Minggu, 31 Agu 2025
light_mode
Beranda » Ekonomi » Waspada! 4 Bias Kognitif yang Sering Menjerumuskan Keputusan Finansial Anda

Waspada! 4 Bias Kognitif yang Sering Menjerumuskan Keputusan Finansial Anda

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
  • visibility 25
  • comment 0 komentar

Kita semua ingin percaya bahwa setiap keputusan finansial yang kita ambil didasarkan pada logika dan data yang matang. Namun, otak kita sering kali mengambil ‘jalan pintas’ psikologis yang disebut bias kognitif. Jebakan mental ini bisa secara diam-diam menyabotase tujuan keuangan Anda tanpa disadari.

Memahami bias ini adalah langkah pertama untuk membuat keputusan yang lebih cerdas. Berikut adalah empat bias kognitif yang paling sering menjerumuskan kita dalam urusan finansial:

1. Bias Konfirmasi (Confirmation Bias)

Ini adalah kecenderungan untuk mencari, menafsirkan, dan mengingat informasi yang mendukung keyakinan kita yang sudah ada. Dalam investasi, Anda mungkin hanya akan membaca berita baik tentang saham yang Anda miliki dan mengabaikan semua sinyal peringatan atau berita buruk. Hal ini menciptakan pandangan yang tidak seimbang dan berbahaya.

2. Aversi Kerugian (Loss Aversion)

Secara psikologis, rasa sakit karena kehilangan uang terasa jauh lebih kuat daripada kebahagiaan saat mendapatkan keuntungan dalam jumlah yang sama. Bias ini sering membuat investor enggan menjual aset yang sedang merugi (cut loss), dengan harapan harganya akan kembali naik. Padahal, mempertahankan investasi yang buruk dapat menyebabkan kerugian yang lebih besar.

3. Efek Ikut-ikutan (Herding Effect)

Rasa takut ketinggalan atau FOMO (Fear of Missing Out) adalah pendorong utama bias ini. Seseorang cenderung membuat keputusan investasi hanya karena banyak orang lain melakukannya, seperti ikut membeli aset kripto atau saham yang sedang viral tanpa melakukan riset sendiri. Perilaku ini sangat berisiko dan sering kali berujung pada kerugian saat gelembung (bubble) pecah.

4. Bias Terlalu Percaya Diri (Overconfidence)

Bias ini membuat seseorang melebih-lebihkan pengetahuan dan kemampuannya dalam berinvestasi. Mereka mungkin merasa bisa secara konsisten “mengalahkan pasar” dan akhirnya mengambil risiko yang tidak perlu, seperti kurang melakukan diversifikasi atau terlalu sering bertransaksi.

Langkah pertama untuk melawan bias ini adalah dengan kesadaran. Selalu pertimbangkan sudut pandang yang berlawanan, buat rencana investasi jangka panjang, dan jangan biarkan emosi sesaat mendikte keputusan finansial Anda.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bagaimana PPATK Menjadi Mitra Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK)?

    Bagaimana PPATK Menjadi Mitra Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK)?

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki tanggung jawab besar dalam mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan di sektor keuangan Indonesia. Dalam menjalankan tugasnya yang kompleks, OJK memiliki mitra strategis yang sangat penting, yaitu PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan). Kemitraan antara kedua lembaga ini krusial dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan melindungi masyarakat dari kejahatan finansial. […]

  • NAIRU: Tingkat Pengangguran ‘Aman’ yang Tidak Memicu Inflasi

    NAIRU: Tingkat Pengangguran ‘Aman’ yang Tidak Memicu Inflasi

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Dalam ekonomi makro, hubungan antara pengangguran dan inflasi adalah topik yang selalu menarik. Salah satu konsep paling penting yang menggambarkan hubungan ini adalah NAIRU atau Non-Accelerating Inflation Rate of Unemployment. Sederhananya, NAIRU adalah tingkat pengangguran “alami” di mana inflasi tidak naik atau turun secara signifikan. Ini bukan berarti pengangguran nol, melainkan tingkat di mana tekanan […]

  • Menciptakan Ekosistem Sekolah yang Sehat: Tanggung Jawab Bersama

    Menciptakan Ekosistem Sekolah yang Sehat: Tanggung Jawab Bersama

    • calendar_month Ming, 3 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sekolah adalah lebih dari sekadar tempat belajar; ia adalah sebuah ekosistem yang kompleks dan dinamis. Sama seperti ekosistem alam, kesehatan dan keberlanjutan sekolah sangat bergantung pada kolaborasi semua elemen di dalamnya. Menciptakan lingkungan sekolah yang positif dan suportif adalah tanggung jawab bersama antara kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Tanpa sinergi dari semua pihak, […]

  • Weather Station Mikro: Prediksi Cuaca Akurat untuk Lahan Andal

    Weather Station Mikro: Prediksi Cuaca Akurat untuk Lahan Andal

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Cuaca adalah faktor krusial yang sangat mempengaruhi keberhasilan pertanian. Prakiraan cuaca umum seringkali kurang spesifik untuk kondisi mikro di tingkat lahan, sehingga menyulitkan petani dalam mengambil keputusan yang tepat. Hadirnya weather station mikro atau stasiun cuaca mini menjadi solusi inovatif. Perangkat kecil ini menyediakan prediksi cuaca yang akurat dan relevan langsung untuk lahan andal Anda, […]

  • Update Harga Emas Hari 13 Juni 2025 Ini dan Prospeknya

    Update Harga Emas Hari 13 Juni 2025 Ini dan Prospeknya

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Emas, sebagai instrumen investasi yang telah teruji waktu, selalu menarik perhatian investor, baik pemula maupun berpengalaman. Fluktuasi harganya yang dinamis kerap menjadi sorotan utama, memicu rasa ingin tahu tentang pergerakan pasar dan potensi keuntungannya. Memantau update harga emas hari ini menjadi krusial untuk membuat keputusan investasi yang tepat. Berdasarkan pantauan pasar terkini dari Logam Mulia […]

  • Menembus Batas Geografis: Adaptasi dan Globalisasi dalam Inovasi Lintas Budaya

    Menembus Batas Geografis: Adaptasi dan Globalisasi dalam Inovasi Lintas Budaya

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Di era global yang semakin terhubung, inovasi tidak lagi terbatas pada satu wilayah geografis atau budaya. Inovasi lintas budaya menjadi semakin penting, di mana ide, teknologi, dan praktik berinteraksi melintasi batas-batas negara. Proses ini melibatkan dua aspek utama: adaptasi dan globalisasi. Memahami keduanya adalah kunci keberhasilan inovasi di pasar internasional. Adaptasi dalam konteks inovasi lintas […]

expand_less