Jangan Sampai Jadi Korban! Cara Mudah Membedakan Uang Asli dan Palsu di Indonesia
- account_circle Muhamad Fatoni
- calendar_month Sen, 18 Agu 2025
- visibility 15
- comment 0 komentar

Perputaran uang tunai yang tinggi di Indonesia membuat risiko peredaran uang palsu juga meningkat. Menjadi korban penipuan uang palsu bisa sangat merugikan. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk memiliki pengetahuan dasar tentang cara membedakan uang asli dan palsu. Dengan kewaspadaan dan pemahaman yang tepat, kita dapat melindungi diri dari kerugian finansial akibat uang palsu.
Cara Sederhana Membedakan Uang Asli dan Palsu
Bank Indonesia (BI) secara rutin mengedukasi masyarakat tentang ciri-ciri keaslian Rupiah melalui metode 3D: Dilihat, Diraba, Diterawang. Metode ini mudah dipraktikkan oleh siapa saja:
Dilihat:
Warna dan Desain: Perhatikan warna uang. Uang palsu seringkali memiliki warna yang pudar atau tidak sesuai dengan warna asli. Perhatikan juga desain gambar utama dan gambar lainnya, apakah terlihat jelas dan tajam.
Benang Pengaman: Pada uang kertas asli terdapat benang pengaman yang tertanam di dalam kertas atau terlihat seperti garis putus-putus yang akan terlihat utuh jika diterawangkan. Pada uang palsu, benang pengaman biasanya hanya berupa garis sablon.
Gambar Tersembunyi (Rectoverso): Pada uang kertas asli terdapat gambar tersembunyi berupa logo BI yang akan terlihat utuh jika diterawangkan dari sudut pandang tertentu.
Tinta Berubah Warna (Optical Variable Ink): Pada pecahan tertentu, terdapat gambar atau angka yang warnanya dapat berubah jika dilihat dari sudut pandang yang berbeda.
Gambar Tersembunyi Multi Warna (Latent Image): Pada pecahan tertentu, terdapat gambar tersembunyi yang hanya bisa dilihat dengan melihat uang dari sudut tertentu.
Diraba:
Tekstur Kasar: Uang kertas asli memiliki tekstur yang terasa kasar jika diraba, terutama pada bagian gambar utama, angka nominal, dan tulisan “BANK INDONESIA”. Uang palsu biasanya terasa lebih halus atau licin.
Kode Tuna Netra (Blind Code): Pada uang kertas asli terdapat kode khusus berupa garis timbul yang dapat diraba oleh penyandang tunanetra.
Diterawang:
Gambar Watermark (Tanda Air): Terawang uang kertas ke arah cahaya untuk melihat gambar pahlawan dan ornamen tertentu sebagai tanda air. Gambar ini terlihat lebih terang atau lebih gelap dari bagian kertas lainnya.
Gambar Saling Mengisi (Rectoverso): Seperti yang disebutkan di bagian “Dilihat”, logo BI akan terlihat utuh jika diterawangkan.
Tindakan Jika Menemukan Uang yang Dicurigai Palsu
Jangan Panik: Tetap tenang dan jangan mencoba mengedarkan uang yang Anda curigai palsu.
Laporkan ke Pihak Berwajib atau Bank: Segera laporkan temuan uang yang Anda curigai palsu ke kantor polisi terdekat atau ke bank. Pihak berwenang akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Berikan Informasi yang Anda Ketahui: Jika Anda mengetahui dari mana uang tersebut berasal, berikan informasi tersebut kepada pihak berwajib.
Dengan membiasakan diri melakukan metode 3D dan mengetahui tindakan yang tepat jika menemukan uang yang dicurigai palsu, kita dapat membantu memberantas peredaran uang palsu di Indonesia dan melindungi diri dari kerugian. Selalu berhati-hati dalam setiap transaksi tunai.
- Penulis: Muhamad Fatoni
Saat ini belum ada komentar