Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Seni Tatah Sungging: Keindahan di Balik Wayang Kulit

Seni Tatah Sungging: Keindahan di Balik Wayang Kulit

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
  • visibility 184
  • comment 0 komentar

Seni Tatah Sungging adalah proses pembuatan wayang kulit yang sangat rumit dan membutuhkan keterampilan tingkat tinggi. Istilah ini merujuk pada dua tahapan utama: tatah (memahat atau mengukir) dan sungging (mewarnai atau melukis). Tanpa kedua proses ini, wayang kulit tidak akan memiliki detail yang indah dan karakter yang kuat seperti yang kita kenal. Seni ini adalah warisan adiluhung yang menunjukkan kehalusan budaya Jawa.

Tahap pertama, Tatah, adalah proses mengukir lembaran kulit kerbau yang sudah dihaluskan. Alat yang digunakan adalah pahat kecil dengan berbagai bentuk dan ukuran. Pahat ini digunakan untuk membuat lubang-lubang kecil yang membentuk pola-pola rumit, seperti ukiran pada pakaian tokoh, motif-motif hiasan, dan detail wajah. Proses ini membutuhkan ketelitian luar biasa dan kesabaran tinggi, karena satu kesalahan kecil bisa merusak seluruh lembaran kulit.

Setelah proses memahat selesai, dilanjutkan dengan tahap Sungging. Pada tahap ini, seniman mulai mewarnai wayang dengan pewarna tradisional. Setiap warna memiliki maknanya sendiri, mencerminkan watak dan kepribadian tokoh wayang. Misalnya, warna emas sering digunakan untuk tokoh raja atau kesatria yang bijaksana, sementara warna merah untuk tokoh yang berani atau angkuh. Proses melukis ini sangat detail, karena seniman harus menghidupkan karakter hanya dengan sapuan kuas.

Kombinasi antara goresan pahat yang tajam dan sapuan warna yang halus inilah yang menjadikan wayang kulit bukan hanya sebagai alat pertunjukan, tetapi juga sebagai sebuah karya seni rupa yang bernilai tinggi. Seni Tatah Sungging tidak hanya sekadar membuat wayang, tetapi juga mentransformasi selembar kulit menjadi sosok-sosok legendaris yang akan hidup di balik layar kelir.

Saat ini, seni Tatah Sungging terus dilestarikan oleh para pengrajin di berbagai daerah, seperti Yogyakarta dan Solo. Mereka adalah penjaga tradisi yang memastikan bahwa keindahan wayang kulit akan terus dinikmati oleh generasi mendatang.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Inspiratif Para Ilmuwan di Balik Penemuan Uranium: Mengungkap Kekuatan Atom

    Kisah Inspiratif Para Ilmuwan di Balik Penemuan Uranium: Mengungkap Kekuatan Atom

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Penemuan uranium, elemen yang mengubah lanskap energi dan geopolitik dunia, adalah hasil dari kontribusi serangkaian ilmuwan brilian melalui eksperimen dan dedikasi yang gigih. Kisah mereka adalah narasi menarik tentang rasa ingin tahu ilmiah, kolaborasi, dan penemuan tak terduga yang memiliki konsekuensi mendalam. Perjalanan ini dimulai pada tahun 1789, ketika ahli kimia Jerman Martin Heinrich Klaproth […]

  • Menjelajahi Keajaiban Bawah Laut dengan Odyssey Submarine di Bali

    Menjelajahi Keajaiban Bawah Laut dengan Odyssey Submarine di Bali

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Bagi Anda yang ingin menyaksikan pesona bawah laut Bali tanpa perlu menyelam atau basah, Odyssey Submarine menawarkan pengalaman unik dan tak terlupakan. Kapal selam wisata ini adalah solusi sempurna untuk segala usia, memungkinkan Anda menikmati keindahan biota laut dan terumbu karang yang menakjubkan dari kenyamanan kabin ber-AC. Pengalaman Tak Terlupakan di Bawah Permukaan Perjalanan dengan […]

  • Pahlawan Tanpa Tanda Jasa: Peran Lebah dalam Keberlanjutan Pertanian

    Pahlawan Tanpa Tanda Jasa: Peran Lebah dalam Keberlanjutan Pertanian

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Di balik setiap buah dan sayuran segar yang kita nikmati, ada pahlawan kecil bersayap yang bekerja tanpa lelah: lebah. Serangga penyerbuk ini memainkan peran krusial dalam keberlanjutan pertanian, menjadikannya fondasi utama ketahanan pangan global. Tanpa lebah, produksi banyak tanaman pangan penting akan terancam. Penyerbuk Alami yang Tak Tergantikan Lebah adalah agen penyerbuk utama bagi sekitar […]

  • Investasi Alternatif: Seni, Wine, dan Koleksi Langka

    Investasi Alternatif: Seni, Wine, dan Koleksi Langka

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Ketika berbicara tentang investasi, pikiran kita mungkin langsung tertuju pada saham, obligasi, atau properti. Namun, ada dunia investasi lain yang menarik dan berpotensi menguntungkan: investasi alternatif dalam bentuk seni, wine (anggur), dan koleksi langka. Investasi alternatif pada aset-aset unik ini tidak hanya memberikan potensi keuntungan finansial, tetapi juga menawarkan kesenangan dan kebanggaan tersendiri bagi pemiliknya. […]

  • Brown Canyon Semarang: Pesona Grand Canyon Versi Lokal

    Brown Canyon Semarang: Pesona Grand Canyon Versi Lokal

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Jika Anda membayangkan tebing-tebing megah berwarna cokelat kemerahan yang menjulang tinggi, tak perlu jauh-jauh ke Arizona, Amerika. Di Semarang, Jawa Tengah, terdapat sebuah destinasi yang dijuluki “Grand Canyon-nya Semarang” atau Brown Canyon. Tempat ini bukanlah fenomena alam murni, melainkan bekas galian tambang yang telah beroperasi selama bertahun-tahun, membentuk tebing-tebing unik yang memukau. Terletak di daerah […]

  • Pura Tirta Empul: Merasakan Ritual Melukat di Sumber Air Suci Tampaksiring

    Pura Tirta Empul: Merasakan Ritual Melukat di Sumber Air Suci Tampaksiring

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Terletak di Tampaksiring, Pura Tirta Empul adalah salah satu pura air paling suci dan dihormati di Bali. Lebih dari sekadar destinasi wisata, tempat ini menawarkan pengalaman spiritual mendalam melalui ritual penyucian diri yang dikenal sebagai melukat. Pengunjung dari seluruh dunia datang untuk merasakan langsung kesegaran dan kesucian mata air yang telah mengalir selama lebih dari […]

expand_less