Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Jajanan Pasar: Harta Karun Kuliner yang Terancam Punah

Jajanan Pasar: Harta Karun Kuliner yang Terancam Punah

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
  • visibility 136
  • comment 0 komentar

Di tengah gempuran makanan cepat saji dan kudapan modern, jajanan pasar tetap memancarkan pesonanya sebagai harta karun kuliner Indonesia yang tak ternilai. Lebih dari sekadar camilan, jajanan pasar adalah cerminan dari kekayaan budaya, tradisi, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Namun, di balik kelezatannya, tersimpan kekhawatiran akan nasibnya yang semakin terancam punah.

Dari klepon dengan isian gula merah yang meleleh di lidah, wingko babat yang legit, hingga getuk yang lembut, setiap jajanan pasar memiliki cerita dan ciri khasnya sendiri. Bahan-bahan alami seperti tepung beras, singkong, ketan, kelapa, dan gula aren diolah dengan cara tradisional, menciptakan rasa otentik yang sulit ditemukan pada makanan modern. Warna-warni cerah dari kue lapis atau cenil bukan berasal dari pewarna sintetis, melainkan dari ekstrak pandan, suji, atau buah-buahan alami.

Namun, keberadaan jajanan pasar semakin terdesak. Generasi muda kurang akrab dengannya, dan para pembuatnya yang mayoritas adalah generasi tua, kesulitan menemukan penerus. Selain itu, proses pembuatan yang seringkali memakan waktu dan tenaga, serta keuntungan yang tidak seberapa, membuat banyak penjual beralih ke usaha lain.

Penting bagi kita untuk menyadari bahwa melestarikan jajanan pasar berarti menjaga identitas kuliner bangsa. Upaya promosi, inovasi dalam penyajian, serta edukasi kepada masyarakat, terutama generasi muda, adalah kunci. Mari kita bersama-sama menghargai dan mendukung para penjual jajanan pasar, agar harta karun kuliner ini tidak hanya menjadi kenangan, tetapi tetap hidup dan terus dinikmati oleh generasi mendatang.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengamankan Dunia: Pengendalian Senjata Nuklir dan Stok Uranium Global

    Mengamankan Dunia: Pengendalian Senjata Nuklir dan Stok Uranium Global

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Di dunia yang masih memiliki ribuan hulu ledak nuklir, pengendalian senjata nuklir dan pengawasan ketat terhadap stok uranium global menjadi pilar utama untuk mencegah bencana. Keduanya adalah dua sisi dari mata uang yang sama dalam upaya menjaga keamanan global, yaitu memastikan senjata paling berbahaya di dunia dan bahan bakunya tidak pernah digunakan. Upaya pengendalian senjata […]

  • Akulturasi Rasa: Jejak Kuliner Arab dan India dalam Masakan Nusantara

    Akulturasi Rasa: Jejak Kuliner Arab dan India dalam Masakan Nusantara

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Indonesia sejak lama dikenal sebagai titik temu berbagai peradaban dunia. Selain rempah-rempah aslinya, kekayaan rasa masakan Nusantara banyak dipengaruhi oleh kedatangan para pedagang dari Arab dan India berabad-abad silam. Pengaruh ini tidak hanya membawa bahan baru, tetapi juga teknik memasak yang mengubah wajah kuliner Indonesia menjadi lebih kaya dan berkarakter. Pengaruh India sangat kental terasa […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini 8 Juli 2025 Naik Rp5.000, Tren Penguatan Berlanjut?

    Harga Emas Antam Hari Ini 8 Juli 2025 Naik Rp5.000, Tren Penguatan Berlanjut?

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jakarta, Indonesia – Harga emas batangan yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan taringnya pada perdagangan hari ini, Selasa, 8 Juli 2025. Setelah stabil di akhir pekan, harga logam mulia hari ini dibuka dengan kenaikan yang cukup signifikan, memberikan sinyal positif bagi para investor. Berdasarkan data terbaru dari situs resmi Logam Mulia […]

  • Efek Veblen: Mengapa Harga Barang Mewah Semakin Mahal Saat Diminati?

    Efek Veblen: Mengapa Harga Barang Mewah Semakin Mahal Saat Diminati?

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Di dunia ekonomi, kita mengenal hukum dasar penawaran dan permintaan: ketika permintaan suatu barang naik, harganya akan cenderung naik hingga mencapai titik keseimbangan. Namun, ada satu fenomena menarik yang berlaku pada barang-barang mewah. Alih-alih mencapai titik jenuh, harga barang-barang ini justru semakin melambung tinggi seiring dengan meningkatnya minat pembeli. Fenomena ini dikenal sebagai Efek Veblen. […]

  • Seni Kriya Kulit Manding: Kualitas dan Keindahan dari Yogyakarta

    Seni Kriya Kulit Manding: Kualitas dan Keindahan dari Yogyakarta

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Desa Manding, yang terletak di Bantul, Yogyakarta, telah lama dikenal sebagai sentra kerajinan kulit. Sejak puluhan tahun lalu, desa ini menjadi pusat bagi para pengrajin kulit untuk berkreasi, menghasilkan berbagai produk berkualitas tinggi yang tidak hanya populer di Indonesia, tetapi juga di pasar internasional. Keindahan dan kekuatan produk kulit dari Manding terletak pada perpaduan antara […]

  • Investasi Bertanggung Jawab (SRI): Raih Keuntungan Sambil Berdampak Positif

    Investasi Bertanggung Jawab (SRI): Raih Keuntungan Sambil Berdampak Positif

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Di era modern ini, kesadaran akan isu lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG) semakin meningkat. Hal ini juga merambah dunia investasi, melahirkan konsep Investasi Bertanggung Jawab atau Sustainable and Responsible Investing (SRI). SRI bukan sekadar tren, melainkan sebuah pendekatan investasi yang mempertimbangkan faktor-faktor etika dan keberlanjutan selain potensi keuntungan finansial. Apa Itu Investasi Bertanggung […]

expand_less