Rabu, 5 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata » Surga Kuliner: Menikmati Surabi dan Makanan Khas Sunda di Bandung

Surga Kuliner: Menikmati Surabi dan Makanan Khas Sunda di Bandung

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
  • visibility 106
  • comment 0 komentar

Bandung tak hanya terkenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga sebagai surga bagi para pecinta kuliner, terutama makanan khas Sunda. Salah satu jajanan legendaris yang wajib dicoba adalah surabi, camilan tradisional berbahan dasar tepung beras yang dimasak di atas tungku arang. Di Bandung, surabi telah berevolusi dari rasa original yang gurih menjadi berbagai varian modern, seperti surabi oncom, surabi telur, bahkan surabi dengan topping manis seperti cokelat keju dan durian.

Anda bisa menemukan surabi di berbagai tempat, mulai dari pedagang kaki lima hingga kafe-kafe modern. Salah satu tempat yang paling terkenal adalah Surabi Enhaii, yang menawarkan surabi dengan beragam pilihan topping lezat. Menikmati surabi hangat di tengah udara Bandung yang sejuk adalah pengalaman yang tak terlupakan.

Selain surabi, kuliner Sunda juga kaya akan hidangan utama yang menggugah selera. Kunjungi rumah makan-rumah makan Sunda yang tersebar di seluruh penjuru kota untuk menikmati hidangan lengkap. Coba saja menu Nasi Timbel, nasi hangat yang dibungkus daun pisang, disajikan dengan lauk pauk komplit seperti ayam goreng, ikan asin, tahu tempe, lalapan segar, dan sambal.

Jangan lewatkan pula batagor (baso tahu goreng) dan siomay, dua jajanan populer yang telah menjadi identitas kuliner Bandung. Keduanya disajikan dengan bumbu kacang yang kental dan lezat, membuat siapa pun ketagihan.

Menikmati makanan khas Sunda di Bandung adalah sebuah petualangan rasa yang memuaskan. Dari jajanan sederhana seperti surabi hingga hidangan berat seperti Nasi Timbel, setiap hidangan menawarkan cerita dan cita rasa yang otentik. Jadi, siapkan perut Anda untuk menjelajahi kekayaan kuliner Kota Kembang!

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Efek Veblen: Mengapa Harga Barang Mewah Semakin Mahal Saat Diminati?

    Efek Veblen: Mengapa Harga Barang Mewah Semakin Mahal Saat Diminati?

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Di dunia ekonomi, kita mengenal hukum dasar penawaran dan permintaan: ketika permintaan suatu barang naik, harganya akan cenderung naik hingga mencapai titik keseimbangan. Namun, ada satu fenomena menarik yang berlaku pada barang-barang mewah. Alih-alih mencapai titik jenuh, harga barang-barang ini justru semakin melambung tinggi seiring dengan meningkatnya minat pembeli. Fenomena ini dikenal sebagai Efek Veblen. […]

  • Fungsi Pemberian Saran PPATK: Menjadi Penasihat Pemerintah

    Fungsi Pemberian Saran PPATK: Menjadi Penasihat Pemerintah

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sebagai lembaga intelijen keuangan, PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) memiliki fungsi yang unik dan strategis: memberikan saran dan rekomendasi kepada pemerintah. Fungsi ini menjadikan PPATK bukan sekadar lembaga penindak, melainkan juga penasihat terpercaya dalam merumuskan kebijakan terkait pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan pendanaan terorisme (TPPT). Menganalisis Risiko Berbasis Intelijen […]

  • Dutch Disease: Kutukan bagi Negara yang Terlalu Bergantung pada Satu Komoditas Ekspor

    Dutch Disease: Kutukan bagi Negara yang Terlalu Bergantung pada Satu Komoditas Ekspor

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Fenomena Dutch Disease atau Penyakit Belanda adalah istilah dalam ekonomi yang menjelaskan dampak negatif yang bisa terjadi pada sektor-sektor ekonomi lainnya ketika sebuah negara mengalami ledakan pendapatan dari satu sektor sumber daya alam yang melimpah (misalnya, minyak, gas, atau mineral). Nama ini berasal dari pengalaman Belanda pada tahun 1960-an setelah penemuan cadangan gas alam yang […]

  • Ekosistem Mandiri: Akuakultur Terintegrasi, Solusi Cerdas Pertanian dan Perikanan

    Ekosistem Mandiri: Akuakultur Terintegrasi, Solusi Cerdas Pertanian dan Perikanan

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Dalam sektor akuakultur (budidaya ikan), sisa pakan dan kotoran ikan sering kali menjadi limbah yang mencemari lingkungan. Namun, dengan pendekatan akuakultur terintegrasi atau akuaponik, limbah ini dapat diubah menjadi pupuk alami yang sangat berharga untuk tanaman. Praktik ini menciptakan ekosistem mandiri yang saling menguntungkan antara perikanan dan pertanian. Bagaimana Akuakultur Terintegrasi Bekerja? Konsepnya sangat sederhana: […]

  • Ma’nene: Mengenal Ritual Unik Membersihkan Jasad Leluhur Suku Toraja

    Ma’nene: Mengenal Ritual Unik Membersihkan Jasad Leluhur Suku Toraja

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Indonesia kaya akan ragam budaya, dan salah satu yang paling unik dapat ditemukan di Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Masyarakat Suku Toraja memiliki sebuah tradisi luar biasa yang dikenal sebagai Ma’nene, sebuah ritual untuk menghormati para leluhur dengan cara yang tak biasa: membersihkan dan mengganti pakaian jasad mereka yang telah berusia puluhan, bahkan ratusan tahun. Upacara […]

  • Taman Ujung Sukasada: Kemegahan Arsitektur Bali dan Eropa di Tepi Laut

    Taman Ujung Sukasada: Kemegahan Arsitektur Bali dan Eropa di Tepi Laut

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Karangasem, Bali, menyimpan banyak permata wisata yang memukau, salah satunya adalah Taman Ujung Sukasada. Lebih dari sekadar taman air biasa, tempat ini adalah perpaduan harmonis antara arsitektur tradisional Bali dengan sentuhan megah Eropa, menjadikannya destinasi yang unik dan tak terlupakan. Dibangun pada masa pemerintahan Raja Karangasem, I Gusti Bagus Jelantik, taman ini awalnya berfungsi sebagai […]

expand_less