Jumat, 18 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Tiwah: Mengenal Ritual Megah Mengantar Arwah Leluhur Suku Dayak Ngaju

Tiwah: Mengenal Ritual Megah Mengantar Arwah Leluhur Suku Dayak Ngaju

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
  • visibility 151
  • comment 0 komentar

Bagi Suku Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah, kematian bukanlah akhir, melainkan awal dari sebuah perjalanan panjang menuju alam keabadian. Puncak dari perjalanan ini ditandai oleh Tiwah, sebuah ritual kematian tingkat akhir yang paling besar, megah, dan sakral. Tiwah bukanlah upacara pemakaman biasa, melainkan sebuah kewajiban suci untuk mengantarkan arwah leluhur (Liau) menuju surga atau Lewu Tatau.

Ritual ini tidak dilaksanakan sesaat setelah seseorang meninggal, melainkan bisa bertahun-tahun kemudian, menunggu kesiapan keluarga secara finansial dan spiritual. Upacara Tiwah yang berlangsung berhari-hari ini menjadi pesta besar bagi seluruh desa, dipenuhi dengan tarian, musik gong, dan nyanyian sakral.

Prosesi Sakral Menuju Kesempurnaan Arwah

Inti dari prosesi Tiwah adalah memindahkan tulang-belulang jenazah dari makam sementara ke sebuah bangunan kecil yang indah bernama Sandung. Sandung adalah rumah abadi bagi para arwah. Prosesi ini diyakini menyempurnakan perjalanan arwah sehingga dapat diterima di Lewu Tatau dan terhindar dari menjadi roh penasaran.

Upacara ini juga melibatkan persembahan kurban, seperti ayam, babi, hingga kerbau, yang dipercaya akan menjadi bekal dan kendaraan bagi arwah di alam baka. Bagi keluarga yang menyelenggarakannya, Tiwah adalah bentuk bakti dan cinta tertinggi kepada leluhur mereka, sekaligus melepaskan segala ikatan duniawi.

Tiwah lebih dari sekadar upacara; ia adalah ekspresi kompleks dari teologi, seni, dan tatanan sosial masyarakat Dayak Ngaju. Ritual megah ini merupakan warisan budaya tak benda yang menunjukkan betapa dalamnya penghormatan mereka terhadap siklus kehidupan dan arwah para pendahulu.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjelajahi Sejarah Rasa: Wisata Kuliner Legendaris Jakarta

    Menjelajahi Sejarah Rasa: Wisata Kuliner Legendaris Jakarta

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Jakarta tak hanya dikenal sebagai pusat bisnis, tetapi juga surga bagi para pecinta kuliner. Di balik gedung-gedung pencakar langitnya, tersimpan warisan rasa yang telah melegenda selama puluhan tahun, bahkan melintasi generasi. Menjelajahi kuliner legendaris Jakarta adalah seperti napak tilas sejarah melalui cita rasa yang autentik dan tak lekang oleh waktu. Salah satu ikon kuliner Ibu […]

  • Rafting di Bali: Pilih Sungai Ayung atau Telaga Waja? Ini Perbedaannya

    Rafting di Bali: Pilih Sungai Ayung atau Telaga Waja? Ini Perbedaannya

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Arung jeram atau rafting adalah salah satu aktivitas petualangan paling populer di Bali, menawarkan kombinasi adrenalin dan keindahan alam. Dua sungai yang menjadi primadona untuk kegiatan ini adalah Sungai Ayung dan Sungai Telaga Waja. Keduanya sama-sama seru, namun memiliki karakteristik yang sangat berbeda. Jadi, mana yang harus Anda pilih? Sungai Ayung: Cocok untuk Pemula dan […]

  • Pertanian Tanpa Limbah: Memahami Model Pertanian Sirkular

    Pertanian Tanpa Limbah: Memahami Model Pertanian Sirkular

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Dalam sistem pertanian konvensional, produksi dan konsumsi sering kali menghasilkan banyak limbah. Namun, model pertanian sirkular menawarkan solusi revolusioner: mengubah limbah menjadi sumber daya dan menutup lingkaran produksi. Model ini bertujuan untuk menciptakan sistem yang efisien, berkelanjutan, dan meminimalkan jejak lingkungan. Menutup Lingkaran dengan Cerdas Prinsip utama dari pertanian sirkular adalah tidak ada limbah. Setiap […]

  • Transformasi Digital UMKM: Peluang Pertumbuhan Baru

    Transformasi Digital UMKM: Peluang Pertumbuhan Baru

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan vital dalam perekonomian Indonesia, termasuk di Tuban, Jawa Timur. Di era globalisasi dan kemajuan teknologi saat ini, transformasi digital UMKM bukan lagi sekadar tren, melainkan sebuah kebutuhan mendesak untuk membuka peluang pertumbuhan baru. Adaptasi terhadap teknologi digital memungkinkan UMKM untuk meningkatkan efisiensi, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan […]

  • Mencegah Pendanaan Terorisme: Peran Ganda PPATK

    Mencegah Pendanaan Terorisme: Peran Ganda PPATK

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Pendanaan terorisme adalah ancaman serius bagi keamanan nasional. Teroris membutuhkan dana untuk melancarkan aksinya, dan seringkali mereka menggunakan cara-cara yang mirip dengan pencucian uang untuk menyamarkan asal-usul atau tujuan dana tersebut. Di Indonesia, PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) memegang peran ganda yang krusial: tidak hanya melacak dana ilegal, tetapi juga mencegahnya digunakan untuk […]

  • Harga Emas Hari Ini, Kamis 24 Juli 2025: Anjlok Rp25.000 Setelah Reli Gila!

    Harga Emas Hari Ini, Kamis 24 Juli 2025: Anjlok Rp25.000 Setelah Reli Gila!

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Setelah reli gila selama dua hari berturut-turut, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) akhirnya anjlok. Pada perdagangan hari Kamis, 24 Juli 2025, pasar menyaksikan aksi ambil untung besar-besaran yang menyebabkan harga emas terkoreksi sangat tajam. Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia yang diperbarui pada pukul 08:32 WIB, harga emas hari ini […]

expand_less