Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agama » Mengenal Lebih Dekat Kiswah Ka’bah: Kain Suci Penutup Baitullah

Mengenal Lebih Dekat Kiswah Ka’bah: Kain Suci Penutup Baitullah

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
  • visibility 95
  • comment 0 komentar

Bagi setiap Muslim yang berkunjung ke Masjidil Haram, kemegahan Ka’bah dengan balutan kain hitam pekat berhias kaligrafi emas selalu berhasil memukau mata. Kain ini dikenal dengan nama Kiswah. Lebih dari sekadar penutup, Kiswah memiliki sejarah panjang dan detail pembuatan yang luar biasa rumit.

1. Material Mewah dan Berkualitas Tinggi

Kiswah terbuat dari sekitar 670 kg sutra alami yang diimpor dari luar negeri, kemudian diwarnai dengan warna hitam pekat. Untuk bagian kaligrafinya, pengrajin menggunakan sekitar 120 kg benang emas dan 100 kg benang perak. Kombinasi material ini membuat Kiswah tidak hanya terlihat megah, tetapi juga tahan terhadap berbagai kondisi cuaca di Makkah.

2. Detail Kaligrafi yang Penuh Makna

Setiap bagian Kiswah dihiasi dengan sulaman ayat-ayat suci Al-Qur’an menggunakan teknik sulam timbul. Kaligrafi ini dikerjakan oleh tangan-tangan ahli di pabrik khusus bernama King Abdul Aziz Complex for Holy Kaaba Kiswah di Makkah. Salah satu bagian paling ikonik adalah Burqu’ atau tirai pintu Ka’bah yang memiliki detail sulaman paling rumit dan indah.

3. Tradisi Penggantian Kiswah

Secara tradisional, penggantian Kiswah dilakukan sekali dalam setahun. Sejak tahun 2022, otoritas Arab Saudi menetapkan penggantian Kiswah dilakukan pada tanggal 1 Muharram (Tahun Baru Islam), yang sebelumnya biasa dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah saat jamaah haji sedang melaksanakan Wukuf di Arafah.

4. Proses Pembuatan yang Memakan Waktu Lama

Pembuatan satu helai Kiswah melibatkan lebih dari 200 pengrajin ahli dan memakan waktu hampir setahun penuh. Setiap inci kain diperiksa dengan sangat teliti untuk memastikan kualitas terbaik bagi rumah Allah. Kiswah terdiri dari 47 bagian kain yang dijahit menjadi satu hingga mencapai ukuran sekitar 14 meter persegi.

5. Ke mana Kiswah Lama Pergi?

Setelah diganti, Kiswah yang lama akan dilepas, dipotong menjadi bagian-bagian kecil, dan biasanya diberikan kepada tamu negara, museum, atau lembaga keagamaan tertentu sebagai bentuk penghormatan dan kenang-kenangan suci.

Mengenal Kiswah lebih dekat membuat kita semakin menghargai keagungan Ka’bah sebagai pusat kiblat umat Islam di seluruh dunia.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjelajahi Sejarah Rasa: Wisata Kuliner Legendaris Jakarta

    Menjelajahi Sejarah Rasa: Wisata Kuliner Legendaris Jakarta

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Jakarta tak hanya dikenal sebagai pusat bisnis, tetapi juga surga bagi para pecinta kuliner. Di balik gedung-gedung pencakar langitnya, tersimpan warisan rasa yang telah melegenda selama puluhan tahun, bahkan melintasi generasi. Menjelajahi kuliner legendaris Jakarta adalah seperti napak tilas sejarah melalui cita rasa yang autentik dan tak lekang oleh waktu. Salah satu ikon kuliner Ibu […]

  • Mengenal Berbagai Jenis Paket Umrah: Reguler, Plus, hingga VIP

    Mengenal Berbagai Jenis Paket Umrah: Reguler, Plus, hingga VIP

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Menunaikan ibadah umrah kini semakin mudah dengan beragam pilihan paket yang ditawarkan biro travel. Memahami perbedaan setiap paket, mulai dari Reguler, Plus, hingga VIP, sangat penting agar Anda dapat memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran. Paket Umrah Reguler Paket ini adalah pilihan paling dasar dan ekonomis. Cocok untuk Anda yang memiliki anggaran terbatas […]

  • Sinar Mentari untuk Pertanian Lestari: Pemanfaatan Panel Surya untuk Pompa Air

    Sinar Mentari untuk Pertanian Lestari: Pemanfaatan Panel Surya untuk Pompa Air

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sektor pertanian modern dituntut untuk lebih efisien dan berkelanjutan. Salah satu inovasi yang menjanjikan adalah pemanfaatan energi terbarukan, khususnya panel surya, sebagai sumber daya untuk menggerakkan pompa air. Kombinasi ini tidak hanya mengurangi biaya operasional, tetapi juga mendukung praktik pertanian yang ramah lingkungan. Mengapa Panel Surya Ideal untuk Pompa Air Pertanian? Indonesia, sebagai negara tropis, […]

  • Update Harga Emas Hari Ini: Rabu, 25 Juni 2025 di Logam Mulia

    Update Harga Emas Hari Ini: Rabu, 25 Juni 2025 di Logam Mulia

    • calendar_month Rab, 25 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Bagi Anda yang selalu mengikuti pergerakan pasar logam mulia, hari Rabu, 25 Juni 2025, membawa informasi terbaru mengenai harga emas dan perak dari Logam Mulia. Sebagai acuan investasi yang diminati banyak kalangan, memahami update harga harian menjadi krusial untuk membuat keputusan yang tepat. Menurut data terbaru dari situs resmi Logam Mulia per tanggal 25 Juni […]

  • Gambang Kromong: Orkestra Akulturasi Budaya Tionghoa dan Betawi

    Gambang Kromong: Orkestra Akulturasi Budaya Tionghoa dan Betawi

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Gambang Kromong adalah sebuah orkestra musik tradisional yang menjadi simbol unik dari akulturasi budaya antara Tionghoa dan Betawi di Jakarta. Nama Gambang Kromong sendiri diambil dari dua alat musik utamanya: gambang, alat musik pukul yang terbuat dari bilah-bilah kayu, dan kromong, deretan gong kecil yang disusun secara horizontal. Perpaduan kedua instrumen ini menciptakan harmoni yang […]

  • Ekonomi Kriminalitas: Apakah Kemiskinan Mendorong Tindak Kejahatan?

    Ekonomi Kriminalitas: Apakah Kemiskinan Mendorong Tindak Kejahatan?

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Hubungan antara kemiskinan dan tingkat kejahatan sering dianggap sederhana: orang miskin terpaksa berbuat jahat untuk bertahan hidup. Namun, bidang Ekonomi Kriminalitas menawarkan pandangan yang lebih terstruktur, melihat pelaku kejahatan sebagai individu rasional yang menimbang untung dan rugi. Dipopulerkan oleh pemenang Nobel Gary Becker, pendekatan ini berpendapat bahwa seseorang akan melakukan tindak kejahatan jika ekspektasi keuntungan […]

expand_less