Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Apakah Jobs fair masih layak di terapkan di zaman sekarang

Apakah Jobs fair masih layak di terapkan di zaman sekarang

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
  • visibility 98
  • comment 0 komentar

Hey Gen Z! Pernah dengar tentang job fair? Itu lho, acara di mana banyak perusahaan ngumpul nawarin lowongan kerja. Mungkin kamu mikir, “Job fair? Udah 2025, masih cocok aja tuh?” Nah, pertanyaan bagus! Di tengah gempuran platform digital dan LinkedIn, apakah job fair masih jadi “tempat nongkrong” yang asyik buat nyari kerja? Jawabannya: bisa jadi!
Kenapa Job Fair Tetap Asik (Meskipun Kamu Rebahan Juga Bisa Apply)?
Pertama, di job fair kamu bisa ketemu langsung sama HRD. Ini beda banget sama cuma kirim CV online. Kamu bisa tanya-tanya lebih detail tentang perusahaan, budaya kerjanya, atau bahkan ngobrolin passion kamu. Kesempatan buat bikin kesan pertama yang strong itu ada di sini!
Kedua, kamu bisa eksplorasi berbagai pilihan dalam satu tempat. Ibaratnya, ini kayak supermarket karier. Kamu mungkin tadinya cuma ngincar satu bidang, tapi pas di job fair, eh ketemu perusahaan yang keren di bidang lain. Siapa tahu jodoh?
Ketiga, ini juga ajang buat bangun networking. Kamu bisa ketemu sesama pencari kerja, bahkan mungkin dapat tips-tips jitu dari mereka. Atau, bisa juga ketemu senior yang udah duluan sukses dan bisa jadi mentor kamu.
Tapi, Tetap Waspada Ya!
Job fair memang punya sisi positif, tapi jangan lupa siapkan dirimu baik-baik. Bawa CV yang udah di-update, pakai baju yang rapi, dan siapin jawaban untuk pertanyaan umum. Jangan cuma datang numpang lewat, tapi manfaatkan setiap kesempatan!
Jadi, job fair 2025? Masih cocok banget! Terutama buat kamu yang pengen banget ngobrol langsung, eksplorasi, dan bangun koneksi. Digital itu penting, tapi sentuhan personal juga nggak kalah pentingnya lho! Yuk, siap-siap berburu karier impian!

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LMKN: Kontribusi Nyata bagi Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Nasional

    LMKN: Kontribusi Nyata bagi Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Nasional

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Keberadaan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) bukan hanya sekadar melindungi hak-hak musisi dan pencipta lagu, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi kreatif nasional. Melalui pengelolaan royalti yang efektif, LMKN menciptakan ekosistem yang sehat dan berkelanjutan bagi industri musik, yang pada gilirannya mendorong pertumbuhan ekonomi secara luas. Salah satu kontribusi utama LMKN adalah meningkatkan […]

  • Gotong Royong: Perekat Sosial Bangsa Indonesia yang Mulai Terkikis?

    Gotong Royong: Perekat Sosial Bangsa Indonesia yang Mulai Terkikis?

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Gotong royong adalah salah satu nilai luhur dan DNA asli bangsa Indonesia. Lebih dari sekadar kerja bakti, gotong royong merupakan filosofi hidup yang mengedepankan kebersamaan, solidaritas, dan tolong-menolong tanpa pamrih. Sejak dahulu, semangat inilah yang menjadi fondasi dan perekat sosial, menyatukan masyarakat yang beragam dalam satu tujuan bersama, dari membangun jembatan desa hingga membantu tetangga […]

  • Mengenal Komputer Generasi Ketiga: Era Sirkuit Terpadu dan Komputer Pribadi Pertama

    Mengenal Komputer Generasi Ketiga: Era Sirkuit Terpadu dan Komputer Pribadi Pertama

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Revolusi selanjutnya dalam dunia komputasi terjadi dengan munculnya Komputer Generasi Ketiga (sekitar 1960-an – 1970-an). Era ini ditandai dengan inovasi paling penting: penggunaan sirkuit terpadu (Integrated Circuits/IC). Penemuan IC secara radikal mengubah ukuran, kecepatan, dan kemampuan komputer, membuka jalan bagi perangkat yang lebih ringkas dan terjangkau, bahkan bibit-bibit awal komputer pribadi. IC, atau chip, menggabungkan […]

  • Dari Kafe hingga Konser: Peran LMKN dalam Mengawasi Penggunaan Musik.

    Dari Kafe hingga Konser: Peran LMKN dalam Mengawasi Penggunaan Musik.

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Setiap kali Anda menikmati alunan musik di sebuah kafe, hotel, pusat perbelanjaan, atau bahkan konser, ada satu hal penting yang sering terlupakan: musik tersebut adalah karya cipta yang dilindungi hukum. Di sinilah Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) memainkan peran vital dalam mengawasi penggunaan musik, memastikan semua pihak memenuhi kewajiban mereka. Peran LMKN dalam pengawasan ini […]

  • Lompat Batu Nias: Ujian Kedewasaan Ekstrem Suku Nias

    Lompat Batu Nias: Ujian Kedewasaan Ekstrem Suku Nias

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Dari Pulau Nias, Sumatera Utara, lahir sebuah tradisi mendebarkan yang dikenal dunia: Lompat Batu Nias atau Hombo Batu. Bagi masyarakat suku Nias, tradisi ini bukanlah sekadar atraksi, melainkan sebuah ujian kedewasaan paling utama bagi para pemuda untuk membuktikan bahwa mereka layak dianggap dewasa dan menjadi seorang ksatria. Tradisi ini melibatkan aksi melompati sebuah tumpukan batu […]

  • Inovasi Kuliner: Gastronomi Molekuler dan Pangan Berkelanjutan

    Inovasi Kuliner: Gastronomi Molekuler dan Pangan Berkelanjutan

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Dunia kuliner terus berinovasi, menggabungkan ilmu pengetahuan dan kreativitas untuk menciptakan pengalaman makan yang tak terlupakan. Dua tren utama yang mendominasi lanskap kuliner saat ini adalah gastronomi molekuler dan fokus pada pangan berkelanjutan. Kedua konsep ini, meskipun berbeda dalam pendekatan, memiliki tujuan yang sama: meningkatkan kualitas makanan dan dampaknya bagi lingkungan serta kesehatan. Gastronomi molekuler […]

expand_less