Rabu, 5 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Kentrung: Sastra Lisan Pesisir Jawa yang Penuh Humor dan Petuah

Kentrung: Sastra Lisan Pesisir Jawa yang Penuh Humor dan Petuah

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
  • visibility 125
  • comment 0 komentar

Kentrung adalah sebuah seni pertunjukan tradisional dari kawasan pesisir Jawa, khususnya Jawa Tengah dan Jawa Timur. Seni ini termasuk dalam kategori sastra lisan yang unik, karena menggabungkan cerita tutur, lagu, dan humor yang disampaikan oleh seorang dalang, atau lebih tepatnya, seniman kentrung, dengan diiringi tabuhan alat musik sederhana. Kentrung menjadi media hiburan dan penyampai pesan moral yang efektif bagi masyarakat.

Pertunjukan kentrung biasanya hanya dimainkan oleh satu atau dua orang seniman. Mereka akan duduk di hadapan penonton dan membawakan cerita dengan gaya yang santai, akrab, dan seringkali diselingi dengan lawakan atau lelucon yang segar. Cerita yang dibawakan sangat beragam, mulai dari kisah-kisah legenda dan dongeng rakyat, hingga cerita-cerita baru yang mengangkat isu-isu sosial dan kehidupan sehari-hari.

Salah satu ciri khas utama kentrung adalah alat musik yang digunakan. Seniman kentrung akan memukul sebuah rebana atau kendang kecil dengan tangan dan kaki secara bergantian, menciptakan irama yang ritmis dan mengiringi narasi. Terkadang, mereka juga menggunakan sebuah instrumen seperti kecrek atau alat musik sederhana lainnya untuk menambah variasi bunyi. Perpaduan antara suara vokal, tabuhan rebana, dan narasi yang mengalir membuat kentrung menjadi pertunjukan yang hidup dan menarik.

Di balik unsur humornya, kentrung memiliki peran penting sebagai media untuk menyampaikan nasihat dan kritik sosial secara halus. Seniman kentrung seringkali menyisipkan petuah-petuah bijak tentang kehidupan, moralitas, dan kritik terhadap ketidakadilan, yang dikemas dalam bentuk cerita yang mudah dicerna oleh masyarakat.

Saat ini, kentrung menghadapi tantangan dari gempuran budaya modern. Namun, beberapa komunitas dan seniman terus berupaya melestarikan seni ini dengan mengadakan pertunjukan, festival, dan pelatihan bagi generasi muda. Kentrung adalah bukti nyata bahwa sastra lisan dapat menjadi jembatan antara hiburan dan pendidikan, terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat pesisir Jawa.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Literasi Keuangan: Kunci Sukses dalam Berinvestasi yang Wajib Dimiliki

    Literasi Keuangan: Kunci Sukses dalam Berinvestasi yang Wajib Dimiliki

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Di era modern ini, investasi telah menjadi semakin populer sebagai cara untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang. Namun, terjun ke dunia investasi tanpa pemahaman yang memadai ibarat berlayar tanpa kompas. Inilah mengapa literasi keuangan memegang peranan krusial dalam menentukan kesuksesan Anda dalam berinvestasi. Literasi keuangan bukan hanya sekadar memahami istilah-istilah keuangan dasar. Lebih dari itu, […]

  • Pantai Sawarna: Pesona Tebing Karang dan Ombak Ganas di Selatan Banten

    Pantai Sawarna: Pesona Tebing Karang dan Ombak Ganas di Selatan Banten

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Terletak di ujung selatan Provinsi Banten, Pantai Sawarna menawarkan pesona alam yang eksotis dan berbeda dari pantai-pantai utara Jawa. Pantai ini terkenal dengan tebing-tebing karang yang menjulang tinggi, formasi batuan unik, serta ombaknya yang besar dan menantang, menjadikannya surga bagi para peselancar. Keindahan alamnya yang masih alami dan suasana yang tenang menjadikan Pantai Sawarna sebagai […]

  • Inovasi Konservasi Air: Menjaga Sumber Daya Vital

    Inovasi Konservasi Air: Menjaga Sumber Daya Vital

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Air adalah sumber daya esensial bagi kehidupan, namun ketersediaannya semakin terancam oleh perubahan iklim, pertumbuhan populasi, dan aktivitas manusia. Di Indonesia, negara dengan keragaman hayati yang tinggi namun juga rentan terhadap masalah kekeringan di beberapa wilayah, inovasi dalam konservasi air menjadi krusial. Menjaga sumber daya vital ini membutuhkan pendekatan yang cerdas dan berkelanjutan. Salah satu […]

  • Membangun Sistem Anti Pencucian Uang yang Efektif: Kontribusi PPATK

    Membangun Sistem Anti Pencucian Uang yang Efektif: Kontribusi PPATK

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Membangun sistem anti pencucian uang (APU) yang efektif adalah fondasi penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memerangi kejahatan. Di Indonesia, PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) memainkan peran sentral dan memiliki kontribusi signifikan dalam mewujudkan sistem APU yang kuat dan kredibel. Sebagai Pusat Intelijen Keuangan Kontribusi utama PPATK adalah sebagai pusat intelijen keuangan negara. […]

  • Reli Harga Emas Antam Tertahan, Hari Ini Turun Tipis Rp 2.000

    Reli Harga Emas Antam Tertahan, Hari Ini Turun Tipis Rp 2.000

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Setelah mengalami kenaikan tajam selama dua hari berturut-turut, laju harga emas batangan dari PT Aneka Tambang Tbk (Antam) akhirnya tertahan. Pada perdagangan hari ini, Kamis, 3 Juli 2025, harga logam mulia tercatat mengalami koreksi tipis. Berdasarkan data yang dirilis di situs resmi Logam Mulia pada pukul 08:40 WIB, harga emas hari ini turun sebesar Rp […]

  • Biofortifikasi: Meningkatkan Kandungan Gizi Padi melalui Bioteknologi

    Biofortifikasi: Meningkatkan Kandungan Gizi Padi melalui Bioteknologi

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Kekurangan nutrisi mikro (micronutrient deficiencies) atau hidden hunger menjadi tantangan kesehatan global, termasuk di Tuban, Jawa Timur, Indonesia. Salah satu cara inovatif untuk mengatasi masalah ini adalah melalui biofortifikasi, yaitu proses meningkatkan kandungan gizi dalam tanaman pangan melalui bioteknologi atau pemuliaan tanaman konvensional. Padi, sebagai makanan pokok bagi mayoritas penduduk Indonesia, menjadi target utama dalam […]

expand_less