Jumat, 6 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Peran BUMN dalam Perekonomian: Antara Agen Pembangunan dan Mesin Profit

Peran BUMN dalam Perekonomian: Antara Agen Pembangunan dan Mesin Profit

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
  • visibility 63
  • comment 0 komentar

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memegang peran unik dan sentral dalam perekonomian Indonesia. Keberadaannya sering kali berada di persimpangan antara dua mandat utama yang terkadang saling bertentangan: sebagai agen pembangunan yang melayani kepentingan publik dan sebagai mesin profit yang harus efisien dan menyumbang pendapatan bagi negara.

Sebagai agen pembangunan, BUMN menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk menjalankan misi strategis yang mungkin tidak menarik bagi sektor swasta. Kita melihat peran ini pada BUMN Karya yang masif membangun infrastruktur krusial seperti jalan tol, bendungan, dan pelabuhan melalui Proyek Strategis Nasional (PSN). Begitu pula dengan PLN yang memiliki tugas melistriki daerah terpencil dan Pertamina yang menjamin ketersediaan energi nasional, bahkan di lokasi yang tidak menguntungkan secara komersial.

Di sisi lain, BUMN juga dituntut untuk beroperasi layaknya korporasi profesional dan menjadi mesin profit. Pemerintah mengharapkan BUMN dapat beroperasi secara efisien, kompetitif, dan memberikan dividen yang signifikan untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Contohnya adalah BUMN perbankan dan telekomunikasi yang berhasil mencatatkan laba besar dan bersaing langsung di pasar bebas. Tuntutan ini mendorong BUMN untuk menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dan menghindari inefisiensi.

Tantangan terbesar bagi peran BUMN adalah menyeimbangkan kedua fungsi ini. Tanpa profitabilitas yang sehat, BUMN akan kesulitan mendanai tugasnya sebagai agen pembangunan dan berpotensi menjadi beban negara. Sebaliknya, jika terlalu fokus pada laba, misi pelayanan publiknya bisa terabaikan. Oleh karena itu, kunci optimalisasi BUMN terletak pada manajemen profesional yang mampu menyelaraskan tujuan komersial dengan tanggung jawab sosial, serta bebas dari intervensi politik jangka pendek.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Update Harga Emas Hari Ini Senin, 9 Juni 2025: Logam Mulia Stabil di Rp 1.904.000,00 per Gram

    Update Harga Emas Hari Ini Senin, 9 Juni 2025: Logam Mulia Stabil di Rp 1.904.000,00 per Gram

    • calendar_month Sen, 9 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Jakarta, 9 Juni 2025 – Pasar emas nasional kembali menunjukkan stabilitas di awal pekan ini. Berdasarkan pantauan terakhir pada pukul 08:21 WIB, harga emas Logam Mulia dari logammulia.com terpantau tidak mengalami perubahan signifikan. Per hari Senin, 9 Juni 2025, harga emas berada di angka Rp 1.904.000,00 per gram. Angka ini sama dengan harga terakhir yang […]

  • Mengenal Instrumen Derivatif: Opsi dan Futures dalam Dunia Keuangan

    Mengenal Instrumen Derivatif: Opsi dan Futures dalam Dunia Keuangan

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Dalam dunia keuangan yang dinamis, investor dan perusahaan terus mencari cara untuk mengelola risiko dan meraih keuntungan. Salah satu alat canggih yang sering digunakan adalah instrumen derivatif. Secara sederhana, derivatif adalah kontrak finansial yang nilainya diturunkan atau bergantung pada nilai aset acuan lain, seperti saham, mata uang, atau komoditas. Dua jenis instrumen derivatif yang paling […]

  • Sampah Bukan Sekadar Masalah: Memahami Konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle)

    Sampah Bukan Sekadar Masalah: Memahami Konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle)

    • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sampah seringkali dianggap sepele, padahal merupakan salah satu masalah lingkungan terbesar yang kita hadapi. Penumpukan sampah mengancam kesehatan ekosistem, mencemari tanah dan air, serta berkontribusi pada emisi gas rumah kaca. Untuk mengatasi krisis ini, kita perlu memahami konsep 3R: Reduce, Reuse, dan Recycle – sebuah filosofi yang melampaui sekadar membuang sampah. Reduce (Mengurangi) adalah langkah […]

  • Fintech untuk UMKM: Mempercepat Pertumbuhan Bisnis

    Fintech untuk UMKM: Mempercepat Pertumbuhan Bisnis

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Di era digital saat ini, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dituntut untuk lebih adaptif agar mampu bersaing. Salah satu kunci utama untuk akselerasi ini adalah adopsi Financial Technology atau Fintech. Kehadiran Fintech untuk UMKM bukan lagi sekadar alternatif, melainkan sebuah kebutuhan strategis untuk mendorong pertumbuhan bisnis. Fintech menawarkan solusi inovatif untuk mengatasi berbagai tantangan […]

  • Viral di Jogja: Kekasih Driver Shopee Food Dianiaya Customer Karena Telat 5 Menit, Begini Kronologi Lengkapnya

    Viral di Jogja: Kekasih Driver Shopee Food Dianiaya Customer Karena Telat 5 Menit, Begini Kronologi Lengkapnya

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 90
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA – Media sosial dihebohkan oleh sebuah video yang menunjukkan insiden penganiayaan terhadap kekasih seorang driver Shopee Food di Godean, Sleman, Yogyakarta. Peristiwa yang terjadi pada Kamis malam, 3 Juli 2025, ini menjadi puncak kemarahan publik dan memicu aksi solidaritas masif dari ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Kota Gudeg. Kasus ini kembali menyorot risiko […]

  • Bikin Kopi Manggarai: Lebih dari Sekadar Menyeduh, Tradisi Diplomasi yang Hangat

    Bikin Kopi Manggarai: Lebih dari Sekadar Menyeduh, Tradisi Diplomasi yang Hangat

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Di dataran tinggi Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur, tradisi Bikin Kopi bukan hanya sekadar rutinitas harian atau cara menjamu tamu. Lebih dari itu, Bikin Kopi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari praktik diplomasi dan musyawarah masyarakat setempat. Aroma kopi yang semerbak seringkali mengiringi proses pengambilan keputusan penting dan penyelesaian sengketa, menjadikannya sebuah tradisi yang unik […]

expand_less