Senin, 23 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata » Curug Leuwi Hejo: “Green Canyon” Mini yang Menyegarkan di Sentul, Bogor

Curug Leuwi Hejo: “Green Canyon” Mini yang Menyegarkan di Sentul, Bogor

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
  • visibility 80
  • comment 0 komentar

Jika Anda mencari alternatif “Green Canyon” yang lebih dekat dari Jakarta, Curug Leuwi Hejo di Sentul, Bogor, bisa menjadi pilihan yang tepat. Meski ukurannya lebih kecil, pesona air terjun bertingkat dengan airnya yang hijau jernih dan dikelilingi bebatuan eksotis ini tak kalah memikat. Leuwi Hejo, yang berarti “air terjun hijau” dalam bahasa Sunda, menawarkan kesegaran alam dan pemandangan yang menenangkan, cocok untuk short escape dari hiruk pikuk perkotaan.

Untuk mencapai Leuwi Hejo, Anda perlu melakukan trekking ringan sekitar 30-45 menit melalui persawahan dan jalur setapak yang dikelilingi pepohonan rindang. Perjalanan menuju curug ini sendiri sudah menjadi bagian dari petualangan yang menyenangkan, dengan pemandangan alam pedesaan yang asri. Sesampainya di lokasi, Anda akan disambut oleh air terjun yang mengalir di antara bebatuan, membentuk beberapa tingkatan dengan kolam alami di bawahnya.

Air di Leuwi Hejo terkenal dengan warna hijaunya yang menawan, terutama saat cuaca cerah dan sinar matahari menembus pepohonan. Kejernihan airnya mengundang untuk berenang atau sekadar berendam menikmati kesegaran alami. Bebatuan di sekitar air terjun juga menjadi spot menarik untuk bersantai atau berfoto dengan latar belakang alam yang indah.

Meskipun fasilitas di sekitar Leuwi Hejo masih cukup sederhana, keindahan alamnya yang terjaga menjadi daya tarik utamanya. Beberapa warung kecil menjajakan makanan dan minuman ringan untuk mengisi perut setelah trekking. Penting untuk menjaga kebersihan dan tidak merusak lingkungan sekitar selama berkunjung.

Curug Leuwi Hejo adalah destinasi wisata alam yang ideal bagi Anda yang ingin menikmati keindahan air terjun dengan suasana yang lebih tenang dan alami. Dengan trekking yang tidak terlalu berat dan pemandangan “Green Canyon” versi mini yang memukau, tempat ini sangat cocok untuk dikunjungi bersama teman, keluarga, atau bahkan solo traveler yang mencari kedamaian.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penanganan Limbah Radioaktif Uranium: Strategi Jangka Panjang untuk Masa Depan

    Penanganan Limbah Radioaktif Uranium: Strategi Jangka Panjang untuk Masa Depan

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Limbah radioaktif yang dihasilkan dari penggunaan uranium, baik untuk pembangkit listrik maupun keperluan lainnya, merupakan salah satu tantangan lingkungan paling kompleks di dunia. Karena bahaya radiasinya dapat bertahan hingga ratusan ribu tahun, penanganannya memerlukan strategi jangka panjang yang dirancang untuk melindungi generasi sekarang dan mendatang. Langkah pertama dalam pengelolaan limbah ini adalah penyimpanan sementara. Limbah […]

  • Update Harga Emas Hari Ini 10 Juni 2025

    Update Harga Emas Hari Ini 10 Juni 2025

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Selamat pagi para investor dan pemerhati harga emas! Kami hadir kembali dengan informasi terkini mengenai pergerakan harga emas pada hari ini, 10 Juni 2025. Data terbaru yang kami himpun menunjukkan adanya dinamika menarik pada perdagangan logam mulia ini.Berdasarkan pantauan dari Logam Mulia per pukul 08:28 WIB, harga emas Antam hari ini tercatat berada di level […]

  • Taman Sari: Menelusuri Lorong Rahasia dan Pemandian Para Putri di Jantung Kota Jogja

    Taman Sari: Menelusuri Lorong Rahasia dan Pemandian Para Putri di Jantung Kota Jogja

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Taman Sari, atau yang dikenal juga sebagai Water Castle, adalah salah satu warisan sejarah Kesultanan Yogyakarta yang paling memukau. Berlokasi tidak jauh dari Keraton, kompleks yang dulunya merupakan taman dan tempat rekreasi bagi sultan dan keluarga ini kini menjadi destinasi wisata populer. Mengunjungi Taman Sari adalah seperti memasuki labirin yang penuh dengan lorong rahasia dan […]

  • Tragedi Milik Bersama (Tragedy of the Commons): Pelajaran Ekonomi dari Kerusakan Lingkungan

    Tragedi Milik Bersama (Tragedy of the Commons): Pelajaran Ekonomi dari Kerusakan Lingkungan

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda membayangkan sebuah padang rumput subur yang dimiliki bersama oleh sebuah desa? Konsep inilah yang menjadi dasar dari teori Tragedi Milik Bersama atau Tragedy of the Commons. Teori ekonomi ini menjelaskan mengapa sumber daya bersama (commons) yang dapat diakses secara bebas, cenderung akan hancur akibat eksploitasi berlebihan. Masalahnya muncul dari benturan antara kepentingan pribadi […]

  • Kraton Yogyakarta: Jendela Sejarah dan Budaya Kesultanan Mataram

    Kraton Yogyakarta: Jendela Sejarah dan Budaya Kesultanan Mataram

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Kraton Yogyakarta bukan hanya sebuah bangunan bersejarah, melainkan pusat kebudayaan dan pemerintahan bagi Kesultanan Yogyakarta. Terletak di jantung Kota Yogyakarta, tempat ini adalah jendela yang membawa kita langsung ke masa lalu, memahami sejarah, tradisi, dan filosofi hidup keluarga kerajaan Mataram. Mengunjungi Kraton adalah pengalaman yang mendalam dan penuh makna. Begitu memasuki kompleks Kraton, Anda akan […]

  • Budaya Minum Kopi di Indonesia: Evolusi dari Warung Kopi ke Kafe Modern

    Budaya Minum Kopi di Indonesia: Evolusi dari Warung Kopi ke Kafe Modern

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Indonesia, sebagai salah satu produsen kopi terbesar di dunia, memiliki budaya minum kopi yang kaya dan terus berkembang. Dari secangkir kopi hitam pahit di warung tradisional hingga sajian kopi modern di kafe-kafe kekinian, kopi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian dan gaya hidup masyarakatnya. Awalnya, kopi diperkenalkan oleh Belanda pada abad ke-17. Perkebunan kopi […]

expand_less