Senin, 23 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Apa Itu “Royalti Hak Terkait” dan Peran LMKN di Dalamnya?

Apa Itu “Royalti Hak Terkait” dan Peran LMKN di Dalamnya?

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
  • visibility 60
  • comment 0 komentar

Dalam industri musik, kita sering mendengar istilah “royalti”. Namun, ada satu jenis royalti yang tak kalah penting, yaitu “royalti hak terkait”. Jika royalti hak cipta adalah imbalan bagi pencipta lagu dan komposer, maka royalti hak terkait adalah hak ekonomi yang diberikan kepada pihak-pihak yang berperan besar dalam menyajikan sebuah karya cipta kepada publik.

Memahami “Hak Terkait”

Menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, hak terkait adalah hak eksklusif bagi:

* Pelaku Pertunjukan: Para penyanyi, musisi, atau penari yang membawakan lagu atau karya cipta lainnya.

* Produser Fonogram: Pihak yang merekam dan menggandakan suara, seperti produser rekaman yang memproduksi album.

* Lembaga Penyiaran: Pihak yang menyiarkan karya, seperti stasiun radio dan televisi.

Singkatnya, royalti hak terkait adalah imbalan yang diterima oleh mereka atas penggunaan komersial dari karya yang mereka bawakan atau hasilkan. Contohnya, ketika sebuah lagu diputar di radio, sang penyanyi dan produser rekaman lagu tersebut berhak mendapatkan bagian dari royalti.

Peran Kunci LMKN

Di sinilah Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) memainkan peran krusial. Mengingat jumlah musisi, produser, dan lembaga penyiaran yang sangat banyak, mustahil bagi para pengguna karya (seperti kafe, hotel, atau konser) untuk bernegosiasi dan membayar royalti kepada masing-masing individu.

LMKN berfungsi sebagai jembatan dan perwakilan kolektif bagi para pemilik hak terkait. Peran LMKN meliputi:

* Mengumpulkan Royalti: LMKN bertugas mengumpulkan royalti hak terkait dari para pengguna karya musik secara terpusat. Ini menyederhanakan proses bagi para pengguna.

* Mendistribusikan Royalti: Setelah terkumpul, LMKN mendistribusikan royalti tersebut secara adil kepada para pelaku pertunjukan dan produser fonogram yang terdaftar di dalamnya, berdasarkan data penggunaan karya.

* Menegakkan Hak: LMKN juga memiliki peran dalam mengedukasi dan memastikan para pengguna karya mematuhi kewajiban mereka untuk membayar royalti, sehingga hak-hak para pemilik hak terkait benar-benar terpenuhi.

Dengan adanya LMKN, sistem manajemen royalti hak terkait menjadi lebih teratur dan efisien, memastikan bahwa setiap pihak dalam ekosistem musik mendapatkan imbalan yang layak atas peran mereka.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diamond Beach & Atuh Beach: Dua Sisi Surga di Bagian Timur Nusa Penida

    Diamond Beach & Atuh Beach: Dua Sisi Surga di Bagian Timur Nusa Penida

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Bagian timur Nusa Penida dikenal akan lanskapnya yang dramatis dan pantai-pantai yang menakjubkan. Di antara permata tersembunyi di sisi pulau ini, Diamond Beach dan Atuh Beach menonjol sebagai dua surga yang menawarkan pengalaman yang berbeda namun sama-sama memukau. Keduanya layak untuk dijelajahi dan menjadi bukti keindahan Nusa Penida Timur. Diamond Beach: Keindahan yang Baru Tersingkap […]

  • Dahau: Kemeriahan Pesta Adat Besar Suku Dayak di Kalimantan Timur

    Dahau: Kemeriahan Pesta Adat Besar Suku Dayak di Kalimantan Timur

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Kalimantan Timur menyimpan kekayaan budaya yang luar biasa, salah satunya tercermin dalam tradisi Dahau. Bagi Suku Dayak, Dahau bukanlah sekadar pesta biasa, melainkan sebuah perayaan adat besar yang memiliki makna mendalam dan melibatkan seluruh komunitas. Kemeriahannya menjadi simbol persatuan, syukur, dan pelestarian warisan leluhur. Secara harfiah, Dahau dapat diartikan sebagai pesta besar atau perayaan penting. […]

  • Waspada “Halo Dek”: Modus Penipuan Baru yang Meresahkan di Indonesia

    Waspada “Halo Dek”: Modus Penipuan Baru yang Meresahkan di Indonesia

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Masyarakat Indonesia kembali diresahkan dengan munculnya modus penipuan baru yang dikenal dengan istilah “Halo Dek”. Modus ini memanfaatkan panggilan telepon acak dari nomor yang tidak dikenal, di mana penelepon akan langsung menyapa dengan sapaan akrab “Halo Dek” atau variasi sapaan familial lainnya. Tujuannya adalah untuk membangun kedekatan semu dan mengeksploitasi psikologis korban agar terperangkap dalam […]

  • DNA Barcoding: Identifikasi Cepat Hama dan Penyakit untuk Pertanian Lebih Sehat

    DNA Barcoding: Identifikasi Cepat Hama dan Penyakit untuk Pertanian Lebih Sehat

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Deteksi dini dan akurat hama serta penyakit merupakan kunci penting dalam menjaga kesehatan tanaman dan mencegah kerugian hasil panen di Indonesia. Metode identifikasi tradisional seringkali memakan waktu dan memerlukan keahlian khusus dalam morfologi. DNA barcoding hadir sebagai solusi revolusioner, menawarkan identifikasi cepat hama dan penyakit berdasarkan sidik jari genetik mereka. Teknik ini memungkinkan respons yang […]

  • Menyelami Filosofi Rambu Solo’: Upacara Kematian Megah di Tana Toraja

    Menyelami Filosofi Rambu Solo’: Upacara Kematian Megah di Tana Toraja

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Berbicara tentang Tana Toraja, Sulawesi Selatan, tak lengkap tanpa menyebut Rambu Solo’, sebuah ritual dan upacara kematian yang dikenal dengan kemegahannya. Namun, di balik rangkaian prosesi yang memukau, tersimpan filosofi mendalam tentang penghormatan terakhir kepada orang yang telah meninggal. Bagi masyarakat Toraja, Rambu Solo’ bukanlah sekadar perayaan, melainkan sebuah kewajiban untuk menyempurnakan kematian seseorang dan […]

  • Papeda: Keajaiban Sagu, Kekuatan Pangan dari Timur Indonesia

    Papeda: Keajaiban Sagu, Kekuatan Pangan dari Timur Indonesia

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Papeda, makanan pokok yang unik dan kaya nutrisi, merupakan jantung dari kuliner masyarakat Maluku dan Papua. Terbuat dari tepung sagu, papeda memiliki tekstur yang kenyal, lengket, dan bening menyerupai lem. Meskipun tampilannya sederhana, papeda memiliki peran sentral dalam kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat di wilayah timur Indonesia. Proses pembuatan papeda terbilang sederhana namun membutuhkan […]

expand_less