Sabtu, 30 Agu 2025
light_mode
Beranda » Wisata » Kompleks Candi Arjuna: Mengungkap Sejarah di Candi Hindu Tertua di Pulau Jawa

Kompleks Candi Arjuna: Mengungkap Sejarah di Candi Hindu Tertua di Pulau Jawa

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
  • visibility 9
  • comment 0 komentar

Kompleks Candi Arjuna adalah sebuah situs peninggalan bersejarah yang menakjubkan di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah. Terletak di tengah hamparan dataran tinggi yang indah, kompleks ini bukan hanya sekumpulan candi biasa, melainkan bukti nyata keberadaan peradaban Hindu tertua di Pulau Jawa. Mengunjungi Candi Arjuna adalah sebuah perjalanan melintasi waktu untuk memahami kekayaan sejarah Indonesia.

Kompleks ini terdiri dari beberapa candi yang dinamai berdasarkan tokoh-tokoh pewayangan, yaitu Candi Arjuna, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, Candi Sembadra, dan Candi Semar. Para arkeolog memperkirakan candi-candi ini dibangun pada abad ke-8, menjadikannya salah satu yang tertua dan masih berdiri di Pulau Jawa. Meskipun ukurannya tidak terlalu besar, arsitekturnya yang sederhana namun kokoh menunjukkan kemajuan teknologi pada masanya.

Dikelilingi oleh perbukitan hijau, kabut tipis, dan udara yang sejuk, suasana di sekitar Candi Arjuna sangat menenangkan. Pemandangan ini menciptakan kontras yang menarik antara keagungan masa lalu dan keindahan alam yang mempesona. Terutama saat pagi hari, ketika kabut masih menyelimuti lembah, pemandangan candi-candi yang muncul dari kabut bagaikan lukisan.

Selain sebagai situs sejarah, Kompleks Candi Arjuna juga memiliki nilai spiritual. Hingga kini, tempat ini sering dijadikan sebagai lokasi untuk melakukan ritual keagamaan. Keberadaannya yang berdekatan dengan tempat-tempat wisata alam lainnya di Dieng, seperti Kawah Sikidang dan Telaga Warna, menjadikannya destinasi yang sempurna untuk dikunjungi.

Mengunjungi Candi Arjuna adalah kesempatan untuk merasakan langsung atmosfer sejarah yang kental. Dengan segala pesonanya, kompleks ini adalah pengingat penting tentang kebesaran peradaban kuno yang pernah ada di Indonesia.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hijaukan Negeri: Startup Lokal Gagas Revolusi Bisnis Ramah Lingkungan!

    Hijaukan Negeri: Startup Lokal Gagas Revolusi Bisnis Ramah Lingkungan!

    • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Di tengah meningkatnya kesadaran akan krisis iklim dan isu keberlanjutan, startup lokal di Indonesia menunjukkan geliat luar biasa. Bukan sekadar mengejar profit, kini banyak dari mereka hadir dengan inovasi yang berfokus pada solusi berbasis lingkungan. Fenomena ini memunculkan pertanyaan: apakah startup-startup ini siap menjadi pionir ekonomi hijau di Tanah Air? Gelombang Inovasi Hijau dari Startup […]

  • Vaksin Berbasis RNA: Revolusi Cepat dan Fleksibel dalam Melawan Epidemi

    Vaksin Berbasis RNA: Revolusi Cepat dan Fleksibel dalam Melawan Epidemi

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi vaksin berbasis RNA (mRNA) telah membuktikan diri sebagai garda terdepan yang revolusioner dalam penanganan pandemi dan epidemi. Keunggulan utama vaksin jenis ini terletak pada kecepatan pengembangan dan fleksibilitasnya dalam menghadapi berbagai jenis patogen, menjadikannya aset krusial dalam kesehatan masyarakat global. Mekanisme Kerja Vaksin RNA yang Efisien Vaksin RNA bekerja dengan […]

  • Tradisi Pingitan Calon Pengantin: Masih Relevankah di Era Modern?

    Tradisi Pingitan Calon Pengantin: Masih Relevankah di Era Modern?

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Di tengah derasnya arus modernisasi, banyak tradisi pernikahan di Indonesia yang mulai dipertanyakan eksistensinya, salah satunya adalah tradisi pingitan calon pengantin. Praktik yang mengharuskan calon mempelai, terutama wanita, untuk tidak keluar rumah dalam kurun waktu tertentu sebelum hari pernikahan ini sering dianggap usang. Lantas, masihkah tradisi ini relevan? Makna Filosofis di Balik Pingitan Pada intinya, […]

  • Mengelola Tantangan Limbah Nuklir: Fokus pada Uranium di Indonesia

    Mengelola Tantangan Limbah Nuklir: Fokus pada Uranium di Indonesia

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) menawarkan solusi energi rendah karbon, namun penggunaan uranium sebagai bahan bakarnya menghasilkan limbah nuklir radioaktif. Pengelolaan limbah ini menjadi tantangan signifikan yang perlu diatasi secara bertanggung jawab, termasuk di Indonesia jika negara ini memutuskan untuk mengadopsi energi nuklir. Jenis dan Tingkat Radioaktivitas Limbah Limbah nuklir dari siklus bahan bakar uranium […]

  • Peran Strategis OJK dalam Menjaga Stabilitas Sektor Keuangan Indonesia

    Peran Strategis OJK dalam Menjaga Stabilitas Sektor Keuangan Indonesia

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sektor keuangan merupakan urat nadi perekonomian suatu negara, tak terkecuali Indonesia. Stabilitas dan kesehatannya memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, investasi, dan kesejahteraan masyarakat. Di sinilah peran krusial Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga independen hadir untuk memastikan sektor keuangan Indonesia tetap stabil, efisien, dan berdaya saing. OJK memiliki mandat yang luas, meliputi pengaturan, pengawasan, […]

  • Fungsi Pemeriksaan PPATK: Mengapa Ada Pihak yang Diawasi Khusus?

    Fungsi Pemeriksaan PPATK: Mengapa Ada Pihak yang Diawasi Khusus?

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Pencegahan dan pemberantasan pencucian uang tidak hanya mengandalkan laporan. Di balik layar, PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) memiliki fungsi pemeriksaan yang krusial. Pemeriksaan ini tidak dilakukan secara acak, melainkan menyasar pihak-pihak tertentu yang dinilai memiliki risiko tinggi dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Lantas, mengapa ada pihak yang diawasi secara khusus? Menguatkan Sistem Kepatuhan Fungsi […]

expand_less