Kamis, 5 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata » Air Terjun Sekumpul: Trekking Menantang Menuju Air Terjun Terindah di Bali

Air Terjun Sekumpul: Trekking Menantang Menuju Air Terjun Terindah di Bali

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
  • visibility 58
  • comment 0 komentar

Bali tidak hanya tentang pantai dan pura yang megah. Di sudut utara pulau, tepatnya di Kabupaten Buleleng, tersimpan sebuah mahakarya alam yang sering disebut sebagai air terjun terindah di Bali: Air Terjun Sekumpul. Namun, untuk mencapai pesonanya, Anda harus siap untuk sebuah petualangan trekking yang menantang.

Air Terjun Sekumpul bukanlah satu, melainkan kumpulan dari tujuh air terjun megah yang berdekatan dalam satu kawasan. Dikelilingi oleh tebing-tebing hijau rimbun dan persawahan yang asri, pemandangan yang ditawarkan begitu spektakuler. Sumber airnya berasal dari dua sungai yang berbeda, sehingga terkadang Anda bisa melihat dua warna air terjun yang kontras saat musim hujan, yaitu jernih dan sedikit keruh.

Petualangan Trekking yang Tak Terlupakan

Perjalanan menuju titik utama Air Terjun Sekumpul adalah daya tarik utamanya. Anda akan menuruni ratusan anak tangga yang cukup curam, melewati jalan setapak di tengah hutan, hingga menyeberangi aliran sungai kecil yang sejuk. Perjalanan ini membutuhkan kondisi fisik yang prima dan alas kaki yang nyaman dan anti-selip.

Meskipun melelahkan, setiap langkah akan terbayar lunas saat Anda tiba di bawah air terjun. Suara gemuruh air yang jatuh dari ketinggian puluhan meter dan percikan airnya yang menyegarkan menciptakan suasana damai sekaligus gagah. Menggunakan jasa pemandu lokal sangat disarankan, bukan hanya untuk keamanan tetapi juga untuk mendapatkan wawasan menarik tentang alam sekitar.

Sebagai kesimpulan, Air Terjun Sekumpul menawarkan paket lengkap: keindahan alam yang memukau dan petualangan trekking yang memacu adrenalin. Jadi, jika Anda mencari pengalaman berbeda di Bali, siapkan fisik dan kamera Anda untuk menyaksikan langsung salah satu keajaiban alam terbaik di Pulau Dewata ini.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemulihan Lahan Pasca-Penambangan Uranium: Tantangan dan Prosesnya

    Pemulihan Lahan Pasca-Penambangan Uranium: Tantangan dan Prosesnya

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Aktivitas penambangan uranium, meskipun penting untuk energi nuklir, meninggalkan jejak lingkungan yang signifikan. Oleh karena itu, pemulihan lahan pasca-penambangan atau reklamasi adalah tahap krusial dan wajib dalam siklus hidup sebuah tambang. Tujuannya bukan sekadar mengembalikan bentuk lanskap, tetapi memastikan area tersebut aman, stabil, dan tidak menimbulkan bahaya bagi lingkungan dan generasi mendatang. Tantangan Utama Reklamasi […]

  • Pertanian Tanpa Olah Tanah: Menjaga Kesehatan Tanah

    Pertanian Tanpa Olah Tanah: Menjaga Kesehatan Tanah

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Dalam pertanian konvensional, membajak atau mengolah tanah adalah praktik umum. Namun, praktik ini, meskipun bertujuan untuk menyiapkan lahan, sering kali menyebabkan kerusakan serius pada struktur tanah, meningkatkan erosi, dan mengganggu ekosistem mikroba yang vital. Sebagai alternatif yang lebih berkelanjutan, pertanian tanpa olah tanah (no-till farming) hadir sebagai pendekatan revolusioner yang berfokus pada menjaga kesehatan tanah […]

  • Bukit Rhema (Gereja Ayam): Bangunan Unik Penuh Makna Dekat Borobudur

    Bukit Rhema (Gereja Ayam): Bangunan Unik Penuh Makna Dekat Borobudur

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Di balik rimbunnya perbukitan menoreh, tak jauh dari kemegahan Candi Borobudur, terdapat sebuah bangunan unik yang bentuknya menyerupai ayam raksasa: Bukit Rhema, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Gereja Ayam. Bangunan ikonik ini sempat populer setelah menjadi lokasi syuting film “Ada Apa Dengan Cinta 2”, namun jauh sebelum itu, ia telah menyimpan cerita dan makna […]

  • Keajaiban Bunga Majemuk: Kunci Rahasia Melipatgandakan Investasi

    Keajaiban Bunga Majemuk: Kunci Rahasia Melipatgandakan Investasi

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Dalam dunia investasi, ada satu konsep yang dianggap sebagai “keajaiban kedelapan dunia” oleh Albert Einstein: bunga majemuk (compound interest). Memahami cara kerjanya adalah kunci utama untuk memaksimalkan potensi pertumbuhan investasi Anda dalam jangka panjang. Sederhana namun powerful, bunga majemuk memungkinkan keuntungan yang Anda peroleh dari investasi untuk menghasilkan keuntungan lagi, menciptakan efek bola salju yang […]

  • Cara Cerdas Mengelola Keuangan Buat Mahasiswa

    Cara Cerdas Mengelola Keuangan Buat Mahasiswa

    • calendar_month Sen, 9 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sebagian besar mahasiswa masih menerima uang saku dari orang tua masing-masing. Akan tetapi, hal itu bukan berarti seorang mahasiswa bisa menghamburkan uang seenaknya. Keuangan mahasiswa tetap harus dikelola dengan tepat, terutama untuk mereka yang tidak tinggal bersama keluarga. Selagi masih menjadi seorang mahasiswa, Anda memiliki peluang untuk membiasakan diri dengan pengelolaan keuangan sedini mungkin. Anda […]

  • Vertical Farming: Memanen Sayuran Segar di Tengah Kota

    Vertical Farming: Memanen Sayuran Segar di Tengah Kota

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Vertical farming atau pertanian vertikal adalah inovasi revolusioner yang memungkinkan kita menanam sayuran segar di area perkotaan yang terbatas. Dengan memanfaatkan ruang secara vertikal, teknik ini mengubah bangunan kosong atau gudang menjadi lahan pertanian produktif, membawa pertanian lebih dekat ke konsumen. Konsep dasarnya adalah menumpuk lapisan-lapisan tanaman secara vertikal, seringkali di dalam ruangan dengan lingkungan […]

expand_less