Jumat, 6 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Investasi » Menerka Arah Pasar Kripto: Apa yang Terjadi pada Bitcoin dan Ethereum Pasca Halving?

Menerka Arah Pasar Kripto: Apa yang Terjadi pada Bitcoin dan Ethereum Pasca Halving?

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
  • visibility 72
  • comment 0 komentar

Dunia kripto selalu penuh dengan dinamika dan spekulasi, terutama menjelang dan sesudah peristiwa penting seperti Bitcoin Halving. Namun, bagaimana dampaknya terhadap Bitcoin itu sendiri dan juga mata uang kripto terbesar kedua, Ethereum? Mari kita telaah potensi pergerakan pasar pasca pengurangan pasokan Bitcoin.

Memahami Bitcoin Halving dan Dampaknya

Bitcoin Halving adalah peristiwa yang terjadi kurang lebih setiap empat tahun sekali, di mana imbalan bagi penambang Bitcoin dipotong menjadi setengahnya. Tujuan utama dari mekanisme ini adalah untuk mengendalikan pasokan Bitcoin, menjadikannya aset digital yang semakin langka seiring waktu. Secara historis, halving seringkali dikaitkan dengan kenaikan harga Bitcoin dalam beberapa bulan setelahnya karena berkurangnya pasokan baru yang masuk ke pasar.

Implikasi Pasca Halving untuk Bitcoin

Setelah halving terbaru, pasokan Bitcoin baru yang masuk ke pasar semakin terbatas. Jika permintaan tetap tinggi atau bahkan meningkat, prinsip ekonomi sederhana menunjukkan potensi kenaikan harga. Namun, perlu diingat bahwa pasar kripto sangat volatil dan dipengaruhi oleh berbagai faktor lain seperti sentimen investor, regulasi, dan adopsi institusional.

Bagaimana dengan Ethereum?

Meskipun Ethereum tidak memiliki mekanisme halving seperti Bitcoin, pergerakannya seringkali berkorelasi dengan pasar kripto secara keseluruhan, terutama dengan Bitcoin sebagai pemimpin pasar. Selain itu, transisi Ethereum ke Proof-of-Stake (melalui The Merge) telah secara signifikan mengurangi penerbitan ETH baru.

Pasca Bitcoin Halving, jika sentimen pasar secara umum positif, Ethereum juga berpotensi mengalami kenaikan harga. Faktor internal Ethereum seperti perkembangan teknologi, adopsi DeFi (Decentralized Finance) dan NFT (Non-Fungible Tokens) juga akan memainkan peran penting dalam menentukan arah harganya.

Kesimpulan: Peluang dan Kewaspadaan

Pasca Bitcoin Halving, potensi kenaikan harga baik untuk Bitcoin maupun Ethereum tetap ada. Namun, investor harus tetap berhati-hati dan melakukan riset mendalam. Volatilitas pasar kripto berarti tidak ada jaminan keuntungan, dan koreksi harga bisa terjadi kapan saja. Memahami fundamental proyek, manajemen risiko yang baik, dan mengikuti perkembangan pasar adalah kunci sukses dalam investasi kripto.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prinsip Muamalah dalam Transaksi Keuangan Modern

    Prinsip Muamalah dalam Transaksi Keuangan Modern

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Di era digital tahun 2025 ini, transaksi keuangan modern bergerak sangat cepat, mulai dari perbankan digital, investasi saham online, hingga platform fintech. Bagi seorang Muslim, menjadi penting untuk memastikan setiap aktivitas ekonomi tersebut tetap berada dalam koridor syariat Islam. Di sinilah prinsip Muamalah berperan sebagai fondasi etis yang tak lekang oleh waktu. Muamalah adalah bagian […]

  • Merariq: Tradisi Kawin Lari Suku Sasak yang Penuh Gengsi dan Keberanian

    Merariq: Tradisi Kawin Lari Suku Sasak yang Penuh Gengsi dan Keberanian

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Lombok, permata Nusa Tenggara Barat, menyimpan kekayaan budaya yang memukau, salah satunya adalah tradisi perkawinan unik bernama Merariq. Bagi Suku Sasak, Merariq bukan sekadar kawin lari biasa, melainkan sebuah ritual adat yang sarat akan gengsi dan keberanian. Prosesinya yang khas dan syarat makna menjadikannya daya tarik tersendiri sekaligus cerminan nilai-nilai sosial masyarakat Sasak. Secara harfiah, […]

  • Topeng Cirebon: Lima Karakter Manusia dalam Satu Pertunjukan Tari

    Topeng Cirebon: Lima Karakter Manusia dalam Satu Pertunjukan Tari

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Topeng Cirebon adalah sebuah seni pertunjukan tari tradisional yang kaya akan filosofi dan estetika, berasal dari wilayah Cirebon, Jawa Barat. Keunikan utama dari tarian ini terletak pada penggunaan topeng yang beragam, di mana setiap topeng merepresentasikan karakter manusia yang berbeda. Dalam satu rangkaian pertunjukan, penonton akan disuguhi lima jenis topeng yang mewakili siklus kehidupan dan […]

  • Kraton Yogyakarta: Jendela Sejarah dan Budaya Kesultanan Mataram

    Kraton Yogyakarta: Jendela Sejarah dan Budaya Kesultanan Mataram

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Kraton Yogyakarta bukan hanya sebuah bangunan bersejarah, melainkan pusat kebudayaan dan pemerintahan bagi Kesultanan Yogyakarta. Terletak di jantung Kota Yogyakarta, tempat ini adalah jendela yang membawa kita langsung ke masa lalu, memahami sejarah, tradisi, dan filosofi hidup keluarga kerajaan Mataram. Mengunjungi Kraton adalah pengalaman yang mendalam dan penuh makna. Begitu memasuki kompleks Kraton, Anda akan […]

  • Stop ‘Titip Anak’ di Sekolah: Saatnya Menjadi Orang Tua yang Terlibat Aktif dalam Pendidikan

    Stop ‘Titip Anak’ di Sekolah: Saatnya Menjadi Orang Tua yang Terlibat Aktif dalam Pendidikan

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Istilah “titip anak” di sekolah mungkin terdengar lumrah, namun di baliknya tersimpan pola pikir yang perlu dikoreksi. Sekolah bukanlah tempat penitipan, dan pendidikan anak adalah sebuah kemitraan, bukan transaksi serah terima. Sudah saatnya kita meninggalkan mentalitas pasif dan menyadari bahwa peran orang tua dalam pendidikan adalah kunci kesuksesan anak. Pola pikir “titip anak” secara tidak […]

  • Sate: Seni Menusuk dan Membakar Daging yang Berbeda di Tiap Daerah

    Sate: Seni Menusuk dan Membakar Daging yang Berbeda di Tiap Daerah

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sate, hidangan daging yang ditusuk dan dibakar, bukan hanya sekadar makanan, melainkan sebuah seni kuliner yang kaya akan variasi dan cerita di setiap daerah di Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke, setiap daerah memiliki versi sate yang unik, merefleksikan kekayaan rempah, bahan lokal, dan teknik memasak tradisional yang diwariskan turun-temurun. Sate adalah bukti nyata betapa beragamnya […]

expand_less