Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Garam Kusamba: Menjaga Warisan Rasa Gurih dari Pesisir Bali

Garam Kusamba: Menjaga Warisan Rasa Gurih dari Pesisir Bali

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
  • visibility 66
  • comment 0 komentar

Di antara gemerlap pariwisata modern Bali, sebuah tradisi kuno masih bertahan di pesisir berpasir vulkanik Desa Kusamba, Klungkung. Di sinilah Garam Kusamba, salah satu garam laut paling murni dan berkualitas di dunia, dibuat dengan metode warisan leluhur yang tidak berubah selama berabad-abad.

Proses pembuatannya sangat unik dan membutuhkan ketekunan luar biasa. Para petani garam tidak langsung menguapkan air laut. Mereka terlebih dahulu menyiramkan air laut ke hamparan pasir hitam secara berulang kali. Setelah kering, lapisan atas pasir yang telah mengandung kristal garam dikeruk.

Pasir ini kemudian dimasukkan ke dalam alat penyaring tradisional berbentuk kerucut yang disebut tinjung, lalu disiram lagi dengan air laut. Tetesan air garam pekat yang keluar dari saringan inilah yang disebut air tua. Air tua ini kemudian dijemur di atas palungan atau batang pohon kelapa yang dilubangi, hingga kristal-kristal garam murni terbentuk di bawah sinar matahari Bali.

Cita Rasa Khas dan Warisan Budaya

Interaksi dengan pasir vulkanik hitam dipercaya memberikan kandungan mineral unik yang membuat rasa Garam Kusamba lebih gurih, bersih, dan tidak sepahit garam industri. Keistimewaan inilah yang membuatnya diakui oleh gerakan Slow Food internasional sebagai warisan kuliner yang harus dilindungi.

Kini, tradisi pembuatan Garam Kusamba terancam oleh perkembangan pariwisata dan semakin sedikitnya generasi penerus. Setiap butir kristal Garam Kusamba tidak hanya mengandung rasa, tetapi juga kerja keras, sejarah, dan perjuangan untuk menjaga agar warisan budaya Bali yang otentik ini tidak hilang ditelan zaman.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Isotop Uranium: U-235, U-238, dan Perannya

    Isotop Uranium: U-235, U-238, dan Perannya

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Uranium adalah elemen yang unik karena memiliki berbagai isotop, di mana yang paling dikenal dan vital adalah Uranium-235 (U-235) dan Uranium-238 (U-238). Perbedaan utama antara keduanya terletak pada jumlah neutron di dalam intinya, yang pada akhirnya menentukan peran dan pemanfaatannya yang signifikan dalam berbagai aplikasi, terutama energi nuklir. Secara alamiah, Uranium-238 (U-238) adalah isotop yang […]

  • Berikut adalah versi perbaikan dari artikel tersebut:

    Berikut adalah versi perbaikan dari artikel tersebut:

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Jaringan Sensor Nirkabel (WSN): Mata dan Telinga untuk Dunia IoT Pernahkah Anda bertanya bagaimana perangkat Internet of Things (IoT) bisa “merasakan” dunia di sekitarnya? Jawabannya terletak pada teknologi fundamental bernama Jaringan Sensor Nirkabel (Wireless Sensor Network atau WSN). Sistem inilah yang bertindak sebagai mata dan telinga digital, menjadi fondasi utama dari setiap inovasi berbasis IoT. […]

  • Security Tokens: Membawa Keamanan Blockchain ke Aset Nyata

    Security Tokens: Membawa Keamanan Blockchain ke Aset Nyata

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Di tengah ekosistem aset digital yang luas, Security Tokens atau token sekuritas muncul sebagai jembatan penting antara dunia keuangan tradisional dan inovasi blockchain. Berbeda dengan aset kripto seperti Bitcoin, security tokens secara langsung merepresentasikan kepemilikan atas aset nyata yang dapat diperdagangkan dan memiliki nilai intrinsik. Pada dasarnya, security token adalah versi digital dari instrumen keuangan […]

  • Inovasi Pendidikan: Kunci Membangun Generasi Masa Depan yang Gemilang

    Inovasi Pendidikan: Kunci Membangun Generasi Masa Depan yang Gemilang

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Dunia terus berubah dengan kecepatan eksponensial, didorong oleh kemajuan teknologi dan tuntutan global yang semakin kompleks. Dalam konteks ini, inovasi pendidikan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keniscayaan untuk menyiapkan generasi masa depan yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing. Bagaimana inovasi ini dapat diwujudkan dan mengapa ini krusial? Salah satu pilar utama inovasi pendidikan adalah […]

  • Inovasi Reaktor Nuklir Tanpa Bahan Bakar Padat (Molten Salt Reactors): Masa Depan Energi Nuklir?

    Inovasi Reaktor Nuklir Tanpa Bahan Bakar Padat (Molten Salt Reactors): Masa Depan Energi Nuklir?

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Reaktor garam cair (Molten Salt Reactors atau MSRs) muncul sebagai inovasi revolusioner dalam teknologi nuklir, menawarkan potensi solusi atas beberapa keterbatasan reaktor nuklir konvensional berbahan bakar padat. Alih-alih menggunakan batang bahan bakar padat, MSRs menggunakan garam cair yang berfungsi sebagai pelarut bahan bakar nuklir, pendingin, dan media transfer panas. Konsep ini membuka peluang untuk reaktor […]

  • Memahami Tarif Royalti LMKN: Bagaimana Cara Penetapannya

    Memahami Tarif Royalti LMKN: Bagaimana Cara Penetapannya

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Bagi banyak pengguna musik komersial, pertanyaan seputar tarif royalti LMKN seringkali menjadi misteri. Anggapan bahwa tarif ditetapkan secara sembarangan atau terlalu mahal adalah salah satu mitos yang sering beredar. Padahal, penetapan tarif royalti oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) memiliki dasar hukum dan mekanisme yang jelas, sehingga menghasilkan sistem yang adil bagi semua pihak. Dasar […]

expand_less