Rabu, 4 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Waspada! 4 Bias Kognitif yang Sering Menjerumuskan Keputusan Finansial Anda

Waspada! 4 Bias Kognitif yang Sering Menjerumuskan Keputusan Finansial Anda

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
  • visibility 65
  • comment 0 komentar

Kita semua ingin percaya bahwa setiap keputusan finansial yang kita ambil didasarkan pada logika dan data yang matang. Namun, otak kita sering kali mengambil β€˜jalan pintas’ psikologis yang disebut bias kognitif. Jebakan mental ini bisa secara diam-diam menyabotase tujuan keuangan Anda tanpa disadari.

Memahami bias ini adalah langkah pertama untuk membuat keputusan yang lebih cerdas. Berikut adalah empat bias kognitif yang paling sering menjerumuskan kita dalam urusan finansial:

1. Bias Konfirmasi (Confirmation Bias)

Ini adalah kecenderungan untuk mencari, menafsirkan, dan mengingat informasi yang mendukung keyakinan kita yang sudah ada. Dalam investasi, Anda mungkin hanya akan membaca berita baik tentang saham yang Anda miliki dan mengabaikan semua sinyal peringatan atau berita buruk. Hal ini menciptakan pandangan yang tidak seimbang dan berbahaya.

2. Aversi Kerugian (Loss Aversion)

Secara psikologis, rasa sakit karena kehilangan uang terasa jauh lebih kuat daripada kebahagiaan saat mendapatkan keuntungan dalam jumlah yang sama. Bias ini sering membuat investor enggan menjual aset yang sedang merugi (cut loss), dengan harapan harganya akan kembali naik. Padahal, mempertahankan investasi yang buruk dapat menyebabkan kerugian yang lebih besar.

3. Efek Ikut-ikutan (Herding Effect)

Rasa takut ketinggalan atau FOMO (Fear of Missing Out) adalah pendorong utama bias ini. Seseorang cenderung membuat keputusan investasi hanya karena banyak orang lain melakukannya, seperti ikut membeli aset kripto atau saham yang sedang viral tanpa melakukan riset sendiri. Perilaku ini sangat berisiko dan sering kali berujung pada kerugian saat gelembung (bubble) pecah.

4. Bias Terlalu Percaya Diri (Overconfidence)

Bias ini membuat seseorang melebih-lebihkan pengetahuan dan kemampuannya dalam berinvestasi. Mereka mungkin merasa bisa secara konsisten “mengalahkan pasar” dan akhirnya mengambil risiko yang tidak perlu, seperti kurang melakukan diversifikasi atau terlalu sering bertransaksi.

Langkah pertama untuk melawan bias ini adalah dengan kesadaran. Selalu pertimbangkan sudut pandang yang berlawanan, buat rencana investasi jangka panjang, dan jangan biarkan emosi sesaat mendikte keputusan finansial Anda.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengunjungi Desa Penglipuran: Pesona Desa Adat Terbersih di Dunia

    Mengunjungi Desa Penglipuran: Pesona Desa Adat Terbersih di Dunia

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KDi tengah pesatnya pariwisata modern Bali, Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli hadir sebagai oase ketenangan dan tradisi. Dikenal luas sebagai salah-satu desa terbersih di dunia, desa adat ini menawarkan pengalaman budaya yang otentik dan memukau, menjadikannya destinasi wajib kunjung saat Anda berlibur di Pulau Dewata. Saat pertama kali melangkahkan kaki, Anda akan langsung disambut oleh […]

  • Mengenal Instrumen Derivatif: Opsi dan Futures dalam Dunia Keuangan

    Mengenal Instrumen Derivatif: Opsi dan Futures dalam Dunia Keuangan

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Dalam dunia keuangan yang dinamis, investor dan perusahaan terus mencari cara untuk mengelola risiko dan meraih keuntungan. Salah satu alat canggih yang sering digunakan adalah instrumen derivatif. Secara sederhana, derivatif adalah kontrak finansial yang nilainya diturunkan atau bergantung pada nilai aset acuan lain, seperti saham, mata uang, atau komoditas. Dua jenis instrumen derivatif yang paling […]

  • ETF (Exchange Traded Funds): Diversifikasi Mudah ala Investor Profesional

    ETF (Exchange Traded Funds): Diversifikasi Mudah ala Investor Profesional

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda ingin memiliki portofolio yang terdiversifikasi seperti investor profesional, namun terasa rumit dan mahal? Kini, ada instrumen modern yang menjawab kebutuhan itu: ETF (Exchange Traded Funds). ETF memungkinkan siapa saja untuk berinvestasi secara luas dengan cara yang sederhana. Apa Sebenarnya ETF itu? Secara sederhana, ETF adalah perpaduan unik antara reksa dana dan saham. Seperti […]

  • PPATK dan Kasus Perpajakan: Menemukan Indikasi Penghindaran Pajak

    PPATK dan Kasus Perpajakan: Menemukan Indikasi Penghindaran Pajak

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Pajak adalah tulang punggung pembangunan negara. Namun, praktik penghindaran pajak, baik yang legal maupun ilegal, seringkali merugikan penerimaan negara secara signifikan. Dalam kasus-kasus ini, PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) berperan penting sebagai intelijen keuangan yang membantu menemukan indikasi penghindaran pajak dengan menganalisis aliran dana yang mencurigakan. Menganalisis Transaksi untuk Menemukan Anomali PPATK menerima […]

  • Bagaimana PPATK Melindungi Anda dari Kejahatan Finansial?

    Bagaimana PPATK Melindungi Anda dari Kejahatan Finansial?

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Anda mungkin sering mendengar nama PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan), tetapi apakah Anda tahu bagaimana lembaga ini secara langsung melindungi Anda dari kejahatan finansial? Di balik layar, PPATK bekerja sebagai garda terdepan yang tidak hanya menjaga stabilitas ekonomi negara, tetapi juga memastikan dana Anda aman dari berbagai modus kejahatan. Berikut adalah cara-cara PPATK […]

  • Pantai Melasti: Pesaing Baru Pandawa dengan Akses Jalan yang Spektakuler

    Pantai Melasti: Pesaing Baru Pandawa dengan Akses Jalan yang Spektakuler

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Persaingan destinasi wisata Bali Selatan semakin memanas dengan kehadiran Pantai Melasti. Berlokasi di Ungasan, pantai ini dengan cepat melesat menjadi primadona baru dan dianggap sebagai pesaing Pantai Pandawa yang sangat kuat. Alasannya jelas: Melasti tidak hanya menawarkan keindahan pantai yang setara, tetapi juga pengalaman akses yang tak kalah dramatis dan ikonik. Akses Jalan Spektakuler yang […]

expand_less