Senin, 25 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata » Amed & Tulamben: Menyelami Surga Bawah Laut dan Sejarah Bangkai Kapal USAT Liberty

Amed & Tulamben: Menyelami Surga Bawah Laut dan Sejarah Bangkai Kapal USAT Liberty

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
  • visibility 82
  • comment 0 komentar

Di pesisir timur Bali yang tenang, tersembunyi surga bagi para penyelam dari seluruh dunia: Amed dan Tulamben. Kawasan ini menawarkan pengalaman menyelam yang unik, memadukan kekayaan hayati laut yang memukau dengan potongan sejarah Perang Dunia II yang legendaris, yaitu bangkai kapal USAT Liberty.

Daya tarik utama yang menjadikan Tulamben wajib dikunjungi adalah Bangkai Kapal USAT Liberty. Kapal kargo Angkatan Darat Amerika Serikat ini ditorpedo oleh kapal selam Jepang pada tahun 1942. Terdampar di pantai, letusan Gunung Agung pada tahun 1963 mendorongnya kembali ke bawah laut. Kini, bangkai kapal ini berada hanya 30 meter dari bibir pantai dengan kedalaman 5 hingga 30 meter, menjadikannya salah satu lokasi penyelaman bangkai kapal (wreck diving) yang paling mudah diakses di dunia.

Penyelam dari semua tingkatan, mulai dari pemula hingga profesional, dapat menjelajahi keajaiban ini. Rangka kapal raksasa ini telah berubah menjadi terumbu karang buatan yang subur, menjadi rumah bagi ribuan spesies ikan, seperti sweetlips, barracuda, dan bahkan ikan mola-mola yang langka jika Anda beruntung.

Tidak hanya USAT Liberty, kawasan Amed dan Tulamben juga menawarkan titik penyelaman lain yang tak kalah indahnya. Seperti Coral Garden yang penuh warna dan The Drop-Off, sebuah dinding karang curam yang menantang. Kehidupan lautnya sangat beragam, mulai dari kuda laut pigmi yang mungil hingga penyu yang anggun.

Bagi Anda yang mencari petualangan bawah laut yang berbeda di Bali, Amed dan Tulamben adalah jawabannya. Siapkan perlengkapan selam Anda dan saksikan sendiri perpaduan sempurna antara sejarah dan keindahan alam di bawah permukaan lautnya yang jernih.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tantangan dan Arah Kebijakan Fiskal Indonesia Pasca-Pandemi

    Tantangan dan Arah Kebijakan Fiskal Indonesia Pasca-Pandemi

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Memasuki pertengahan tahun 2025, Indonesia telah melewati fase darurat pandemi, namun “bekas luka” pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih terasa. Kini, pemerintah dihadapkan pada babak baru yang menuntut kehati-hatian dalam merumuskan kebijakan fiskal. Tujuannya adalah menyeimbangkan antara kebutuhan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dengan keharusan menyehatkan kembali anggaran negara. Tantangan utama yang dihadapi […]

  • PPATK dan Masyarakat Sipil: Kolaborasi Mewujudkan Good Governance

    PPATK dan Masyarakat Sipil: Kolaborasi Mewujudkan Good Governance

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) adalah tanggung jawab bersama. Dalam upaya memberantas pencucian uang dan kejahatan finansial, PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) tidak bekerja sendiri. PPATK aktif menjalin kolaborasi erat dengan masyarakat sipil untuk menciptakan sinergi yang kuat, transparan, dan akuntabel. Masyarakat Sipil sebagai Mitra Kritis Masyarakat sipil, yang diwakili […]

  • Dampak Globalisasi bagi Negara Berkembang: Siapa Pemenang dan Pecundang?

    Dampak Globalisasi bagi Negara Berkembang: Siapa Pemenang dan Pecundang?

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Globalisasi, sebagai proses terintegrasinya ekonomi, budaya, dan masyarakat dunia, telah menjadi kekuatan dominan yang membentuk peradaban modern. Bagi negara-negara maju, ia sering dilihat sebagai mesin kemakmuran. Namun, bagi negara berkembang, dampak globalisasi layaknya pedang bermata dua yang menghadirkan peluang sekaligus ancaman. Lantas, dalam panggung global yang masif ini, siapa yang sebenarnya menjadi pemenang, dan siapa […]

  • Mining Kripto: Cara Kerja dan Tantangannya di Tahun 2025

    Mining Kripto: Cara Kerja dan Tantangannya di Tahun 2025

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Mining atau penambangan kripto adalah proses fundamental yang menjadi tulang punggung bagi banyak aset digital, terutama Bitcoin. Ini adalah mekanisme yang tidak hanya menciptakan koin baru, tetapi juga memvalidasi dan mengamankan transaksi dalam jaringan blockchain. Namun, seiring berjalannya waktu, cara kerja dan tantangan mining telah berevolusi secara signifikan. Bagaimana Cara Kerja Mining? Proses mining yang […]

  • Pesta Kesenian Bali (PKB): Jadwal dan Acara yang Wajib Ditonton

    Pesta Kesenian Bali (PKB): Jadwal dan Acara yang Wajib Ditonton

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Pesta Kesenian Bali (PKB) adalah perayaan seni dan budaya terbesar dan paling bergengsi di Pulau Dewata. Digelar setiap tahun, PKB menjadi wadah ekspresi bagi para seniman Bali untuk menampilkan beragam karya, mulai dari seni pertunjukan, seni rupa, hingga kerajinan tradisional. Acara ini bukan hanya menjadi tontonan menarik bagi wisatawan, tetapi juga merupakan upaya pelestarian dan […]

  • Kretek: Lebih dari Sekadar Rokok, Ini Warisan Budaya Indonesia

    Kretek: Lebih dari Sekadar Rokok, Ini Warisan Budaya Indonesia

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Kretek, rokok khas Indonesia yang aromanya mendunia, memiliki sejarah yang unik dan mendalam, jauh sebelum menjadi industri besar. Asal-usulnya dimulai pada abad ke-19 di Kudus, Jawa Tengah, oleh seorang pria bernama Haji Jamhari. Ia konon mencampurkan cengkeh ke dalam tembakau untuk mengobati sesak napas yang dideritanya. Hasilnya, rasa dan aroma yang dihasilkan tidak hanya menyembuhkan, […]

expand_less