Waspada! Kenali Skema Ponzi dan Bedanya dengan Investasi Saham yang Sah di Indonesia
- account_circle Muhamad Fatoni
- calendar_month Sel, 19 Agu 2025
- visibility 11
- comment 0 komentar

Di Indonesia, masyarakat perlu lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Salah satu jebakan yang sering muncul adalah skema Ponzi. Meskipun tampak menarik, skema ini sangat berbeda dengan bisnis saham yang merupakan instrumen investasi legal dan diawasi. Memahami perbedaan mendasar antara keduanya penting agar Anda tidak menjadi korban penipuan berkedok investasi.
Apa Itu Skema Ponzi?
Skema Ponzi adalah modus penipuan investasi yang membayarkan keuntungan kepada investor awal dari modal yang disetorkan oleh investor baru, bukan dari keuntungan bisnis yang sebenarnya. Skema ini mengandalkan perekrutan investor baru secara terus-menerus agar bisa tetap berjalan. Ketika aliran investor baru melambat atau berhenti, skema ini akan runtuh dan sebagian besar investor akan mengalami kerugian. Ciri khas skema Ponzi adalah janji keuntungan yang sangat tinggi dan tidak realistis dengan risiko yang diklaim rendah atau bahkan tanpa risiko. Transparansi bisnisnya pun biasanya sangat minim atau tidak jelas.
Apa Itu Bisnis Saham?
Investasi saham adalah kegiatan membeli sebagian kepemilikan suatu perusahaan yang terbuka (Tbk). Keuntungan investor saham berasal dari dua sumber utama:
* Dividen: Pembagian sebagian keuntungan perusahaan kepada pemegang saham.
* Capital Gain: Keuntungan yang diperoleh dari selisih harga jual saham yang lebih tinggi dari harga beli.
Bisnis saham dilakukan melalui bursa efek yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Indonesia. Informasi mengenai kinerja perusahaan, laporan keuangan, dan prospek bisnis tersedia secara publik dan transparan. Harga saham dipengaruhi oleh berbagai faktor fundamental perusahaan, kondisi ekonomi, dan sentimen pasar. Meskipun berpotensi memberikan keuntungan yang menarik, investasi saham juga mengandung risiko kerugian.
Perbedaan Mendasar Skema Ponzi dan Bisnis Saham
| Fitur | Skema Ponzi | Bisnis Saham |
|—|—|—|
| Sumber Keuntungan | Dana dari investor baru | Kinerja perusahaan dan kondisi pasar |
| Transparansi | Sangat minim atau tidak jelas | Tinggi, informasi perusahaan tersedia publik |
| Risiko | Sangat tinggi, pasti akan runtuh | Ada, dipengaruhi kinerja perusahaan dan pasar |
| Regulasi | Ilegal, tidak diawasi | Legal, diawasi oleh OJK |
| Imbal Hasil | Sangat tinggi dan tidak realistis | Berdasarkan kinerja perusahaan dan fluktuasi pasar |
| Bentuk Investasi | Seringkali tanpa produk atau aset yang jelas | Kepemilikan saham di perusahaan nyata |
Dengan memahami perbedaan mendasar ini, diharapkan masyarakat Indonesia dapat lebih bijak dalam memilih investasi dan terhindar dari jebakan skema Ponzi yang merugikan. Selalu lakukan riset mendalam dan pastikan investasi Anda legal serta diawasi oleh pihak yang berwenang. Jangan mudah tergiur dengan janji keuntungan instan tanpa risiko yang jelas.
- Penulis: Muhamad Fatoni
Saat ini belum ada komentar