Rabu, 5 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Investasi » Harga Emas Antam Turun Lagi di Akhir Pekan, Jumat 27 Juni 2025

Harga Emas Antam Turun Lagi di Akhir Pekan, Jumat 27 Juni 2025

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
  • visibility 93
  • comment 0 komentar

Memasuki akhir pekan, para investor dan peminat logam mulia disambut dengan kabar penurunan harga emas. Berdasarkan data terbaru dari situs resmi Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Jumat, 27 Juni 2025, pukul 08:34 WIB, harga emas batangan kembali mengalami koreksi.

Tercatat, harga emas Antam hari ini turun sebesar Rp 17.000 per gram dibandingkan dengan harga perdagangan sebelumnya. Dengan penurunan ini, harga per gram emas Antam kini berada di level Rp 1.907.000. Sebelumnya, harga emas Antam dipatok pada angka Rp 1.924.000 per gram.

Penurunan ini dapat menjadi sinyal positif bagi masyarakat yang ingin memulai atau menambah porsi investasi emasnya. Momen koreksi harga seringkali dinantikan oleh para investor untuk mendapatkan emas dengan harga yang lebih terjangkau. Pelemahan harga emas biasanya dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari sentimen pasar global, penguatan nilai tukar dolar, hingga kebijakan moneter bank sentral.

Bagi Anda yang berencana untuk menjual kembali (buyback), penting untuk selalu memantau harga buyback yang juga diperbarui secara berkala di situs resmi Logam Mulia, karena nilainya akan berbeda dengan harga jual.

Uniknya, di saat harga emas mengalami penurunan, harga perak justru menunjukkan sedikit pergerakan naik. Data pada waktu yang sama menunjukkan harga perak naik tipis Rp 50 per gram, menjadi Rp 20.350 per gram.

Bagi calon investor yang tertarik, disarankan untuk selalu melakukan pengecekan harga terkini secara langsung melalui situs resmi Logam Mulia atau mengunjungi Butik Emas Logam Mulia terdekat di kota Anda sebelum melakukan transaksi. Manfaatkan momen ini untuk strategi investasi jangka panjang Anda.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Efektivitas PPATK: Mengukur Kinerja dalam Mencegah Kejahatan Keuangan

    Efektivitas PPATK: Mengukur Kinerja dalam Mencegah Kejahatan Keuangan

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Mencegah dan memberantas kejahatan keuangan bukanlah tugas yang mudah. Namun, efektivitas suatu lembaga seperti PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) dapat diukur melalui berbagai indikator. PPATK terus berupaya meningkatkan kinerjanya, tidak hanya dalam menindak kejahatan yang sudah terjadi, tetapi juga dalam membangun sistem yang lebih tangguh untuk mencegahnya di masa depan. Indikator Kinerja yang […]

  • Angel Investing: Cara Investor Malaikat Memberdayakan Inovator Muda

    Angel Investing: Cara Investor Malaikat Memberdayakan Inovator Muda

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Di balik banyak kisah sukses startup, sering kali ada sosok pahlawan tanpa tanda jasa yang disebut angel investor. Mereka adalah kunci yang membuka pintu bagi para inovator muda untuk mewujudkan ide-ide brilian mereka. Namun, apa sebenarnya angel investing dan mengapa perannya begitu krusial dalam ekosistem inovasi? Angel investor atau “investor malaikat” adalah individu dengan kekayaan […]

  • LMKN dan Etika Bisnis: Menghargai Karya Orang Lain Adalah Kewajiban

    LMKN dan Etika Bisnis: Menghargai Karya Orang Lain Adalah Kewajiban

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Dalam dunia bisnis, etika seringkali menjadi penentu keberhasilan jangka panjang. Di industri kreatif, etika bisnis memiliki makna yang sangat mendalam, terutama terkait dengan hak cipta. Di sinilah peran Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) menjadi sangat vital. Lebih dari sekadar urusan hukum, membayar royalti melalui LMKN adalah wujud dari etika bisnis yang menghargai jerih payah para […]

  • Tari Caci: Pertarungan Seni dan Keberanian dari Manggarai

    Tari Caci: Pertarungan Seni dan Keberanian dari Manggarai

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Tari Caci adalah sebuah tarian tradisional yang berasal dari Suku Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Uniknya, tarian ini bukanlah tarian biasa, melainkan sebuah tarian perang yang menampilkan pertarungan antara dua orang penari dengan menggunakan cambuk dan perisai. Pertunjukan ini bukan sekadar adu fisik, melainkan juga simbolisasi keberanian, sportivitas, dan kebersamaan, yang menjadi bagian penting dari adat […]

  • Mengatasi Kesepian Saat Beribadah Jauh dari Keluarga

    Mengatasi Kesepian Saat Beribadah Jauh dari Keluarga

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Melaksanakan ibadah Umrah atau Haji, terutama bagi yang pertama kali atau pergi sendirian, seringkali memunculkan perasaan kesepian. Jauh dari keluarga dan orang-orang terdekat di tengah keramaian jutaan orang bisa menjadi tantangan emosional. Namun, momen ini justru bisa diubah menjadi kesempatan untuk meningkatkan kedekatan spiritual. 1. Ubah Fokus dari Diri ke Ibadah Langkah pertama mengatasi kesepian […]

  • Peran Cadangan Devisa dalam Menjaga Stabilitas Kurs Mata Uang

    Peran Cadangan Devisa dalam Menjaga Stabilitas Kurs Mata Uang

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Dalam perekonomian modern, kurs mata uang memiliki peran sentral dalam menentukan daya beli suatu negara dan daya saing ekspor-impornya. Fluktuasi kurs yang tidak terkendali dapat menciptakan ketidakpastian dan mengganggu stabilitas ekonomi. Di sinilah cadangan devisa memainkan peran krusial sebagai “benteng” pertahanan sebuah negara. Apa Itu Cadangan Devisa? Cadangan devisa adalah aset-aset dalam mata uang asing […]

expand_less