Rabu, 22 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Bika Ambon: Kue Berserat yang Bukan Berasal dari Ambon

Bika Ambon: Kue Berserat yang Bukan Berasal dari Ambon

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
  • visibility 93
  • comment 0 komentar

Mendengar namanya, orang mungkin langsung mengira Bika Ambon berasal dari kota Ambon. Namun, siapa sangka, kue dengan tekstur unik dan rasa manis legit ini justru merupakan ikon kuliner khas Medan, Sumatera Utara. Teka-teki asal-usul namanya memang menjadi daya tarik tersendiri, menambah misteri pada kelezatan kue berserat ini yang telah memikat banyak lidah.

Bika Ambon dikenal dengan ciri khasnya: serat-serat halus yang terbentuk di dalamnya, menyerupai sarang lebah, dan tekstur yang kenyal namun lembut. Kue ini terbuat dari bahan-bahan sederhana seperti tepung tapioka, santan, telur, gula, dan ragi. Proses pembuatannya pun cukup panjang dan memerlukan kesabaran, terutama dalam tahap fermentasi adonan yang berperan penting dalam menciptakan serat-serat sempurna.

Ada beberapa teori mengenai asal nama “Bika Ambon”. Salah satu yang paling populer menyebutkan bahwa nama “Ambon” diambil dari Jalan Ambon di Medan, tempat pertama kali kue ini dijual dan menjadi populer. Teori lain mengaitkan nama tersebut dengan rempah-rempah yang digunakan, seperti vanila, yang dulu banyak diperdagangkan melalui pelabuhan Ambon. Apapun asal-usul namanya, yang jelas Bika Ambon telah menjadi identitas kuliner Medan yang tak terbantahkan.

Kelezatan Bika Ambon tak hanya terletak pada teksturnya yang unik, tetapi juga pada rasa manis gurihnya yang pas, seringkali diperkaya dengan aroma pandan, durian, atau moka. Kue ini menjadi oleh-oleh wajib bagi wisatawan yang berkunjung ke Medan, sekaligus hidangan istimewa dalam berbagai acara keluarga.

Bika Ambon adalah bukti bagaimana sebuah hidangan dapat memiliki cerita yang menarik di balik namanya, sambil tetap menjadi simbol kebanggaan daerah. Ia adalah mahakarya kuliner yang melampaui batas geografis namanya, menyatukan banyak orang dalam kenikmatan setiap gigitan kue berserat yang memukau ini.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DeFi (Decentralized Finance): Memahami Revolusi Keuangan Tanpa Bank

    DeFi (Decentralized Finance): Memahami Revolusi Keuangan Tanpa Bank

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda membayangkan sebuah sistem keuangan yang beroperasi penuh tanpa campur tangan bank atau lembaga terpusat lainnya? Inilah konsep revolusioner yang diusung oleh DeFi (Decentralized Finance) atau Keuangan Terdesentralisasi. DeFi adalah sebuah ekosistem aplikasi keuangan yang dibangun di atas teknologi blockchain, yang bertujuan untuk menciptakan sistem finansial yang lebih terbuka, transparan, dan dapat diakses oleh […]

  • Tanaman Tahan Kekeringan: Jawaban Bioteknologi untuk Perubahan Iklim

    Tanaman Tahan Kekeringan: Jawaban Bioteknologi untuk Perubahan Iklim

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Perubahan iklim menjadi tantangan global yang sangat nyata, termasuk di Indonesia. Kekeringan yang berkepanjangan semakin sering terjadi, mengancam hasil panen dan ketahanan pangan. Dalam menghadapi situasi ini, bioteknologi menawarkan harapan melalui pengembangan tanaman tahan kekeringan. Inovasi ini menjadi jawaban penting untuk menjaga produktivitas pertanian di tengah kondisi iklim yang tidak menentu. Memanfaatkan Gen untuk Ketahanan […]

  • Pengalaman Umrah di Tengah Pandemi

    Pengalaman Umrah di Tengah Pandemi

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Pandemi COVID-19 mengubah banyak aspek kehidupan, termasuk ibadah umrah. Meski dibatasi dan diiringi protokol kesehatan ketat, pengalaman “haji kecil” di tengah pandemi justru membawa hikmah tersendiri yang jarang ditemui sebelumnya. Keberangkatan umrah pada masa ini menjadi bukti cinta dan rindu yang kuat kepada Baitullah. Kekhusyukan yang Tak Terduga Sebelum pandemi, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi […]

  • Membongkar Modus Pencucian Uang: Bagaimana PPATK Mengidentifikasinya?

    Membongkar Modus Pencucian Uang: Bagaimana PPATK Mengidentifikasinya?

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Pencucian uang adalah upaya menyamarkan asal-usul dana hasil tindak pidana agar tampak legal. Para pelaku terus mengembangkan modus operandi yang semakin canggih. Lantas, bagaimana PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) berhasil membongkar praktik kotor ini? Kuncinya terletak pada analisis mendalam terhadap laporan transaksi keuangan dan pemahaman akan berbagai modus pencucian uang. Mengenali Pola Transaksi […]

  • Strategi Komunikasi dengan Keluarga di Indonesia Saat Umrah

    Strategi Komunikasi dengan Keluarga di Indonesia Saat Umrah

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Perjalanan umrah adalah momen suci yang tak terlupakan. Namun, jauh dari keluarga di Tanah Air bisa menimbulkan kerinduan. Menjaga komunikasi yang lancar dengan keluarga di Indonesia menjadi sangat penting agar mereka merasa tenang dan Anda bisa fokus beribadah. Berikut adalah beberapa strategi efektif untuk berkomunikasi dengan keluarga selama umrah. 1. Pilihan Kartu SIM Lokal atau […]

  • Oligopoli dan Perang Harga: Mengapa Harga Kuota Sering Banting Harga?

    Oligopoli dan Perang Harga: Mengapa Harga Kuota Sering Banting Harga?

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Dalam pasar yang didominasi oleh beberapa pemain besar, seperti industri telekomunikasi, kita sering menyaksikan fenomena yang dikenal sebagai perang harga (price war). Ini adalah situasi di mana perusahaan-perusahaan saling berlomba menurunkan harga produk mereka untuk menarik pelanggan dari pesaing. Fenomena ini adalah ciri khas dari pasar oligopoli, di mana persaingan sangat ketat dan setiap keputusan […]

expand_less