Jumat, 1 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Kurva Phillips: Adakah Hubungan Terbalik Antara Inflasi dan Pengangguran?

Kurva Phillips: Adakah Hubungan Terbalik Antara Inflasi dan Pengangguran?

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
  • visibility 114
  • comment 0 komentar

Dalam dunia kebijakan ekonomi, salah satu perdebatan paling klasik adalah hubungan antara inflasi dan pengangguran. Teori fundamental yang membahas dilema ini adalah Kurva Phillips. Diperkenalkan oleh ekonom A.W. Phillips, teori ini pada awalnya menunjukkan adanya hubungan terbalik yang stabil antara tingkat inflasi dan tingkat pengangguran.

Secara sederhana, Kurva Phillips menyatakan bahwa untuk mencapai tingkat pengangguran yang lebih rendah, sebuah negara mungkin harus menerima tingkat inflasi yang lebih tinggi, dan sebaliknya. Logikanya, ketika pemerintah atau bank sentral mendorong pertumbuhan ekonomi untuk mengurangi pengangguran, permintaan agregat akan meningkat. Perusahaan akan merekrut lebih banyak pekerja, namun permintaan yang kuat ini juga akan mendorong kenaikan upah dan harga barang, yang memicu inflasi.

Namun, apakah hubungan ini masih relevan? Pengalaman sejarah, terutama pada era 1970-an, menantang teori ini. Dunia menyaksikan fenomena stagflasi, di mana tingkat inflasi dan pengangguran sama-sama tinggi, sesuatu yang seharusnya tidak mungkin menurut Kurva Phillips versi awal. Para ekonom kemudian menyadari peran krusial dari ekspektasi inflasi.

Pada praktiknya, hubungan terbalik ini lebih sering berlaku dalam jangka pendek. Jika masyarakat dan pekerja mulai mengantisipasi inflasi tinggi di masa depan, mereka akan menuntut kenaikan upah yang lebih tinggi, yang dapat menghilangkan “keuntungan” inflasi dalam mengurangi pengangguran. Akibatnya, dalam jangka panjang, banyak ekonom percaya bahwa Kurva Phillips berbentuk vertikal pada tingkat pengangguran alamiah.

Jadi, adakah hubungan terbalik? Ya, namun hanya sebagai sebuah trade-off jangka pendek bagi para pembuat kebijakan. Kurva Phillips tetap menjadi alat analisis penting, namun dengan pemahaman bahwa ia bukanlah hukum besi, melainkan sebuah hubungan dinamis yang sangat dipengaruhi oleh ekspektasi publik.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasar Derivatif: Memahami Kontrak Berjangka dan Opsi

    Pasar Derivatif: Memahami Kontrak Berjangka dan Opsi

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Bagi investor yang sudah berpengalaman, pasar derivatif menawarkan instrumen canggih untuk tujuan lindung nilai (hedging) maupun spekulasi. Secara sederhana, derivatif adalah kontrak finansial yang nilainya diturunkan dari aset dasar lain, seperti saham, obligasi, komoditas, atau mata uang. Dua produk yang paling populer di pasar derivatif adalah kontrak berjangka (futures) dan opsi (options). Meskipun sering disebut […]

  • Smart Grid: Jaringan Listrik Cerdas untuk Masa Depan Energi Terbarukan Indonesia

    Smart Grid: Jaringan Listrik Cerdas untuk Masa Depan Energi Terbarukan Indonesia

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar, mulai dari tenaga surya, angin, air, hingga panas bumi. Namun, untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber-sumber energi bersih ini, diperlukan infrastruktur jaringan listrik yang modern dan adaptif. Inilah peran krusial dari smart grid atau jaringan listrik cerdas. Smart grid bukan sekadar jaringan transmisi dan distribusi listrik biasa. Ia memanfaatkan […]

  • Viral di Jogja: Kekasih Driver Shopee Food Dianiaya Customer Karena Telat 5 Menit, Begini Kronologi Lengkapnya

    Viral di Jogja: Kekasih Driver Shopee Food Dianiaya Customer Karena Telat 5 Menit, Begini Kronologi Lengkapnya

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 109
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA – Media sosial dihebohkan oleh sebuah video yang menunjukkan insiden penganiayaan terhadap kekasih seorang driver Shopee Food di Godean, Sleman, Yogyakarta. Peristiwa yang terjadi pada Kamis malam, 3 Juli 2025, ini menjadi puncak kemarahan publik dan memicu aksi solidaritas masif dari ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Kota Gudeg. Kasus ini kembali menyorot risiko […]

  • Sistem Prediksi Bencana Berbasis AI dan Sensor: Mitigasi Risiko di Indonesia

    Sistem Prediksi Bencana Berbasis AI dan Sensor: Mitigasi Risiko di Indonesia

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Indonesia, dengan kondisi geografisnya yang rawan bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, banjir, dan tanah longsor, sangat membutuhkan solusi mitigasi yang efektif. Pengembangan sistem prediksi bencana berbasis AI dan sensor menawarkan harapan baru untuk meningkatkan kewaspadaan dini, mengurangi risiko, dan melindungi masyarakat. Sistem prediksi bencana modern memanfaatkan jaringan sensor yang tersebar di berbagai lokasi untuk […]

  • Genomic Sequencing: Membuka Pintu Menuju Perawatan Kesehatan yang Dipersonalisasi

    Genomic Sequencing: Membuka Pintu Menuju Perawatan Kesehatan yang Dipersonalisasi

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Di era kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pemahaman kita tentang biologi manusia semakin mendalam. Salah satu terobosan paling revolusioner adalah genomic sequencing, sebuah proses yang memungkinkan para ilmuwan untuk membaca dan menganalisis keseluruhan informasi genetik (genom) seseorang. Teknologi ini bukan hanya menjadi alat penelitian yang canggih, tetapi juga membuka jalan bagi era baru perawatan kesehatan […]

  • Tradisi Sasi: Kearifan Lokal Maluku dalam Menjaga Alam

    Tradisi Sasi: Kearifan Lokal Maluku dalam Menjaga Alam

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Di tengah kekayaan alam Indonesia, tersimpan kearifan lokal yang tak lekang oleh waktu, salah satunya adalah Tradisi Sasi dari Maluku. Sasi merupakan sebuah praktik adat yang mengatur pemanfaatan sumber daya alam, baik di laut maupun di darat, sebagai bentuk nyata upaya menjaga alam. Tradisi ini menjadi bukti bahwa masyarakat Maluku telah menerapkan konsep konservasi jauh […]

expand_less