Rabu, 5 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Karungut: Sastra Lisan Suku Dayak Ngaju

Karungut: Sastra Lisan Suku Dayak Ngaju

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
  • visibility 132
  • comment 0 komentar

Karungut adalah salah satu bentuk sastra lisan yang sangat berharga dan merupakan bagian tak terpisahkan dari kebudayaan Suku Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah. Lebih dari sekadar lagu, Karungut adalah syair yang diiringi petikan alat musik kecapi dan mengandung narasi mendalam tentang sejarah, adat istiadat, kearifan lokal, hingga kisah-kisah kehidupan sehari-hari masyarakat Dayak.

Fungsi Karungut sangat beragam. Dalam upacara adat, ia sering digunakan sebagai pengiring ritual seperti pernikahan, upacara kematian (tiwah), atau ritual penyembuhan. Liriknya berisi doa-doa, mantra, dan pesan-pesan moral yang diyakini memiliki kekuatan spiritual. Di sisi lain, Karungut juga berfungsi sebagai media hiburan dan pengikat sosial, di mana masyarakat berkumpul untuk mendengarkan dan mengapresiasi kisah-kisah yang dinyanyikan.

Gaya Karungut sangat khas, dengan melodi yang unik dan lirik yang puitis. Pencipta Karungut, atau yang disebut “seniman Karungut,” memiliki kemampuan untuk berimprovisasi dan merangkai kata-kata secara spontan. Keahlian ini membuat setiap pertunjukan Karungut menjadi unik dan selalu relevan dengan konteks acara.

Seiring dengan perkembangan zaman, Karungut menghadapi tantangan dalam pelestariannya. Kurangnya minat dari generasi muda dan masuknya budaya modern membuat seni ini mulai jarang terdengar. Namun, berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan komunitas adat, mulai aktif mengadakan festival, workshop, dan dokumentasi untuk menjaga agar Karungut tidak punah.

Karungut adalah cerminan dari kekayaan intelektual Suku Dayak Ngaju. Setiap syairnya adalah jembatan yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini, mengajarkan kita tentang nilai-nilai luhur dan kearifan lokal yang tersemat dalam setiap melodinya. Melestarikan Karungut berarti menjaga jiwa dan identitas Suku Dayak agar tetap hidup.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mitos dan Fakta: Mengapa Pembayaran Royalti LMKN Tidak Memberatkan Bisnis

    Mitos dan Fakta: Mengapa Pembayaran Royalti LMKN Tidak Memberatkan Bisnis

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Seringkali, pembayaran royalti kepada Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) dianggap sebagai beban berat bagi bisnis, terutama Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Namun, anggapan ini lebih banyak dipengaruhi oleh mitos daripada fakta. Mari kita telaah beberapa miskonsepsi umum dan mengungkap kebenarannya. Mitos 1: Pembayaran royalti akan sangat mahal dan membebani keuangan UKM. Fakta: Tarif royalti untuk […]

  • Kampung Warna-Warni Jodipan, Malang: Perkampungan Kumuh yang Disulap Jadi Indah

    Kampung Warna-Warni Jodipan, Malang: Perkampungan Kumuh yang Disulap Jadi Indah

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Malang memang tak pernah kehabisan inovasi dalam hal pariwisata. Salah satu destinasi yang paling mencuri perhatian dunia adalah Kampung Warna-Warni Jodipan (KWJ). Terletak di bantaran Sungai Brantas, kampung ini telah bertransformasi dari kawasan pemukiman padat dan kumuh menjadi salah satu destinasi wisata paling Instagramable di Jawa Timur. Awal Mula Transformasi yang Menginspirasi Perubahan besar ini […]

  • Memahami Risiko Suku Bunga dalam Investasi Obligasi

    Memahami Risiko Suku Bunga dalam Investasi Obligasi

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 118
    • 0Komentar

    LObligasi sering dianggap sebagai salah satu instrumen investasi yang lebih aman dibandingkan saham karena menawarkan pendapatan tetap. Namun, bukan berarti obligasi sepenuhnya bebas risiko. Salah satu risiko paling fundamental yang wajib dipahami oleh setiap investor obligasi adalah risiko suku bunga. Risiko ini menjadi faktor utama yang menentukan mengapa harga obligasi bisa naik atau turun di […]

  • Analisis Dampak Kenaikan Suku Bunga The Fed terhadap Ekonomi Indonesia

    Analisis Dampak Kenaikan Suku Bunga The Fed terhadap Ekonomi Indonesia

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Keputusan bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), untuk menaikkan suku bunga acuan adalah peristiwa yang selalu menjadi sorotan global. Meskipun hanya terjadi di AS, kebijakan ini memiliki dampak signifikan dan kompleks terhadap perekonomian negara lain, termasuk Indonesia. Mengapa demikian? Karena dolar AS masih menjadi mata uang cadangan utama dunia. Mekanisme Dampak: Kurs, Modal, […]

  • Obligasi Korporasi: Pilihan Cerdas untuk Diversifikasi Portofolio di Luar Saham

    Obligasi Korporasi: Pilihan Cerdas untuk Diversifikasi Portofolio di Luar Saham

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Banyak investor memusatkan portofolionya pada saham untuk mengejar pertumbuhan modal yang tinggi. Namun, menempatkan seluruh dana pada satu jenis aset dapat meningkatkan risiko. Di sinilah pentingnya diversifikasi portofolio, dan salah satu instrumen terbaik untuk melakukannya adalah obligasi korporasi. Apa Itu Obligasi Korporasi? Obligasi korporasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh perusahaan swasta dengan tujuan untuk […]

  • Digital Twin: Menciptakan Kembaran Digital Ladang untuk Simulasi Panen

    Digital Twin: Menciptakan Kembaran Digital Ladang untuk Simulasi Panen

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Di era pertanian presisi, petani modern kini memiliki “mata” yang mampu melihat masa depan. Inovasi itu bernama Digital Twin, sebuah konsep yang menciptakan kembaran digital ladang di dunia virtual. Teknologi ini tidak hanya mereplikasi kondisi fisik lahan, tetapi juga mensimulasikan proses pertumbuhan tanaman secara real-time, memungkinkan petani untuk melakukan simulasi panen dan mengambil keputusan strategis […]

expand_less