Diskriminasi Harga: Mengapa Harga Tiket Pesawat dan Hotel Berbeda?
- account_circle Muhamad Fatoni
- calendar_month Sen, 11 Agu 2025
- visibility 17
- comment 0 komentar

Pernahkah Anda heran melihat harga tiket pesawat atau kamar hotel yang sama bisa berbeda-beda untuk setiap orang? Fenomena ini, yang sering kita alami, bukanlah kebetulan. Ini adalah strategi ekonomi yang dikenal sebagai diskriminasi harga. Diskriminasi harga terjadi ketika sebuah perusahaan menjual produk atau layanan yang sama kepada pelanggan yang berbeda dengan harga yang tidak sama. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan keuntungan dengan menargetkan kesediaan membayar (willingness to pay) dari setiap konsumen.
Bagaimana Diskriminasi Harga Bekerja?
Ada beberapa faktor kunci yang memungkinkan maskapai penerbangan dan hotel menerapkan strategi ini:
Segmentasi Pasar: Perusahaan membagi konsumen ke dalam beberapa kelompok atau segmen.
Penumpang Bisnis: Mereka cenderung membeli tiket di menit-menit terakhir dan memiliki fleksibilitas harga yang lebih rendah. Oleh karena itu, mereka rela membayar lebih mahal untuk tiket yang sama.
Wisatawan: Mereka biasanya merencanakan perjalanan jauh hari sebelumnya, sangat sensitif terhadap harga, dan memiliki lebih banyak waktu untuk membandingkan. Maskapai akan menawarkan harga yang lebih rendah untuk segmen ini.
Waktu Pemesanan: Harga akan lebih tinggi untuk pemesanan yang mendekati tanggal keberangkatan. Sebaliknya, harga lebih murah untuk pemesanan jauh hari. Ini menciptakan segmentasi waktu yang jelas.
Perbedaan Waktu & Lokasi: Harga akan berbeda tergantung hari, jam, atau bahkan perangkat yang digunakan untuk memesan. Misalnya, harga kamar hotel bisa lebih mahal di akhir pekan dibandingkan hari kerja, atau harga bisa berubah tergantung pada lokasi geografis Anda saat melakukan pemesanan.
Dampak dan Keuntungannya
Bagi perusahaan, diskriminasi harga adalah strategi yang sangat efektif. Maskapai bisa mengisi kursi yang kosong dan hotel bisa memaksimalkan kapasitas kamar mereka, sehingga pendapatan keseluruhan meningkat. Tanpa diskriminasi harga, banyak dari kursi kosong itu akan tetap kosong atau dijual dengan harga yang sangat rendah.
Bagi konsumen, meskipun terkesan tidak adil, diskriminasi harga juga bisa memberikan keuntungan. Harga yang lebih rendah untuk pemesanan jauh hari, misalnya, memungkinkan lebih banyak orang untuk bepergian, yang tadinya mungkin tidak mampu membeli tiket dengan harga normal.
Memahami diskriminasi harga membuat Anda menjadi konsumen yang lebih cerdas. Dengan sedikit riset dan strategi, Anda bisa mendapatkan penawaran terbaik dan tidak terjebak membayar lebih mahal dari yang seharusnya.
- Penulis: Muhamad Fatoni
Saat ini belum ada komentar