Kamis, 19 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Edukasi » Penipuan Tiket Konser Palsu: Jangan Tergiur Penjualan di Media Sosial

Penipuan Tiket Konser Palsu: Jangan Tergiur Penjualan di Media Sosial

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month 12 menit yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar

Demam konser musisi internasional seringkali membuat penggemar kehilangan logika demi mendapatkan tiket impian. Kondisi sold out atau habisnya tiket di situs resmi menjadi celah empuk bagi para pelaku kejahatan siber untuk melancarkan penipuan tiket konser palsu. Modus ini paling marak ditemukan di media sosial seperti X (Twitter), Instagram, dan Facebook, di mana penipu menyamar sebagai penggemar yang “terpaksa menjual tiketnya.”

Penipu biasanya menggunakan taktik psikologis dengan menawarkan harga yang terlihat wajar atau sedikit di atas harga resmi (namun tetap di bawah harga scalper gila-gilaan) untuk menarik perhatian. Mereka seringkali memiliki profil yang terlihat meyakinkan, lengkap dengan testimoni palsu atau bukti pembelian yang telah disunting menggunakan perangkat lunak desain.

 

Waspadai Taktik Licik Penipu Tiket

Sebelum Anda mentransfer uang, kenali tanda-tanda bahaya berikut agar tidak menjadi korban “tiket zonk”:

Harga Terlalu Menggiurkan: Jika semua orang menjual dengan harga tinggi namun satu akun menawarkan harga miring dengan alasan “butuh uang cepat”, Anda patut curiga.

Menghindari Rekening Bersama (Rekber): Penipu biasanya menolak menggunakan jasa pihak ketiga atau platform e-commerce untuk transaksi. Mereka akan mendesak transfer langsung ke rekening pribadi atau e-wallet.

Bukti Pembayaran Hasil Edit: Foto tiket atau email konfirmasi seringkali terlihat buram atau memiliki jenis huruf (font) yang tidak konsisten pada bagian nama dan nomor pesanan.

Tekanan Waktu: Pelaku akan mengatakan bahwa ada banyak orang lain yang mengantre, memaksa Anda mengambil keputusan cepat tanpa sempat melakukan verifikasi.

Tips Aman Berburu Tiket Konser

Prioritaskan Jalur Resmi: Selalu usahakan membeli dari promotor atau mitra penjualan tiket resmi.

Gunakan Sistem COD atau Rekber: Jika harus membeli dari tangan kedua, ajak bertemu langsung (Cash on Delivery) di tempat umum atau gunakan layanan rekening bersama yang tepercaya.

Cek Rekening di Situs Lapor: Sebelum transfer, periksa nomor rekening penjual di situs seperti cekrekening.id untuk melihat apakah pernah dilaporkan melakukan penipuan.

Minta Bukti Video: Mintalah penjual merekam layar (bukan screenshot) saat membuka email konfirmasi atau aplikasi tiket dengan menyebutkan nama Anda.

Kesenangan menonton idola jangan sampai berujung duka finansial. Tetap waspada dan jangan biarkan rasa antusias menumpulkan kewaspadaan Anda terhadap penipuan di media sosial.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Web3.0 dan Metaverse: Masa Depan Internet Terdesentralisasi

    Web3.0 dan Metaverse: Masa Depan Internet Terdesentralisasi

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Saat kita berbicara tentang masa depan internet, dua istilah yang paling sering muncul adalah Web3.0 dan Metaverse. Meskipun sering dibahas bersamaan, keduanya merujuk pada konsep yang berbeda namun saling melengkapi. Jika Web3.0 adalah fondasi infrastruktur baru untuk internet, maka Metaverse adalah dunia imersif yang dibangun di atasnya. Memahami Web3.0: Era Baru Kepemilikan Digital Web3.0, atau […]

  • Benih Hibrida Super: Inovasi untuk Produksi Pangan yang Lebih Tinggi

    Benih Hibrida Super: Inovasi untuk Produksi Pangan yang Lebih Tinggi

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Di tengah tuntutan untuk memenuhi kebutuhan pangan yang terus meningkat, pertanian tidak bisa lagi mengandalkan cara-cara lama. Inovasi menjadi kunci, dan salah satu terobosan paling signifikan adalah pengembangan benih hibrida super. Benih ini bukan sekadar benih biasa, melainkan hasil pemuliaan genetik yang cerdas, dirancang untuk memberikan produksi pangan yang lebih tinggi dan kualitas yang lebih […]

  • Mengapa Penipu Berhasil Memanipulasi Korbannya?

    Mengapa Penipu Berhasil Memanipulasi Korbannya?

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Penipuan digital terus meningkat dengan berbagai modus yang semakin canggih. Meskipun kita sering merasa cukup cerdas untuk menghindari tipu daya ini, nyatanya banyak orang yang tetap menjadi korban. Mengapa penipu begitu lihai dalam memanipulasi kita? Jawabannya terletak pada pemahaman mereka terhadap psikologi manusia. Taktik Psikologis yang Dimainkan Penipu Penipu tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga […]

  • Perdagangan Karbon: Mekanisme Pasar Efektif untuk Mengendalikan Polusi?

    Perdagangan Karbon: Mekanisme Pasar Efektif untuk Mengendalikan Polusi?

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Perubahan iklim global menuntut solusi inovatif dan efektif untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Salah satu mekanisme yang semakin banyak dipertimbangkan dan diimplementasikan adalah perdagangan karbon. Sistem ini menawarkan pendekatan berbasis pasar untuk mengendalikan polusi dengan memberikan insentif ekonomi bagi pengurangan emisi. Secara sederhana, perdagangan karbon bekerja dengan menetapkan batas (cap) total emisi yang diizinkan […]

  • Kampung Warna-Warni Jodipan, Malang: Perkampungan Kumuh yang Disulap Jadi Indah

    Kampung Warna-Warni Jodipan, Malang: Perkampungan Kumuh yang Disulap Jadi Indah

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Malang memang tak pernah kehabisan inovasi dalam hal pariwisata. Salah satu destinasi yang paling mencuri perhatian dunia adalah Kampung Warna-Warni Jodipan (KWJ). Terletak di bantaran Sungai Brantas, kampung ini telah bertransformasi dari kawasan pemukiman padat dan kumuh menjadi salah satu destinasi wisata paling Instagramable di Jawa Timur. Awal Mula Transformasi yang Menginspirasi Perubahan besar ini […]

  • AI untuk Pendidikan: Wujudkan Pembelajaran Personal dan Adaptif

    AI untuk Pendidikan: Wujudkan Pembelajaran Personal dan Adaptif

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Di tengah era digital 2025, integrasi Kecerdasan Buatan (AI) bukan lagi fiksi ilmiah, melainkan kekuatan transformatif dalam dunia pendidikan. Salah satu dampak terbesarnya adalah terwujudnya pembelajaran personal dan adaptif, sebuah pendekatan yang menjanjikan pengalaman belajar yang lebih efektif dan relevan bagi setiap siswa. Ini adalah pergeseran dari model ‘satu untuk semua’ menuju pendidikan yang benar-benar […]

expand_less