Kamis, 7 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Mengapa Kerugian Terasa Lebih Menyakitkan Dibandingkan Keuntungan? (Prospect Theory)

Mengapa Kerugian Terasa Lebih Menyakitkan Dibandingkan Keuntungan? (Prospect Theory)

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
  • visibility 89
  • comment 0 komentar

Pernahkah Anda merasa lebih kecewa saat kehilangan uang Rp100.000 dibandingkan rasa senang saat menemukan nominal yang sama? Jika ya, Anda tidak sendiri. Fenomena psikologis ini adalah inti dari Prospect Theory (Teori Prospek), sebuah konsep pemenang Nobel yang dikembangkan oleh Daniel Kahneman dan Amos Tversky.

Teori ini secara fundamental menantang asumsi ekonomi klasik bahwa manusia selalu membuat keputusan rasional. Sebaliknya, Prospect Theory menunjukkan bahwa keputusan kita, terutama yang melibatkan risiko, sangat dipengaruhi oleh persepsi kita terhadap keuntungan (gain) dan kerugian (loss).

Konsep utamanya adalah aversi kerugian (loss aversion). Penelitian menunjukkan bahwa secara psikologis, dampak dari kerugian terasa sekitar dua kali lebih kuat dibandingkan dampak dari keuntungan dengan nilai yang sama. Inilah sebabnya rasa sakit karena kehilangan Rp100.000 jauh lebih membekas daripada kegembiraan sesaat karena mendapatkannya. Otak kita terprogram untuk memprioritaskan upaya menghindari kerugian daripada upaya mengejar keuntungan.

Selain itu, teori ini memperkenalkan gagasan titik referensi (reference point). Kita tidak mengevaluasi hasil secara absolut, melainkan relatif terhadap kondisi awal kita. Bagi seseorang yang memiliki uang pas-pasan, kehilangan Rp100.000 bisa terasa seperti bencana, sementara bagi seorang jutawan, dampaknya mungkin tidak terasa.

Implikasinya dalam kehidupan sehari-hari sangat besar, terutama dalam keputusan finansial. Aversi kerugian adalah alasan mengapa banyak investor terlalu lama memegang saham yang merugi, karena menjualnya berarti “merealisasikan” rasa sakit dari kerugian tersebut. Mereka lebih memilih berharap harga akan pulih, meskipun itu keputusan yang tidak rasional.

Dengan memahami Prospect Theory, kita bisa lebih waspada terhadap jebakan emosional ini. Mengenali bahwa rasa takut kehilangan sering kali lebih dominan adalah langkah pertama untuk membuat keputusan finansial yang lebih seimbang dan objektif.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memahami Skema Ponzi: Mengenali Jebakan Investasi Palsu

    Memahami Skema Ponzi: Mengenali Jebakan Investasi Palsu

    • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Skema Ponzi adalah salah satu bentuk penipuan investasi yang paling licik dan merugikan. Meskipun seringkali bersembunyi di balik janji keuntungan besar yang tidak masuk akal, ada beberapa karakteristik umum yang dapat membantu Anda mengidentifikasi dan menghindari jebakan finansial ini. Memahami ciri-ciri ini adalah langkah pertama untuk melindungi diri dari kerugian yang tidak terhitung. Mengenali karakteristik-karakteristik […]

  • Waspada! Modus Penipuan Jual Beli Akun Online yang Merugikan

    Waspada! Modus Penipuan Jual Beli Akun Online yang Merugikan

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Jual beli akun online, mulai dari akun game, media sosial, hingga akun e-commerce, semakin marak di dunia digital Indonesia. Namun, popularitas ini juga dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan. Baik penjual maupun pembeli berpotensi menjadi korban jika tidak berhati-hati. Memahami berbagai modus penipuan jual beli akun online adalah langkah penting untuk menghindarinya. […]

  • Jembatan Komunikasi Efektif: Panduan bagi Orang Tua untuk Berdialog dengan Guru Secara Sehat dan Produktif

    Jembatan Komunikasi Efektif: Panduan bagi Orang Tua untuk Berdialog dengan Guru Secara Sehat dan Produktif

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Hubungan antara orang tua dan guru adalah salah satu pilar terpenting dalam kesuksesan pendidikan anak. Namun, memulai dialog, terutama saat ada masalah, bisa terasa canggung. Kunci utamanya adalah membangun jembatan komunikasi orang tua dan guru yang efektif, sehat, dan produktif. Tujuannya bukan untuk mencari siapa yang salah, melainkan untuk menemukan solusi terbaik bagi anak. Berikut […]

  • Metaverse Economy: Menjelajahi Peluang Bisnis Tak Terbatas di Dunia Virtual

    Metaverse Economy: Menjelajahi Peluang Bisnis Tak Terbatas di Dunia Virtual

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Metaverse, sebuah ruang digital kolektif dan persisten, bukan lagi sekadar konsep fiksi ilmiah. Dengan kemajuan teknologi seperti virtual reality (VR), augmented reality (AR), dan blockchain, metaverse kini menjelma menjadi platform yang menjanjikan ekonomi baru yang dikenal sebagai Metaverse Economy. Metaverse Economy mengacu pada sistem ekonomi yang berkembang di dalam platform metaverse. Di dunia virtual ini, […]

  • Tirta Gangga: Menjelajahi Pesona Taman Air Suci Peninggalan Kerajaan Karangasem

    Tirta Gangga: Menjelajahi Pesona Taman Air Suci Peninggalan Kerajaan Karangasem

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Bali tak pernah kehabisan pesona untuk dikagumi. Salah satu permata tersembunyi di bagian timur pulau ini adalah Tirta Gangga, sebuah taman air yang dulunya merupakan peninggalan Kerajaan Karangasem. Lebih dari sekadar tempat rekreasi, Tirta Gangga adalah perpaduan harmonis antara arsitektur tradisional Bali, taman yang asri, dan mata air suci yang dipercaya membawa keberkahan. Nama Tirta […]

  • Kenapa Akun Media Sosialmu Bisa Diretas dan Cara Ampuh Mencegahnya

    Kenapa Akun Media Sosialmu Bisa Diretas dan Cara Ampuh Mencegahnya

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Namun, kemudahan ini juga membawa risiko keamanan, salah satunya adalah peretasan akun. Akun media sosial yang diretas tidak hanya mengancam privasi, tetapi juga bisa disalahgunakan untuk menyebarkan informasi palsu atau melakukan penipuan atas nama Anda. Memahami mengapa akun media sosial bisa diretas dan cara efektif […]

expand_less