Kamis, 7 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Garam Kusamba: Menjaga Warisan Rasa Gurih dari Pesisir Bali

Garam Kusamba: Menjaga Warisan Rasa Gurih dari Pesisir Bali

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
  • visibility 73
  • comment 0 komentar

Di antara gemerlap pariwisata modern Bali, sebuah tradisi kuno masih bertahan di pesisir berpasir vulkanik Desa Kusamba, Klungkung. Di sinilah Garam Kusamba, salah satu garam laut paling murni dan berkualitas di dunia, dibuat dengan metode warisan leluhur yang tidak berubah selama berabad-abad.

Proses pembuatannya sangat unik dan membutuhkan ketekunan luar biasa. Para petani garam tidak langsung menguapkan air laut. Mereka terlebih dahulu menyiramkan air laut ke hamparan pasir hitam secara berulang kali. Setelah kering, lapisan atas pasir yang telah mengandung kristal garam dikeruk.

Pasir ini kemudian dimasukkan ke dalam alat penyaring tradisional berbentuk kerucut yang disebut tinjung, lalu disiram lagi dengan air laut. Tetesan air garam pekat yang keluar dari saringan inilah yang disebut air tua. Air tua ini kemudian dijemur di atas palungan atau batang pohon kelapa yang dilubangi, hingga kristal-kristal garam murni terbentuk di bawah sinar matahari Bali.

Cita Rasa Khas dan Warisan Budaya

Interaksi dengan pasir vulkanik hitam dipercaya memberikan kandungan mineral unik yang membuat rasa Garam Kusamba lebih gurih, bersih, dan tidak sepahit garam industri. Keistimewaan inilah yang membuatnya diakui oleh gerakan Slow Food internasional sebagai warisan kuliner yang harus dilindungi.

Kini, tradisi pembuatan Garam Kusamba terancam oleh perkembangan pariwisata dan semakin sedikitnya generasi penerus. Setiap butir kristal Garam Kusamba tidak hanya mengandung rasa, tetapi juga kerja keras, sejarah, dan perjuangan untuk menjaga agar warisan budaya Bali yang otentik ini tidak hilang ditelan zaman.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjelajahi Keajaiban Geopark Ciletuh Sukabumi: Amfiteater Purba Warisan UNESCO

    Menjelajahi Keajaiban Geopark Ciletuh Sukabumi: Amfiteater Purba Warisan UNESCO

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Geopark Ciletuh-Palabuhanratu di Sukabumi, Jawa Barat, adalah sebuah kawasan yang diakui UNESCO sebagai warisan bumi yang luar biasa. Dengan bentangan alam yang memukau, geopark ini menawarkan lanskap purba yang terbentuk selama jutaan tahun, menjadikannya destinasi yang ideal bagi para pecinta geologi, alam, dan petualangan. Menjelajahi Geopark Ciletuh adalah seperti melakukan perjalanan waktu ke masa lalu […]

  • Memahami Respons Konsumen: Efek Substitusi dan Efek Pendapatan

    Memahami Respons Konsumen: Efek Substitusi dan Efek Pendapatan

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Ketika harga suatu barang berubah, respons kita sebagai konsumen bukanlah hal yang sederhana. Perubahan ini memicu dua efek psikologis dan ekonomis yang berbeda namun saling terkait: efek substitusi dan efek pendapatan. Memahami kedua konsep ini sangat penting untuk menganalisis perilaku konsumen dan dinamika permintaan pasar. Efek Substitusi: Mencari Alternatif yang Lebih Murah Efek substitusi adalah […]

  • Kilas Balik Era Pandemi: Pelajaran dari Tantangan dan Peluang Investasi

    Kilas Balik Era Pandemi: Pelajaran dari Tantangan dan Peluang Investasi

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Tentu, ini draf artikel SEO-friendly dengan panjang sekitar 300 kata, ditulis dengan perspektif saat ini (Juli 2025) yangLEra pandemi COVID-19 (2020-2022) merupakan periode penuh gejolak yang menguji ketahanan ekonomi global dan para investor. Melihat kembali masa tersebut, kita dapat memetik pelajaran berharga mengenai tantangan dan peluang investasi di tengah krisis. Momen ini menjadi studi kasus […]

  • Probiotik untuk Ternak: Meningkatkan Kesehatan Pencernaan dan Produktivitas

    Probiotik untuk Ternak: Meningkatkan Kesehatan Pencernaan dan Produktivitas

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Di sektor peternakan, penggunaan antibiotik secara rutin untuk memacu pertumbuhan dan mencegah penyakit semakin menjadi isu. Sebagai gantinya, para peternak kini beralih ke solusi yang lebih alami dan berkelanjutan: probiotik untuk ternak. Suplemen mikroba baik ini memainkan peran vital dalam meningkatkan kesehatan pencernaan dan produktivitas hewan, membuka jalan bagi praktik peternakan yang lebih efisien dan […]

  • Mengenal Graphene: Material Super untuk Elektronik Masa Depan

    Mengenal Graphene: Material Super untuk Elektronik Masa Depan

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Dunia teknologi berada di ambang revolusi baru berkat penemuan graphene, sebuah material yang sering disebut sebagai ‘material ajaib’. Graphene adalah lapisan tunggal atom karbon yang tersusun dalam struktur kisi heksagonal seperti sarang lebah. Ketebalannya yang hanya satu atom menjadikannya material paling tipis di dunia, namun memiliki serangkaian sifat super yang siap mengubah wajah elektronik masa […]

  • Pertanian Bawah Tanah: Inovasi Ekstrem dari Berbagai Negara

    Pertanian Bawah Tanah: Inovasi Ekstrem dari Berbagai Negara

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Keterbatasan lahan dan tantangan iklim ekstrem telah mendorong para inovator untuk mencari solusi pertanian di tempat yang paling tidak terduga: di bawah permukaan tanah. Konsep Pertanian Bawah Tanah (Underground Farming) adalah salah satu inovasi paling ekstrem dan menarik yang diterapkan di berbagai negara sebagai jawaban atas kebutuhan pangan global. Inovasi ini memanfaatkan ruang di bawah […]

expand_less