    Mengenal Efek Radiasi Uranium pada Kesehatan Tubuh Manusia

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Uranium adalah elemen radioaktif alami yang memancarkan radiasi ionisasi. Paparan radiasi uranium, baik melalui inhalasi, ingesti, atau kontak langsung, dapat menimbulkan berbagai efek radiasi uranium pada tubuh manusia. Tingkat keparahan efek ini bergantung pada dosis radiasi yang diterima, durasi paparan, dan jalur masuknya ke dalam tubuh. Efek Jangka Pendek (Akut) Paparan radiasi uranium dalam dosis […]

  • Seni Anyam Pandan: Kerajinan Tangan yang Menopang Ekonomi Desa

    Seni Anyam Pandan: Kerajinan Tangan yang Menopang Ekonomi Desa

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Seni anyaman pandan adalah salah satu kekayaan budaya Indonesia yang tak hanya indah, tetapi juga memiliki peran vital dalam menopang ekonomi desa. Kerajinan tangan yang memanfaatkan daun pandan berduri sebagai bahan utama ini telah menjadi tradisi turun-temurun di banyak daerah, menciptakan produk-produk bernilai jual tinggi. Proses pembuatan anyaman pandan memerlukan ketelitian dan kesabaran. Daun pandan […]

  • Gen Z Menggeser Pandangan Terhadap Smartphone

    Gen Z Menggeser Pandangan Terhadap Smartphone

    • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Angka-angka terbaru menunjukkan sebuah tren menarik di kalangan Gen Z: semakin banyak dari mereka yang secara sadar mengurangi waktu penggunaan smartphone. Bukan berarti mereka meninggalkan teknologi sepenuhnya, melainkan terjadi pergeseran fokus dan redefinisi tentang bagaimana perangkat ini seharusnya terintegrasi dalam hidup mereka. Fenomena ini bukan sekadar detoks digital sesaat, melainkan refleksi dari kesadaran baru akan […]

  • Pahlawan Tanpa Tanda Jasa: Peran Lebah dalam Keberlanjutan Pertanian

    Pahlawan Tanpa Tanda Jasa: Peran Lebah dalam Keberlanjutan Pertanian

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Di balik setiap buah dan sayuran segar yang kita nikmati, ada pahlawan kecil bersayap yang bekerja tanpa lelah: lebah. Serangga penyerbuk ini memainkan peran krusial dalam keberlanjutan pertanian, menjadikannya fondasi utama ketahanan pangan global. Tanpa lebah, produksi banyak tanaman pangan penting akan terancam. Penyerbuk Alami yang Tak Tergantikan Lebah adalah agen penyerbuk utama bagi sekitar […]

expand_less