Minggu, 17 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Seni Tatah Sungging: Keindahan di Balik Wayang Kulit

Seni Tatah Sungging: Keindahan di Balik Wayang Kulit

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
  • visibility 125
  • comment 0 komentar

Seni Tatah Sungging adalah proses pembuatan wayang kulit yang sangat rumit dan membutuhkan keterampilan tingkat tinggi. Istilah ini merujuk pada dua tahapan utama: tatah (memahat atau mengukir) dan sungging (mewarnai atau melukis). Tanpa kedua proses ini, wayang kulit tidak akan memiliki detail yang indah dan karakter yang kuat seperti yang kita kenal. Seni ini adalah warisan adiluhung yang menunjukkan kehalusan budaya Jawa.

Tahap pertama, Tatah, adalah proses mengukir lembaran kulit kerbau yang sudah dihaluskan. Alat yang digunakan adalah pahat kecil dengan berbagai bentuk dan ukuran. Pahat ini digunakan untuk membuat lubang-lubang kecil yang membentuk pola-pola rumit, seperti ukiran pada pakaian tokoh, motif-motif hiasan, dan detail wajah. Proses ini membutuhkan ketelitian luar biasa dan kesabaran tinggi, karena satu kesalahan kecil bisa merusak seluruh lembaran kulit.

Setelah proses memahat selesai, dilanjutkan dengan tahap Sungging. Pada tahap ini, seniman mulai mewarnai wayang dengan pewarna tradisional. Setiap warna memiliki maknanya sendiri, mencerminkan watak dan kepribadian tokoh wayang. Misalnya, warna emas sering digunakan untuk tokoh raja atau kesatria yang bijaksana, sementara warna merah untuk tokoh yang berani atau angkuh. Proses melukis ini sangat detail, karena seniman harus menghidupkan karakter hanya dengan sapuan kuas.

Kombinasi antara goresan pahat yang tajam dan sapuan warna yang halus inilah yang menjadikan wayang kulit bukan hanya sebagai alat pertunjukan, tetapi juga sebagai sebuah karya seni rupa yang bernilai tinggi. Seni Tatah Sungging tidak hanya sekadar membuat wayang, tetapi juga mentransformasi selembar kulit menjadi sosok-sosok legendaris yang akan hidup di balik layar kelir.

Saat ini, seni Tatah Sungging terus dilestarikan oleh para pengrajin di berbagai daerah, seperti Yogyakarta dan Solo. Mereka adalah penjaga tradisi yang memastikan bahwa keindahan wayang kulit akan terus dinikmati oleh generasi mendatang.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uranium di Era Kecerdasan Buatan dan Big Data: Optimalisasi dan Keamanan

    Uranium di Era Kecerdasan Buatan dan Big Data: Optimalisasi dan Keamanan

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Era kecerdasan buatan (AI) dan big data membawa transformasi signifikan di berbagai sektor, dan industri uranium serta energi nuklir tidak terkecuali. Integrasi teknologi canggih ini membuka peluang baru untuk optimalisasi proses, peningkatan keamanan, dan pengambilan keputusan yang lebih cerdas dalam siklus hidup uranium. Dalam eksplorasi dan penambangan uranium, AI dan analisis big data dapat membantu […]

  • Kerak Telor: Omelet Legendaris Betawi yang Menggoda di Tengah Modernitas

    Kerak Telor: Omelet Legendaris Betawi yang Menggoda di Tengah Modernitas

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Kerak Telor adalah salah satu kuliner legendaris dari Jakarta (dahulu Batavia) yang menjadi representasi otentik dari kekayaan kuliner Betawi. Hidangan ini sering dijuluki “omelet khas Betawi” karena bahan dasarnya yang melibatkan telur (bebek atau ayam), yang dimasak dengan cara unik dan disajikan dengan berbagai topping gurih. Keunikan Kerak Telor terletak pada proses memasaknya yang tradisional. […]

  • Surga Kuliner: Menikmati Surabi dan Makanan Khas Sunda di Bandung

    Surga Kuliner: Menikmati Surabi dan Makanan Khas Sunda di Bandung

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Bandung tak hanya terkenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga sebagai surga bagi para pecinta kuliner, terutama makanan khas Sunda. Salah satu jajanan legendaris yang wajib dicoba adalah surabi, camilan tradisional berbahan dasar tepung beras yang dimasak di atas tungku arang. Di Bandung, surabi telah berevolusi dari rasa original yang gurih menjadi berbagai varian modern, seperti […]

  • Mendukung Guru di Era Digital: Tantangan Hoax dan Ujaran Kebencian terhadap Pendidik

    Mendukung Guru di Era Digital: Tantangan Hoax dan Ujaran Kebencian terhadap Pendidik

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Era digital membawa banyak kemudahan, namun juga tantangan, terutama bagi pendidik. Guru kini tidak hanya menghadapi tugas mengajar di kelas, tetapi juga ancaman serius dari hoax dan ujaran kebencian yang dapat menyebar dengan cepat di media sosial. Fenomena ini dapat merusak reputasi, mengganggu konsentrasi, bahkan memengaruhi kesehatan mental para guru. Salah satu tantangan terbesar adalah […]

  • Kentrung: Seni Bertutur Penuh Makna dengan Iringan Rebana

    Kentrung: Seni Bertutur Penuh Makna dengan Iringan Rebana

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Kentrung, sebuah kesenian tradisional dari Jawa Tengah dan Jawa Timur, adalah seni bertutur yang memukau. Kesenian ini tidak hanya sekadar pertunjukan, tetapi juga merupakan media komunikasi, hiburan, dan pendidikan yang telah hidup selama berabad-abad. Uniknya, Kentrung dibawakan oleh seorang dalang yang mengisahkan cerita dengan diiringi tabuhan rebana, menciptakan suasana yang intim dan magis. Pemain Kentrung, […]

  • Strategi Komunikasi dengan Keluarga di Indonesia Saat Umrah

    Strategi Komunikasi dengan Keluarga di Indonesia Saat Umrah

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Perjalanan umrah adalah momen suci yang tak terlupakan. Namun, jauh dari keluarga di Tanah Air bisa menimbulkan kerinduan. Menjaga komunikasi yang lancar dengan keluarga di Indonesia menjadi sangat penting agar mereka merasa tenang dan Anda bisa fokus beribadah. Berikut adalah beberapa strategi efektif untuk berkomunikasi dengan keluarga selama umrah. 1. Pilihan Kartu SIM Lokal atau […]

expand_less