Sabtu, 30 Agu 2025
light_mode
Beranda » Budaya » Seni Tatah Sungging: Keindahan di Balik Wayang Kulit

Seni Tatah Sungging: Keindahan di Balik Wayang Kulit

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
  • visibility 21
  • comment 0 komentar

Seni Tatah Sungging adalah proses pembuatan wayang kulit yang sangat rumit dan membutuhkan keterampilan tingkat tinggi. Istilah ini merujuk pada dua tahapan utama: tatah (memahat atau mengukir) dan sungging (mewarnai atau melukis). Tanpa kedua proses ini, wayang kulit tidak akan memiliki detail yang indah dan karakter yang kuat seperti yang kita kenal. Seni ini adalah warisan adiluhung yang menunjukkan kehalusan budaya Jawa.

Tahap pertama, Tatah, adalah proses mengukir lembaran kulit kerbau yang sudah dihaluskan. Alat yang digunakan adalah pahat kecil dengan berbagai bentuk dan ukuran. Pahat ini digunakan untuk membuat lubang-lubang kecil yang membentuk pola-pola rumit, seperti ukiran pada pakaian tokoh, motif-motif hiasan, dan detail wajah. Proses ini membutuhkan ketelitian luar biasa dan kesabaran tinggi, karena satu kesalahan kecil bisa merusak seluruh lembaran kulit.

Setelah proses memahat selesai, dilanjutkan dengan tahap Sungging. Pada tahap ini, seniman mulai mewarnai wayang dengan pewarna tradisional. Setiap warna memiliki maknanya sendiri, mencerminkan watak dan kepribadian tokoh wayang. Misalnya, warna emas sering digunakan untuk tokoh raja atau kesatria yang bijaksana, sementara warna merah untuk tokoh yang berani atau angkuh. Proses melukis ini sangat detail, karena seniman harus menghidupkan karakter hanya dengan sapuan kuas.

Kombinasi antara goresan pahat yang tajam dan sapuan warna yang halus inilah yang menjadikan wayang kulit bukan hanya sebagai alat pertunjukan, tetapi juga sebagai sebuah karya seni rupa yang bernilai tinggi. Seni Tatah Sungging tidak hanya sekadar membuat wayang, tetapi juga mentransformasi selembar kulit menjadi sosok-sosok legendaris yang akan hidup di balik layar kelir.

Saat ini, seni Tatah Sungging terus dilestarikan oleh para pengrajin di berbagai daerah, seperti Yogyakarta dan Solo. Mereka adalah penjaga tradisi yang memastikan bahwa keindahan wayang kulit akan terus dinikmati oleh generasi mendatang.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tesla Robotaxi 12 Juni: Secepat Kilat atau Butuh Waktu?

    Tesla Robotaxi 12 Juni: Secepat Kilat atau Butuh Waktu?

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Elon Musk akan meluncurkan robotaxi tanpa pengemudi Tesla pada 12 Juni. Inovasi ini menimbulkan pertanyaan tentang keamanan dan kesiapan.  Peluncuran robotaxi tanpa pengemudi Tesla pada 12 Juni menjadi salah satu berita paling panas di dunia inovasi dan teknologi. Elon Musk, CEO Tesla, memang dikenal dengan ambisi besarnya. Namun, keputusan untuk meluncurkan layanan robotaxi ini hanya […]

  • Pasar Seni Ubud: Surga Belanja Kerajinan Tangan dan Souvenir Unik di Bali

    Pasar Seni Ubud: Surga Belanja Kerajinan Tangan dan Souvenir Unik di Bali

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Berkunjung ke Ubud tidak lengkap rasanya tanpa menyusuri hiruk pikuk Pasar Seni Ubud. Terletak di jantung kota, pasar ini adalah surga bagi para pemburu kerajinan tangan Bali dan souvenir unik. Lebih dari sekadar tempat berbelanja, Pasar Seni Ubud adalah jendela menuju kekayaan seni dan budaya Pulau Dewata. Di sini, Anda akan menemukan berbagai macam produk […]

  • Dana Darurat Itu Penting: Panduan Lengkap Cara Membangunnya dari Nol

    Dana Darurat Itu Penting: Panduan Lengkap Cara Membangunnya dari Nol

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda membayangkan jika tiba-tiba Anda atau anggota keluarga Anda mengalami masalah kesehatan, kehilangan pekerjaan, atau perlu perbaikan mendesak di rumah? Situasi tak terduga seperti ini seringkali menyebabkan stres finansial yang luar biasa jika kita tidak siap. Di sinilah dana darurat berperan sangat penting.Mengapa Dana Darurat Sangat Penting?Dana darurat adalah sejumlah uang yang secara khusus […]

  • Jangan Sampai Boncos! Waspada Penipuan Jasa Perbaikan Rumah yang Tidak Transparan di Indonesia

    Jangan Sampai Boncos! Waspada Penipuan Jasa Perbaikan Rumah yang Tidak Transparan di Indonesia

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Memperbaiki atau merenovasi rumah seringkali menjadi kebutuhan mendesak. Namun, mencari jasa perbaikan rumah yang terpercaya bisa menjadi tantangan tersendiri. Sayangnya, ada oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan situasi ini untuk melakukan penipuan jasa perbaikan rumah yang tidak transparan. Mereka menjanjikan pekerjaan berkualitas dengan harga miring, namun seringkali hasilnya mengecewakan bahkan merugikan. Penting untuk mengenali taktik […]

  • Dampak Kecerdasan Buatan (AI) pada Pasar Tenaga Kerja Masa Depan

    Dampak Kecerdasan Buatan (AI) pada Pasar Tenaga Kerja Masa Depan

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) berkembang pesat dan mulai merombak berbagai sektor industri. Salah satu dampak terbesarnya dirasakan pada pasar tenaga kerja, memunculkan pertanyaan penting: apakah AI menjadi ancaman bagi pekerjaan manusia atau justru membuka gerbang peluang baru? Otomatisasi dan Pergeseran Pekerjaan Dampak kecerdasan buatan yang paling nyata adalah kemampuannya untuk melakukan otomatisasi. Pekerjaan […]

  • Cara Mudah Atur Keuangan Supaya Tidak Habis di Tengah Bulan

    Cara Mudah Atur Keuangan Supaya Tidak Habis di Tengah Bulan

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sebagian besar orang mendapatkan pemasukan di awal bulan. Karena pemasukan tersebut terlihat besar, tidak sedikit orang yang langsung menggunakan uang tersebut tanpa menerapkan cara atur keuangan dengan tepat. Jika dibiarkan, kebiasaan buruk tersebut dapat mengakibatkan sulitnya kehidupan di akhir bulan. Mereka yang terbiasa menghambur-hamburkan uang setelah menerima pemasukan biasanya akan kehabisan uang di tengah bulan. […]

expand_less