Minggu, 3 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Merariq: Tradisi Kawin Lari Suku Sasak yang Penuh Gengsi dan Keberanian

Merariq: Tradisi Kawin Lari Suku Sasak yang Penuh Gengsi dan Keberanian

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
  • visibility 88
  • comment 0 komentar

Lombok, permata Nusa Tenggara Barat, menyimpan kekayaan budaya yang memukau, salah satunya adalah tradisi perkawinan unik bernama Merariq. Bagi Suku Sasak, Merariq bukan sekadar kawin lari biasa, melainkan sebuah ritual adat yang sarat akan gengsi dan keberanian. Prosesinya yang khas dan syarat makna menjadikannya daya tarik tersendiri sekaligus cerminan nilai-nilai sosial masyarakat Sasak.

Secara harfiah, Merariq berarti “melarikan diri.” Namun, dalam konteks adat Sasak, tindakan ini dilakukan dengan perencanaan matang dan persetujuan dari pihak mempelai wanita. Biasanya, pihak pria akan memberitahukan niatnya kepada keluarga wanita, meskipun seringkali dilakukan secara diam-diam untuk menghindari proses lamaran formal yang panjang dan rumit.

Keberanian menjadi kunci utama dalam tradisi Merariq. Pihak pria dituntut untuk berani “menculik” calon istrinya, meskipun seringkali hanya bersifat simbolis. Setelah berhasil membawa pergi sang wanita, pihak keluarga pria akan memberitahukan keluarga wanita mengenai keberadaan putri mereka. Selanjutnya, kedua belah pihak keluarga akan bertemu untuk melakukan proses “nyelabar” atau perundingan damai dan penetapan mas kawin.

Gengsi dalam Merariq terletak pada bagaimana proses “penculikan” ini dilakukan. Semakin lancar dan tanpa hambatan, semakin tinggi pula gengsi pihak pria di mata masyarakat. Selain itu, kemampuan pihak pria dalam menyelesaikan proses nyelabar dengan baik juga turut menentukan status sosialnya.

Meskipun terkesan kontroversial, Merariq memiliki akar sejarah yang kuat dalam masyarakat Sasak. Tradisi ini dianggap sebagai cara yang efektif untuk menghindari biaya pernikahan yang tinggi dan rumitnya birokrasi adat. Namun, seiring perkembangan zaman, Merariq juga mengalami penyesuaian. Saat ini, banyak pasangan yang melakukan Merariq sebagai simbol kemandirian dan keberanian dalam memilih pasangan hidup, dengan tetap menghormati nilai-nilai adat yang berlaku. Merariq bukan lagi sekadar kawin lari, tetapi sebuah simbol keberanian, gengsi, dan kekayaan budaya Suku Sasak yang patut dilestarikan.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uranium sebagai Pelacak (Tracer) dalam Geologi dan Hidrologi

    Uranium sebagai Pelacak (Tracer) dalam Geologi dan Hidrologi

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Nama uranium sering kali dikaitkan dengan energi nuklir atau persenjataan. Namun, di dunia geologi dan hidrologi, unsur radioaktif ini memiliki peran “detektif” yang tak ternilai: yaitu sebagai pelacak (tracer) alami untuk mengungkap rahasia pergerakan air dan sejarah Bumi. Kunci pemanfaatannya tidak terletak pada radioaktivitasnya yang kuat, melainkan pada perilaku unik isotop-isotopnya, terutama Uranium-238 (U-238) dan […]

  • Jembatan Suramadu: Menikmati Ikon Modern Penghubung Surabaya dan Madura

    Jembatan Suramadu: Menikmati Ikon Modern Penghubung Surabaya dan Madura

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Jembatan Suramadu adalah mahakarya infrastruktur modern yang telah mengubah wajah konektivitas di Jawa Timur. Menghubungkan kota metropolitan Surabaya dengan Pulau Madura, jembatan ini bukan sekadar jalur penghubung, melainkan sebuah ikon modern yang dibanggakan Indonesia. Diresmikan pada tahun 2009, Suramadu memegang rekor sebagai jembatan terpanjang di Indonesia, membentang sejauh 5.4 \text{ kilometer} melintasi Selat Madura. Jembatan […]

  • Hukum Permintaan dan Penawaran: Fondasi Ekonomi yang Wajib Anda Pahami

    Hukum Permintaan dan Penawaran: Fondasi Ekonomi yang Wajib Anda Pahami

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Baik Anda seorang pengusaha, investor, atau sekadar konsumen yang cermat, memahami hukum permintaan dan penawaran adalah kunci untuk mengartikan dinamika pasar. Konsep dasar ekonomi ini menjelaskan hubungan antara ketersediaan suatu produk dan keinginan konsumen terhadap produk tersebut, yang pada akhirnya membentuk harga yang kita lihat setiap hari. Secara sederhana, hukum permintaan menyatakan bahwa jika harga […]

  • Inflasi: Musuh dalam Selimut atau Tanda Ekonomi yang Sehat?

    Inflasi: Musuh dalam Selimut atau Tanda Ekonomi yang Sehat?

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Pernah merasa uang Rp100.000 sekarang terasa lebih cepat habis dibanding beberapa tahun lalu? Fenomena ini bukanlah sekadar perasaan, melainkan dampak nyata dari apa yang disebut para ekonom sebagai inflasi. Inflasi sering kali digambarkan sebagai momok yang menggerogoti nilai uang kita. Namun, apakah ia sepenuhnya jahat, atau justru bisa menjadi pertanda baik? Secara sederhana, inflasi adalah […]

  • Emas Mengkilap di Tengah Badai Inflasi Global: Aset Aman Pelindung Kekayaan

    Emas Mengkilap di Tengah Badai Inflasi Global: Aset Aman Pelindung Kekayaan

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Di tengah gejolak inflasi global yang terus menjadi sorotan, investor di seluruh dunia kian melirik emas sebagai aset pelindung nilai. Logam mulia ini telah lama menyandang reputasi sebagai safe haven, sebuah benteng pertahanan di saat nilai mata uang tergerus oleh kenaikan harga. Namun, bagaimana sebenarnya pergerakan harga emas di tengah badai inflasi? Secara historis, terdapat […]

  • Strategi Komunikasi dengan Keluarga di Indonesia Saat Umrah

    Strategi Komunikasi dengan Keluarga di Indonesia Saat Umrah

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Perjalanan umrah adalah momen suci yang tak terlupakan. Namun, jauh dari keluarga di Tanah Air bisa menimbulkan kerinduan. Menjaga komunikasi yang lancar dengan keluarga di Indonesia menjadi sangat penting agar mereka merasa tenang dan Anda bisa fokus beribadah. Berikut adalah beberapa strategi efektif untuk berkomunikasi dengan keluarga selama umrah. 1. Pilihan Kartu SIM Lokal atau […]

expand_less