Jumat, 6 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Proses di Balik Terasi: Bumbu “Busuk” yang Menggugah Selera

Proses di Balik Terasi: Bumbu “Busuk” yang Menggugah Selera

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
  • visibility 64
  • comment 0 komentar

Terasi, si bumbu mungil berwarna kehitaman dengan aroma tajam yang khas, seringkali menjadi bahan perdebatan. Sebagian orang mungkin menganggapnya “busuk” karena baunya yang menyengat, namun bagi para pencinta kuliner Indonesia, terasi adalah rahasia di balik cita rasa menggugah selera pada banyak hidangan. Lebih dari sekadar penambah rasa, terasi adalah hasil dari sebuah proses tradisional yang unik, mengubah udang rebon atau ikan kecil menjadi bumbu ajaib.

Proses pembuatan terasi adalah sebuah seni fermentasi yang telah diwariskan turun-temurun. Dimulai dengan pemilihan bahan baku segar, biasanya udang rebon atau ikan-ikan kecil, yang kemudian dicuci bersih. Setelah itu, bahan baku dicampur dengan garam, sebuah langkah krusial untuk memulai proses fermentasi sekaligus sebagai pengawet alami.

Campuran ini kemudian dijemur di bawah sinar matahari selama beberapa hari. Penjemuran tidak hanya mengurangi kadar air, tetapi juga membantu proses fermentasi. Selama penjemuran, adonan terasi akan dihancurkan atau digiling, lalu dibentuk menjadi balok-balok padat. Proses penjemuran dan penggilingan ini bisa diulang beberapa kali, tergantung pada kualitas terasi yang diinginkan. Semakin lama proses fermentasi dan penjemuran, semakin pekat aroma dan warnanya, serta semakin kaya rasa umaminya.

Meskipun aromanya kuat saat mentah, ketika terasi dimasak—biasanya dengan cara dibakar atau digoreng sebentar—ia akan melepaskan profil rasa umami yang mendalam, asin, dan sedikit manis. Terasi menjadi bintang dalam sambal, tumisan sayur, nasi goreng, bahkan berbagai masakan berkuah. Ini membuktikan bahwa di balik penampilan dan aroma yang mungkin menipu, terasi adalah bumbu esensial yang memberikan karakter unik dan kelezatan tak tergantikan pada masakan Indonesia. Terasi adalah bukti nyata bagaimana kearifan lokal mampu mengubah bahan sederhana menjadi mahakarya kuliner.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tips Memilih Villa Private Pool di Bali Sesuai Budget Anda

    Tips Memilih Villa Private Pool di Bali Sesuai Budget Anda

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Bali, surga tropis yang memikat, menawarkan berbagai pilihan akomodasi, termasuk villa dengan private pool yang menjanjikan privasi dan kemewahan. Namun, dengan banyaknya opsi yang tersedia, memilih villa yang tepat sesuai budget bisa menjadi tantangan. Berikut beberapa tips cerdas untuk membantu Anda: 1. Tentukan Budget Maksimal Anda: Langkah pertama yang krusial adalah menetapkan anggaran maksimal yang […]

  • Nganggung: Tradisi Kebersamaan Masyarakat Bangka Belitung

    Nganggung: Tradisi Kebersamaan Masyarakat Bangka Belitung

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Di Kepulauan Bangka Belitung, semangat gotong royong dan kebersamaan tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan dalam sebuah tradisi indah bernama Nganggung. Tradisi ini adalah wujud nyata dari silahturahmi dan kepedulian sosial, di mana masyarakat berkumpul membawa makanan dari rumah masing-masing untuk dinikmati bersama-sama. Keunikan tradisi Nganggung terletak pada prosesinya. Setiap keluarga akan membawa sebuah nampan […]

  • Peran BUMN dalam Perekonomian: Antara Agen Pembangunan dan Mesin Profit

    Peran BUMN dalam Perekonomian: Antara Agen Pembangunan dan Mesin Profit

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memegang peran unik dan sentral dalam perekonomian Indonesia. Keberadaannya sering kali berada di persimpangan antara dua mandat utama yang terkadang saling bertentangan: sebagai agen pembangunan yang melayani kepentingan publik dan sebagai mesin profit yang harus efisien dan menyumbang pendapatan bagi negara. Sebagai agen pembangunan, BUMN menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk […]

  • Kawah Rengganis Ciwidey: Pemandian Lumpur Belerang Alami yang Menghangatkan

    Kawah Rengganis Ciwidey: Pemandian Lumpur Belerang Alami yang Menghangatkan

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Kawah Rengganis, yang berlokasi di Ciwidey, Bandung Selatan, adalah destinasi wisata alam unik yang menawarkan pengalaman relaksasi yang berbeda. Berada di tengah hutan yang rimbun dan sejuk, tempat ini dikenal sebagai pemandian air panas dan lumpur belerang alami yang dipercaya memiliki khasiat untuk kesehatan kulit. Kawah Rengganis menjadi pilihan sempurna bagi Anda yang ingin memanjakan […]

  • Diamond Beach & Atuh Beach: Dua Sisi Surga di Bagian Timur Nusa Penida

    Diamond Beach & Atuh Beach: Dua Sisi Surga di Bagian Timur Nusa Penida

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Bagian timur Nusa Penida dikenal akan lanskapnya yang dramatis dan pantai-pantai yang menakjubkan. Di antara permata tersembunyi di sisi pulau ini, Diamond Beach dan Atuh Beach menonjol sebagai dua surga yang menawarkan pengalaman yang berbeda namun sama-sama memukau. Keduanya layak untuk dijelajahi dan menjadi bukti keindahan Nusa Penida Timur. Diamond Beach: Keindahan yang Baru Tersingkap […]

  • Crowdfunding: Alternatif Pendanaan untuk Proyek Kreatif

    Crowdfunding: Alternatif Pendanaan untuk Proyek Kreatif

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Bagi banyak seniman, musisi, filmmaker, atau inovator, tantangan terbesar bukanlah kekurangan ide, melainkan keterbatasan dana. Gagasan brilian sering kali terhenti karena sulitnya mengakses sumber modal konvensional. Di sinilah crowdfunding atau urun dana hadir sebagai alternatif pendanaan yang demokratis dan ampuh, khususnya untuk proyek kreatif. Crowdfunding adalah metode penggalangan dana dari sejumlah besar orang (disebut backers […]

expand_less