Penipuan Tiket Konser Palsu: Jangan Tergiur Penjualan di Media Sosial
- account_circle Muhamad Fatoni
- calendar_month 12 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar

Demam konser musisi internasional seringkali membuat penggemar kehilangan logika demi mendapatkan tiket impian. Kondisi sold out atau habisnya tiket di situs resmi menjadi celah empuk bagi para pelaku kejahatan siber untuk melancarkan penipuan tiket konser palsu. Modus ini paling marak ditemukan di media sosial seperti X (Twitter), Instagram, dan Facebook, di mana penipu menyamar sebagai penggemar yang “terpaksa menjual tiketnya.”
Penipu biasanya menggunakan taktik psikologis dengan menawarkan harga yang terlihat wajar atau sedikit di atas harga resmi (namun tetap di bawah harga scalper gila-gilaan) untuk menarik perhatian. Mereka seringkali memiliki profil yang terlihat meyakinkan, lengkap dengan testimoni palsu atau bukti pembelian yang telah disunting menggunakan perangkat lunak desain.
Waspadai Taktik Licik Penipu Tiket
Sebelum Anda mentransfer uang, kenali tanda-tanda bahaya berikut agar tidak menjadi korban “tiket zonk”:
Harga Terlalu Menggiurkan: Jika semua orang menjual dengan harga tinggi namun satu akun menawarkan harga miring dengan alasan “butuh uang cepat”, Anda patut curiga.
Menghindari Rekening Bersama (Rekber): Penipu biasanya menolak menggunakan jasa pihak ketiga atau platform e-commerce untuk transaksi. Mereka akan mendesak transfer langsung ke rekening pribadi atau e-wallet.
Bukti Pembayaran Hasil Edit: Foto tiket atau email konfirmasi seringkali terlihat buram atau memiliki jenis huruf (font) yang tidak konsisten pada bagian nama dan nomor pesanan.
Tekanan Waktu: Pelaku akan mengatakan bahwa ada banyak orang lain yang mengantre, memaksa Anda mengambil keputusan cepat tanpa sempat melakukan verifikasi.
Tips Aman Berburu Tiket Konser
Prioritaskan Jalur Resmi: Selalu usahakan membeli dari promotor atau mitra penjualan tiket resmi.
Gunakan Sistem COD atau Rekber: Jika harus membeli dari tangan kedua, ajak bertemu langsung (Cash on Delivery) di tempat umum atau gunakan layanan rekening bersama yang tepercaya.
Cek Rekening di Situs Lapor: Sebelum transfer, periksa nomor rekening penjual di situs seperti cekrekening.id untuk melihat apakah pernah dilaporkan melakukan penipuan.
Minta Bukti Video: Mintalah penjual merekam layar (bukan screenshot) saat membuka email konfirmasi atau aplikasi tiket dengan menyebutkan nama Anda.
Kesenangan menonton idola jangan sampai berujung duka finansial. Tetap waspada dan jangan biarkan rasa antusias menumpulkan kewaspadaan Anda terhadap penipuan di media sosial.
- Penulis: Muhamad Fatoni

Saat ini belum ada komentar