Kamis, 14 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agama » Mengenal Lebih Dekat Kiswah Ka’bah: Kain Suci Penutup Baitullah

Mengenal Lebih Dekat Kiswah Ka’bah: Kain Suci Penutup Baitullah

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar

Bagi setiap Muslim yang berkunjung ke Masjidil Haram, kemegahan Ka’bah dengan balutan kain hitam pekat berhias kaligrafi emas selalu berhasil memukau mata. Kain ini dikenal dengan nama Kiswah. Lebih dari sekadar penutup, Kiswah memiliki sejarah panjang dan detail pembuatan yang luar biasa rumit.

1. Material Mewah dan Berkualitas Tinggi

Kiswah terbuat dari sekitar 670 kg sutra alami yang diimpor dari luar negeri, kemudian diwarnai dengan warna hitam pekat. Untuk bagian kaligrafinya, pengrajin menggunakan sekitar 120 kg benang emas dan 100 kg benang perak. Kombinasi material ini membuat Kiswah tidak hanya terlihat megah, tetapi juga tahan terhadap berbagai kondisi cuaca di Makkah.

2. Detail Kaligrafi yang Penuh Makna

Setiap bagian Kiswah dihiasi dengan sulaman ayat-ayat suci Al-Qur’an menggunakan teknik sulam timbul. Kaligrafi ini dikerjakan oleh tangan-tangan ahli di pabrik khusus bernama King Abdul Aziz Complex for Holy Kaaba Kiswah di Makkah. Salah satu bagian paling ikonik adalah Burqu’ atau tirai pintu Ka’bah yang memiliki detail sulaman paling rumit dan indah.

3. Tradisi Penggantian Kiswah

Secara tradisional, penggantian Kiswah dilakukan sekali dalam setahun. Sejak tahun 2022, otoritas Arab Saudi menetapkan penggantian Kiswah dilakukan pada tanggal 1 Muharram (Tahun Baru Islam), yang sebelumnya biasa dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah saat jamaah haji sedang melaksanakan Wukuf di Arafah.

4. Proses Pembuatan yang Memakan Waktu Lama

Pembuatan satu helai Kiswah melibatkan lebih dari 200 pengrajin ahli dan memakan waktu hampir setahun penuh. Setiap inci kain diperiksa dengan sangat teliti untuk memastikan kualitas terbaik bagi rumah Allah. Kiswah terdiri dari 47 bagian kain yang dijahit menjadi satu hingga mencapai ukuran sekitar 14 meter persegi.

5. Ke mana Kiswah Lama Pergi?

Setelah diganti, Kiswah yang lama akan dilepas, dipotong menjadi bagian-bagian kecil, dan biasanya diberikan kepada tamu negara, museum, atau lembaga keagamaan tertentu sebagai bentuk penghormatan dan kenang-kenangan suci.

Mengenal Kiswah lebih dekat membuat kita semakin menghargai keagungan Ka’bah sebagai pusat kiblat umat Islam di seluruh dunia.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa PPATK Penting untuk Investasi yang Bersih dan Bertanggung Jawab?

    Mengapa PPATK Penting untuk Investasi yang Bersih dan Bertanggung Jawab?

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Ketika berbicara tentang investasi, kita seringkali fokus pada potensi keuntungan. Namun, ada aspek penting lain yang tidak boleh diabaikan, yaitu investasi yang bersih dan bertanggung jawab. Di sinilah PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) memiliki peran yang sangat vital. PPATK memastikan bahwa dana yang masuk ke dalam sistem investasi tidak berasal dari tindak pidana, […]

  • Efek Pasar Mobil Lemon: Mengapa Barang Berkualitas Sulit Bertahan

    Efek Pasar Mobil Lemon: Mengapa Barang Berkualitas Sulit Bertahan

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda merasa ragu saat membeli mobil bekas atau produk daring dari penjual yang belum dikenal? Keraguan ini seringkali berakar pada konsep ekonomi yang dikenal sebagai “Market for Lemons” atau pasar mobil lemon. Istilah ini, dipopulerkan oleh ekonom George Akerlof, menggambarkan situasi di mana informasi asimetris (ketidakseimbangan informasi antara penjual dan pembeli) menyebabkan barang berkualitas […]

  • Metaverse: Lebih dari Game, Potensi Dunia Virtual untuk Bisnis dan Sosial

    Metaverse: Lebih dari Game, Potensi Dunia Virtual untuk Bisnis dan Sosial

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Istilah “Metaverse” mungkin sering diasosiasikan dengan game dan hiburan, namun potensi dunia virtual ini jauh melampaui itu. Metaverse mengacu pada ruang digital kolektif, diciptakan oleh konvergensi realitas virtual (VR), realitas tertambah (AR), dan internet. Di dalamnya, pengguna dapat berinteraksi satu sama lain dan dengan objek digital melalui avatar, menciptakan pengalaman sosial dan ekonomi yang baru. […]

  • Strategi Investasi Bulanan dengan Reksa Dana

    Strategi Investasi Bulanan dengan Reksa Dana

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Konsistensi adalah kunci utama dalam berinvestasi. Salah satu cara efektif untuk membangun kekayaan secara bertahap adalah dengan menerapkan strategi investasi bulanan dengan reksa dana. Metode ini tidak hanya disiplin, tetapi juga membantu Anda memanfaatkan prinsip dollar-cost averaging. Mengapa Investasi Bulanan dengan Reksa Dana Efektif? * Disiplin Finansial: Dengan menetapkan alokasi dana bulanan untuk investasi reksa […]

  • Tempe: Makanan Sehat dan Lezat Khas Indonesia yang Mendunia

    Tempe: Makanan Sehat dan Lezat Khas Indonesia yang Mendunia

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Indonesia dikenal dengan kekayaan kuliner yang tiada tara, dan salah satu permata tersembunyi yang kini mulai mendunia adalah tempe. Makanan tradisional yang terbuat dari fermentasi kacang kedelai ini bukan hanya lezat, tetapi juga menyimpan segudang manfaat kesehatan. Mari kita selami lebih jauh mengapa tempe menjadi pilihan yang cerdas untuk menu harian Anda. Apa Itu Tempe? […]

  • Startup Unicorn: Fenomena Ekonomi dan Dampaknya bagi Inovasi Nasional

    Startup Unicorn: Fenomena Ekonomi dan Dampaknya bagi Inovasi Nasional

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Istilah startup unicorn semakin sering terdengar dalam percakapan mengenai ekonomi digital. Istilah ini tidak merujuk pada hewan mitologi, melainkan pada perusahaan rintisan (startup) swasta yang berhasil mencapai valuasi senilai lebih dari US$1 miliar. Kemunculan raksasa seperti Gojek, Tokopedia, hingga Traveloka di Indonesia adalah bukti nyata bahwa status unicorn bukan lagi sekadar impian, melainkan sebuah fenomena […]

expand_less