Kerugian Bobot Mati (Deadweight Loss): Inefisiensi dalam Ekonomi
- account_circle Muhamad Fatoni
- calendar_month Jum, 22 Agu 2025
- visibility 8
- comment 0 komentar

Kerugian bobot mati atau deadweight loss adalah hilangnya efisiensi ekonomi yang terjadi ketika keseimbangan pasar untuk suatu barang atau jasa tidak optimal. Kerugian ini sering kali timbul akibat intervensi pemerintah seperti pajak, atau dari kekuatan pasar seperti monopoli. Intinya, deadweight loss adalah “biaya” tak terlihat yang tidak menguntungkan siapa pun, baik pembeli, penjual, maupun pemerintah.
Pajak dan Kerugian Bobot Mati
Pajak adalah salah satu penyebab utama deadweight loss. Ketika pemerintah mengenakan pajak pada suatu barang, harga yang dibayar oleh konsumen menjadi lebih tinggi dan harga yang diterima oleh produsen menjadi lebih rendah. Hal ini menyebabkan jumlah barang yang diperjualbelikan di pasar berkurang dari jumlah yang seharusnya efisien.
Contohnya, jika pemerintah mengenakan pajak pada es krim, beberapa konsumen yang tadinya bersedia membeli dengan harga tanpa pajak kini tidak lagi mau. Begitu juga, beberapa produsen yang bersedia menjual pada harga tanpa pajak kini tidak lagi tertarik. Akibatnya, beberapa transaksi yang seharusnya terjadi dan menciptakan surplus (manfaat) bagi kedua pihak gagal terwujud. Hilangnya surplus inilah yang disebut deadweight loss.
Monopoli dan Kerugian Bobot Mati
Selain pajak, monopoli juga dapat menciptakan deadweight loss. Sebagai satu-satunya penjual di pasar, perusahaan monopoli cenderung membatasi jumlah produksi dan menetapkan harga lebih tinggi dari harga yang seharusnya efisien. Dengan demikian, monopolis memaksimalkan keuntungannya, tetapi mengorbankan kesejahteraan sosial.
Harga yang lebih tinggi ini membuat beberapa konsumen tidak mampu membeli barang, sehingga transaksi yang menguntungkan (menciptakan surplus) bagi masyarakat tidak terjadi. Kerugian dari transaksi yang hilang ini adalah deadweight loss yang disebabkan oleh kekuasaan monopoli.
Baik dari pajak maupun monopoli, deadweight loss menunjukkan adanya inefisiensi dalam alokasi sumber daya. Ini adalah konsep krusial dalam ekonomi karena membantu kita memahami biaya-biaya tersembunyi dari kebijakan dan struktur pasar yang tidak efisien.
- Penulis: Muhamad Fatoni
Saat ini belum ada komentar