Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata » Curug Leuwi Hejo: “Green Canyon” Mini yang Menyegarkan di Sentul, Bogor

Curug Leuwi Hejo: “Green Canyon” Mini yang Menyegarkan di Sentul, Bogor

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
  • visibility 137
  • comment 0 komentar

Jika Anda mencari alternatif “Green Canyon” yang lebih dekat dari Jakarta, Curug Leuwi Hejo di Sentul, Bogor, bisa menjadi pilihan yang tepat. Meski ukurannya lebih kecil, pesona air terjun bertingkat dengan airnya yang hijau jernih dan dikelilingi bebatuan eksotis ini tak kalah memikat. Leuwi Hejo, yang berarti “air terjun hijau” dalam bahasa Sunda, menawarkan kesegaran alam dan pemandangan yang menenangkan, cocok untuk short escape dari hiruk pikuk perkotaan.

Untuk mencapai Leuwi Hejo, Anda perlu melakukan trekking ringan sekitar 30-45 menit melalui persawahan dan jalur setapak yang dikelilingi pepohonan rindang. Perjalanan menuju curug ini sendiri sudah menjadi bagian dari petualangan yang menyenangkan, dengan pemandangan alam pedesaan yang asri. Sesampainya di lokasi, Anda akan disambut oleh air terjun yang mengalir di antara bebatuan, membentuk beberapa tingkatan dengan kolam alami di bawahnya.

Air di Leuwi Hejo terkenal dengan warna hijaunya yang menawan, terutama saat cuaca cerah dan sinar matahari menembus pepohonan. Kejernihan airnya mengundang untuk berenang atau sekadar berendam menikmati kesegaran alami. Bebatuan di sekitar air terjun juga menjadi spot menarik untuk bersantai atau berfoto dengan latar belakang alam yang indah.

Meskipun fasilitas di sekitar Leuwi Hejo masih cukup sederhana, keindahan alamnya yang terjaga menjadi daya tarik utamanya. Beberapa warung kecil menjajakan makanan dan minuman ringan untuk mengisi perut setelah trekking. Penting untuk menjaga kebersihan dan tidak merusak lingkungan sekitar selama berkunjung.

Curug Leuwi Hejo adalah destinasi wisata alam yang ideal bagi Anda yang ingin menikmati keindahan air terjun dengan suasana yang lebih tenang dan alami. Dengan trekking yang tidak terlalu berat dan pemandangan “Green Canyon” versi mini yang memukau, tempat ini sangat cocok untuk dikunjungi bersama teman, keluarga, atau bahkan solo traveler yang mencari kedamaian.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kopi Indonesia: Dari Gayo hingga Wamena, Surga Tersembunyi Penikmat Kopi

    Kopi Indonesia: Dari Gayo hingga Wamena, Surga Tersembunyi Penikmat Kopi

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Bagi para pencinta kopi, Indonesia adalah surga tersembunyi yang menawarkan kekayaan cita rasa tak tertandingi. Kopi Indonesia bukan sekadar minuman, melainkan sebuah kisah perjalanan dari Sabang hingga Merauke, dari pegunungan yang diselimuti kabut hingga perkebunan yang subur di dataran tinggi. Setiap biji kopi menyimpan karakter unik yang dipengaruhi oleh iklim, tanah, dan metode pengolahan tradisional […]

  • Pantai Melasti: Pesaing Baru Pandawa dengan Akses Jalan yang Spektakuler

    Pantai Melasti: Pesaing Baru Pandawa dengan Akses Jalan yang Spektakuler

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Persaingan destinasi wisata Bali Selatan semakin memanas dengan kehadiran Pantai Melasti. Berlokasi di Ungasan, pantai ini dengan cepat melesat menjadi primadona baru dan dianggap sebagai pesaing Pantai Pandawa yang sangat kuat. Alasannya jelas: Melasti tidak hanya menawarkan keindahan pantai yang setara, tetapi juga pengalaman akses yang tak kalah dramatis dan ikonik. Akses Jalan Spektakuler yang […]

  • Wisata Kuliner Babi Guling Terbaik di Bali: Perang Rasa Legendaris

    Wisata Kuliner Babi Guling Terbaik di Bali: Perang Rasa Legendaris

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Bali tak hanya memanjakan mata dengan keindahan alamnya, tetapi juga menggoyang lidah dengan kelezatan kulinernya yang khas. Salah satu hidangan yang wajib dicicipi adalah Babi Guling, babi utuh yang dipanggang dengan bumbu rempah Bali yang kaya dan aromatik. Mencari Babi Guling terbaik di Bali adalah sebuah petualangan rasa yang legendaris, di mana setiap warung atau […]

  • Merayakan Keheningan Suci: Pengalaman Nyepi yang Tak Ada Duanya di Bali

    Merayakan Keheningan Suci: Pengalaman Nyepi yang Tak Ada Duanya di Bali

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Bali, yang dikenal dengan julukan Pulau Dewata, menawarkan berbagai keunikan budaya yang memikat. Salah satunya adalah Nyepi, Hari Raya Suci umat Hindu yang dirayakan dengan cara yang sangat khas dan mendalam. Lebih dari sekadar hari libur, Nyepi adalah momen introspeksi dan penyucian diri yang menciptakan pengalaman hening yang benar-benar tak ada duanya. Setahun sekali, selama […]

  • Keamanan Siber di Era Kuantum: Persiapan Indonesia Menghadapi Ancaman Baru Teknologi Komputasi Kuantum

    Keamanan Siber di Era Kuantum: Persiapan Indonesia Menghadapi Ancaman Baru Teknologi Komputasi Kuantum

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Era komputasi kuantum menjanjikan lompatan besar dalam pemrosesan data, tetapi juga menghadirkan tantangan baru bagi keamanan siber. Komputer kuantum memiliki potensi untuk memecahkan enkripsi standar yang saat ini digunakan untuk melindungi data sensitif. Indonesia, sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat, perlu mempersiapkan diri menghadapi ancaman ini.   Ancaman utama dari komputasi kuantum adalah […]

  • Nasi Kucing: Filosofi Kesederhanaan dalam Bungkus Daun Pisang

    Nasi Kucing: Filosofi Kesederhanaan dalam Bungkus Daun Pisang

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Siapa pun yang pernah berkunjung ke Yogyakarta pasti tak asing dengan Nasi Kucing. Makanan ikonik ini bukan sekadar hidangan, melainkan simbol kuat dari budaya angkringan yang menjunjung tinggi kesederhanaan dan kebersamaan. Dinamakan “nasi kucing” karena porsinya yang sangat mini, mirip porsi makan seekor kucing. Dalam sebungkus kecil nasi yang dibungkus daun pisang, biasanya terdapat sejumput […]

expand_less