Rabu, 4 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata » Diamond Beach & Atuh Beach: Dua Sisi Surga di Bagian Timur Nusa Penida

Diamond Beach & Atuh Beach: Dua Sisi Surga di Bagian Timur Nusa Penida

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
  • visibility 130
  • comment 0 komentar

Bagian timur Nusa Penida dikenal akan lanskapnya yang dramatis dan pantai-pantai yang menakjubkan. Di antara permata tersembunyi di sisi pulau ini, Diamond Beach dan Atuh Beach menonjol sebagai dua surga yang menawarkan pengalaman yang berbeda namun sama-sama memukau. Keduanya layak untuk dijelajahi dan menjadi bukti keindahan Nusa Penida Timur.

Diamond Beach: Keindahan yang Baru Tersingkap

Diamond Beach relatif baru dikenal dan dengan cepat menjadi ikon Nusa Penida. Dinamakan demikian karena formasi batuan karang yang menjulang tinggi di tepi pantai menyerupai berlian yang berkilauan. Untuk mencapai pantai berpasir putih di bawahnya, Anda harus menuruni tangga curam yang dipahat di tebing. Pemandangan dari atas tangga sudah sangat memukau, dengan gradasi warna biru laut yang kontras dengan pasir putih dan tebing-tebing hijau. Ombak di Diamond Beach cukup kuat, namun keindahan visualnya tak tertandingi. Ayunan dengan latar belakang laut lepas juga menjadi daya tarik tersendiri di sini.

Atuh Beach: Teluk Tersembunyi yang Menenangkan

Tidak jauh dari Diamond Beach, tersembunyi Atuh Beach, sebuah teluk yang lebih tenang dan menawarkan suasana yang lebih santai. Dikelilingi oleh tebing-tebing tinggi dan formasi batuan unik seperti Batu Melawang dan Puncak Mundi, Atuh Beach menawarkan pemandangan yang eksotis dan terlindung. Anda bisa mencapai pantai ini melalui jalan setapak yang lebih mudah dibandingkan Diamond Beach. Di Atuh Beach, Anda bisa berenang di air yang lebih tenang, berjemur di pasir putih, atau sekadar menikmati keindahan alam yang damai. Beberapa warung kecil juga tersedia di tepi pantai, tempat Anda bisa bersantai sambil menikmati pemandangan.

Meskipun berdekatan, Diamond Beach dan Atuh Beach menawarkan pengalaman yang berbeda. Diamond Beach memukau dengan keindahan yang dramatis dan petualangan menuruni tebing, sementara Atuh Beach menawarkan ketenangan dan pemandangan teluk yang menawan. Mengunjungi keduanya akan memberikan Anda gambaran lengkap tentang pesona dua sisi surga di bagian timur Nusa Penida.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMF dan Bank Dunia: Mengenal Peran Dua Raksasa dalam Perekonomian Global

    IMF dan Bank Dunia: Mengenal Peran Dua Raksasa dalam Perekonomian Global

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Dalam panggung ekonomi dunia, nama Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (World Bank) sering disebut bersamaan. Keduanya merupakan pilar utama dalam arsitektur keuangan global yang dibentuk pasca-Perang Dunia II. Meski sering dianggap sama, keduanya memiliki misi dan peran yang sangat berbeda. Lalu, apa sebenarnya fungsi utama mereka dan bagaimana mereka memengaruhi perekonomian global, termasuk […]

  • Reformasi Kebijakan Uranium: Menjawab Tantangan Iklim dan Teknologi Masa Depan

    Reformasi Kebijakan Uranium: Menjawab Tantangan Iklim dan Teknologi Masa Depan

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Di tengah krisis iklim dan tuntutan transisi ke energi bersih, peran tenaga nuklir kembali menjadi sorotan utama. Namun, untuk memaksimalkan potensinya sebagai sumber energi andal dan rendah karbon, kebijakan yang mengatur uranium dan siklus bahan bakar nuklir memerlukan reformasi strategis untuk menjawab tantangan masa depan. Salah satu area reformasi yang paling mendesak adalah adaptasi regulasi […]

  • Seni Ukir Jepara: Keindahan yang Lahir dari Ketekunan

    Seni Ukir Jepara: Keindahan yang Lahir dari Ketekunan

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Jepara, sebuah kabupaten di pesisir utara Jawa, telah lama menyandang predikat sebagai “Kota Ukir” di Indonesia. Julukan ini bukan tanpa alasan, sebab dari sinilah lahir karya-karya ukiran kayu yang keindahannya telah diakui dunia. Seni Ukir Jepara adalah bukti nyata bagaimana sebuah keindahan dapat lahir dari ketekunan, kesabaran, dan keterampilan yang diwariskan lintas generasi. Ciri khas […]

  • Tantangan Pengawasan PPATK terhadap Perusahaan Cangkang (Shell Company)

    Tantangan Pengawasan PPATK terhadap Perusahaan Cangkang (Shell Company)

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Perusahaan cangkang (shell company) menjadi salah satu alat favorit pelaku kejahatan finansial untuk menyembunyikan dan mencuci uang haram. Perusahaan ini seringkali hanya berupa badan hukum tanpa operasi bisnis yang nyata, sehingga menyulitkan PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) dalam melakukan pengawasan dan melacak aliran dana ilegal. Tantangan yang dihadapi PPATK dalam mengawasi shell company […]

  • Mengatasi Polemik: Peran LMKN dalam Mediasi Sengketa Hak Cipta

    Mengatasi Polemik: Peran LMKN dalam Mediasi Sengketa Hak Cipta

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Industri musik sering diwarnai oleh berbagai sengketa, terutama terkait penggunaan karya cipta. Dalam situasi ini, kehadiran Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) menjadi sangat krusial. LMKN tidak hanya berperan sebagai pengumpul royalti, tetapi juga sebagai mediator yang efektif dalam mengatasi polemik dan sengketa hak cipta, menjembatani kepentingan berbagai pihak agar mencapai solusi yang adil. Sengketa hak […]

  • Sejarah Musik Keroncong: Dari Portugis hingga Jadi Musik Khas Indonesia

    Sejarah Musik Keroncong: Dari Portugis hingga Jadi Musik Khas Indonesia

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Mendengar alunan syahdu ukulele, gesekan biola, petikan gitar, dan dentingan cello yang khas, kita langsung teringat pada musik keroncong. Namun, tahukah Anda bahwa musik yang kini menjadi salah satu identitas musik Indonesia ini memiliki akar yang jauh dari tanah air? Jejak sejarahnya bermula dari kedatangan bangsa Portugis ke Nusantara pada abad ke-16. Musik keroncong dipercaya […]

expand_less