Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Garam Kusamba: Menjaga Warisan Rasa Gurih dari Pesisir Bali

Garam Kusamba: Menjaga Warisan Rasa Gurih dari Pesisir Bali

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

Di antara gemerlap pariwisata modern Bali, sebuah tradisi kuno masih bertahan di pesisir berpasir vulkanik Desa Kusamba, Klungkung. Di sinilah Garam Kusamba, salah satu garam laut paling murni dan berkualitas di dunia, dibuat dengan metode warisan leluhur yang tidak berubah selama berabad-abad.

Proses pembuatannya sangat unik dan membutuhkan ketekunan luar biasa. Para petani garam tidak langsung menguapkan air laut. Mereka terlebih dahulu menyiramkan air laut ke hamparan pasir hitam secara berulang kali. Setelah kering, lapisan atas pasir yang telah mengandung kristal garam dikeruk.

Pasir ini kemudian dimasukkan ke dalam alat penyaring tradisional berbentuk kerucut yang disebut tinjung, lalu disiram lagi dengan air laut. Tetesan air garam pekat yang keluar dari saringan inilah yang disebut air tua. Air tua ini kemudian dijemur di atas palungan atau batang pohon kelapa yang dilubangi, hingga kristal-kristal garam murni terbentuk di bawah sinar matahari Bali.

Cita Rasa Khas dan Warisan Budaya

Interaksi dengan pasir vulkanik hitam dipercaya memberikan kandungan mineral unik yang membuat rasa Garam Kusamba lebih gurih, bersih, dan tidak sepahit garam industri. Keistimewaan inilah yang membuatnya diakui oleh gerakan Slow Food internasional sebagai warisan kuliner yang harus dilindungi.

Kini, tradisi pembuatan Garam Kusamba terancam oleh perkembangan pariwisata dan semakin sedikitnya generasi penerus. Setiap butir kristal Garam Kusamba tidak hanya mengandung rasa, tetapi juga kerja keras, sejarah, dan perjuangan untuk menjaga agar warisan budaya Bali yang otentik ini tidak hilang ditelan zaman.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perubahan Iklim: Apa yang Terjadi dan Bagaimana Kita Bisa Berkontribusi?

    Perubahan Iklim: Apa yang Terjadi dan Bagaimana Kita Bisa Berkontribusi?

    • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Perubahan iklim adalah salah satu krisis terbesar yang dihadapi umat manusia saat ini. Ini bukan lagi ancaman di masa depan, melainkan kenyataan yang sudah kita rasakan dampaknya, dari cuaca ekstrem hingga kenaikan permukaan air laut. Memahami apa yang terjadi dan bagaimana kita bisa berkontribusi dalam mengatasinya adalah langkah krusial untuk masa depan planet kita. Apa […]

  • Pertanian Organik: Lebih dari Sekadar Bebas Pestisida

    Pertanian Organik: Lebih dari Sekadar Bebas Pestisida

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Di tengah meningkatnya kesadaran akan kesehatan dan kelestarian lingkungan, pertanian organik semakin diminati di Indonesia. Namun, praktik ini seringkali disederhanakan hanya sebagai metode bertani yang bebas pestisida. Padahal, pertanian organik adalah sebuah sistem holistik yang jauh lebih luas, mencakup praktik-praktik yang mendukung kesehatan tanah, keanekaragaman hayati, dan kesejahteraan hewan, serta menghasilkan pangan yang lebih sehat […]

  • Dari Tambang ke Energi: Mengungkap Proses Pengolahan Uranium Menjadi “Yellowcake”

    Dari Tambang ke Energi: Mengungkap Proses Pengolahan Uranium Menjadi “Yellowcake”

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Setelah ditambang, bijih uranium mentah belum siap digunakan sebagai bahan bakar nuklir. Dibutuhkan serangkaian tahapan kompleks untuk mengubahnya menjadi produk yang lebih murni dan terkonsentrasi. Artikel ini akan menguraikan proses pengolahan uranium, dari bijih yang baru diangkat dari tanah hingga menjadi serbuk kuning yang dikenal sebagai yellowcake. Tahapan Kunci dalam Pengolahan Bijih Uranium Pengolahan uranium […]

  • Cara Terbaik Menggunakan Waktu Luang di Mekkah dan Madinah

    Cara Terbaik Menggunakan Waktu Luang di Mekkah dan Madinah

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah utama umrah, Anda mungkin memiliki waktu luang. Jangan biarkan momen berharga ini terbuang sia-sia. Memanfaatkan waktu luang dengan bijak di Tanah Suci akan mengoptimalkan perjalanan spiritual Anda. Berikut adalah beberapa tips untuk menggunakan waktu luang Anda di Mekkah dan Madinah secara efektif. 1. Perbanyak Ibadah Sunnah Waktu luang adalah kesempatan emas […]

  • Mengungkap Rahasia di Balik Arsitektur Tradisional Bali

    Mengungkap Rahasia di Balik Arsitektur Tradisional Bali

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Arsitektur tradisional Bali, yang terlihat pada Pura megah hingga rumah tinggal yang asri, bukanlah sekadar konstruksi indah yang memanjakan mata. Di baliknya tersimpan rahasia filosofi mendalam yang mengatur keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan. Setiap detail, mulai dari tata letak hingga ukuran, memiliki makna spiritual yang kuat.   Tri Hita Karana sebagai Fondasi Utama   […]

  • Museum Manusia Purba Sangiran: Menyingkap Rahasia Evolusi Manusia di Tanah Jawa

    Museum Manusia Purba Sangiran: Menyingkap Rahasia Evolusi Manusia di Tanah Jawa

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Bagi Anda yang tertarik dengan sejarah awal peradaban manusia, Museum Manusia Purba Sangiran adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Terletak di Sragen, Jawa Tengah, situs ini merupakan salah satu situs arkeologi terpenting di dunia, diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Museum ini menjadi jendela yang memungkinkan kita menelusuri jejak evolusi manusia, jauh sebelum peradaban modern terbentuk. […]

expand_less