Senin, 5 Jan 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Joseph Schumpeter dan “Penghancuran Kreatif”: Mesin Utama Inovasi Kapitalis πŸš€

Joseph Schumpeter dan “Penghancuran Kreatif”: Mesin Utama Inovasi Kapitalis πŸš€

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month 21 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar

Dalam dunia ekonomi, perubahan bukanlah sesuatu yang harus ditakuti, melainkan inti dari kemajuan. Pemikiran ini dipopulerkan oleh Joseph Schumpeter (1883–1950), seorang ekonom asal Austria yang memperkenalkan konsep revolusioner bernama “Penghancuran Kreatif” (Creative Destruction).

Apa Itu Penghancuran Kreatif?

Melalui karyanya, Capitalism, Socialism and Democracy (1942), Schumpeter menjelaskan bahwa kapitalisme bersifat dinamis dan tidak pernah statis. Penghancuran Kreatif adalah proses mutasi industri yang secara terus-menerus merombak struktur ekonomi dari dalam.

Proses ini bekerja dengan cara:

* Menghancurkan yang Lama: Inovasi baru membuat teknologi, produk, dan model bisnis lama menjadi usang atau tidak relevan.

* Menciptakan yang Baru: Inovasi tersebut melahirkan industri baru yang lebih efisien, produktif, dan memberikan nilai lebih tinggi bagi konsumen.

Contoh klasiknya adalah bagaimana munculnya mobil menghancurkan industri kereta kuda, atau bagaimana layanan streaming (seperti Netflix) melenyapkan toko penyewaan video fisik (seperti Blockbuster).

Inovasi Sebagai Penggerak Utama

Bagi Schumpeter, tokoh kunci dalam proses ini adalah Wirausahawan (Entrepreneur). Wirausahawan bukan sekadar manajer, melainkan agen perubahan yang berani mengambil risiko untuk memperkenalkan cara produksi baru atau membuka pasar baru. Persaingan yang paling penting dalam kapitalisme bukanlah persaingan harga antar perusahaan yang menjual barang serupa, melainkan persaingan dari teknologi baru yang mengancam fondasi perusahaan yang sudah ada.

Relevansi di Era Digital

Di abad ke-21, konsep ini jauh lebih relevan daripada sebelumnya. Kita melihat bagaimana Kecerdasan Buatan (AI) mulai mengubah lanskap berbagai pekerjaan, dan bagaimana e-commerce mengubah wajah ritel konvensional.

Meskipun “penghancuran” sering kali membawa dampak menyakitkanβ€”seperti hilangnya pekerjaan di sektor lama atau bangkrutnya perusahaan raksasaβ€”Schumpeter berpendapat bahwa ini adalah harga yang harus dibayar untuk pertumbuhan jangka panjang dan peningkatan standar hidup. Tanpa penghancuran kreatif, ekonomi akan mengalami stagnasi. Memahami konsep ini sangat penting bagi pelaku bisnis dan pembuat kebijakan agar tetap adaptif dalam menghadapi arus inovasi yang tak terbendung.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menguak Keindahan Candi Tersembunyi di Sekitar Prambanan

    Menguak Keindahan Candi Tersembunyi di Sekitar Prambanan

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Saat membicarakan wisata candi di Yogyakarta, sebagian besar orang akan langsung teringat pada Candi Prambanan yang megah. Namun, tahukah Anda bahwa di sekitar kompleks Prambanan, terdapat beberapa candi lain yang tak kalah indah dan menyimpan cerita unik? Jika Anda ingin menjelajahi lebih dari sekadar yang populer, kunjungan ke Candi Plaosan, Candi Sewu, dan Candi Ijo […]

  • Pesta Kesenian Bali (PKB): Jadwal dan Acara yang Wajib Ditonton

    Pesta Kesenian Bali (PKB): Jadwal dan Acara yang Wajib Ditonton

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Pesta Kesenian Bali (PKB) adalah perayaan seni dan budaya terbesar dan paling bergengsi di Pulau Dewata. Digelar setiap tahun, PKB menjadi wadah ekspresi bagi para seniman Bali untuk menampilkan beragam karya, mulai dari seni pertunjukan, seni rupa, hingga kerajinan tradisional. Acara ini bukan hanya menjadi tontonan menarik bagi wisatawan, tetapi juga merupakan upaya pelestarian dan […]

  • Masa Depan Energi Nuklir: Mendorong Inovasi dalam Penambangan Uranium Berkelanjutan

    Masa Depan Energi Nuklir: Mendorong Inovasi dalam Penambangan Uranium Berkelanjutan

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi global dan kesadaran akan perubahan iklim, energi nuklir tetap menjadi pilihan yang menarik. Namun, untuk mewujudkan potensi penuhnya secara bertanggung jawab, inovasi dalam penambangan uranium berkelanjutan menjadi semakin penting. Artikel ini akan mengeksplorasi beberapa terobosan dan tren yang menjanjikan dalam upaya meminimalkan dampak lingkungan dan meningkatkan efisiensi. Pelindian In-Situ (ISL) […]

  • Seni Digital dan Properti Virtual: Mengenal Lebih Dekat NFT (Non-Fungible Tokens)

    Seni Digital dan Properti Virtual: Mengenal Lebih Dekat NFT (Non-Fungible Tokens)

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Dunia digital terus berinovasi, dan salah satu terobosan paling menarik dalam beberapa tahun terakhir adalah munculnya NFT atau Non-Fungible Tokens. Sederhananya, NFT adalah aset digital unik yang kepemilikannya tercatat di blockchain, teknologi yang sama mendasari mata uang kripto. Namun, berbeda dengan aset kripto yang dapat dipertukarkan (fungible), setiap NFT bersifat unik dan tidak dapat digantikan […]

  • Berani Bertanya, Berani Melaporkan: Langkah Penting Setelah Terkena Penipuan

    Berani Bertanya, Berani Melaporkan: Langkah Penting Setelah Terkena Penipuan

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Menjadi korban penipuan bukanlah aib. Faktanya, banyak penipu profesional sangat terampil dalam memanipulasi orang, bahkan yang paling cerdas sekalipun. Reaksi pertama setelah menyadari bahwa Anda telah tertipu sering kali adalah rasa malu, frustrasi, atau bahkan keputusasaan. Namun, perasaan-perasaan ini tidak boleh menghentikan Anda untuk mengambil tindakan. Berani bertanya dan berani melaporkan adalah dua langkah terpenting […]

  • Menjelajahi Peran Ganda LMKN: Pengumpul dan Pembagi Royalti

    Menjelajahi Peran Ganda LMKN: Pengumpul dan Pembagi Royalti

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Di balik layar industri musik yang dinamis, ada sebuah lembaga yang memegang peranan krusial: Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN). Lembaga ini bukan sekadar nama, melainkan tulang punggung dalam ekosistem musik, dengan peran ganda yang sangat penting: sebagai pengumpul royalti dan pembagi royalti. Memahami kedua peran ini adalah kunci untuk mengapresiasi pentingnya LMKN bagi musisi dan […]

expand_less