Kamis, 28 Agu 2025
light_mode
Beranda » Ekonomi » Diskriminasi Harga: Mengapa Harga Tiket Pesawat dan Hotel Berbeda?

Diskriminasi Harga: Mengapa Harga Tiket Pesawat dan Hotel Berbeda?

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
  • visibility 17
  • comment 0 komentar

Pernahkah Anda heran melihat harga tiket pesawat atau kamar hotel yang sama bisa berbeda-beda untuk setiap orang? Fenomena ini, yang sering kita alami, bukanlah kebetulan. Ini adalah strategi ekonomi yang dikenal sebagai diskriminasi harga. Diskriminasi harga terjadi ketika sebuah perusahaan menjual produk atau layanan yang sama kepada pelanggan yang berbeda dengan harga yang tidak sama. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan keuntungan dengan menargetkan kesediaan membayar (willingness to pay) dari setiap konsumen.

Bagaimana Diskriminasi Harga Bekerja?

Ada beberapa faktor kunci yang memungkinkan maskapai penerbangan dan hotel menerapkan strategi ini:

Segmentasi Pasar: Perusahaan membagi konsumen ke dalam beberapa kelompok atau segmen.

Penumpang Bisnis: Mereka cenderung membeli tiket di menit-menit terakhir dan memiliki fleksibilitas harga yang lebih rendah. Oleh karena itu, mereka rela membayar lebih mahal untuk tiket yang sama.

Wisatawan: Mereka biasanya merencanakan perjalanan jauh hari sebelumnya, sangat sensitif terhadap harga, dan memiliki lebih banyak waktu untuk membandingkan. Maskapai akan menawarkan harga yang lebih rendah untuk segmen ini.

Waktu Pemesanan: Harga akan lebih tinggi untuk pemesanan yang mendekati tanggal keberangkatan. Sebaliknya, harga lebih murah untuk pemesanan jauh hari. Ini menciptakan segmentasi waktu yang jelas.

Perbedaan Waktu & Lokasi: Harga akan berbeda tergantung hari, jam, atau bahkan perangkat yang digunakan untuk memesan. Misalnya, harga kamar hotel bisa lebih mahal di akhir pekan dibandingkan hari kerja, atau harga bisa berubah tergantung pada lokasi geografis Anda saat melakukan pemesanan.

Dampak dan Keuntungannya

Bagi perusahaan, diskriminasi harga adalah strategi yang sangat efektif. Maskapai bisa mengisi kursi yang kosong dan hotel bisa memaksimalkan kapasitas kamar mereka, sehingga pendapatan keseluruhan meningkat. Tanpa diskriminasi harga, banyak dari kursi kosong itu akan tetap kosong atau dijual dengan harga yang sangat rendah.

Bagi konsumen, meskipun terkesan tidak adil, diskriminasi harga juga bisa memberikan keuntungan. Harga yang lebih rendah untuk pemesanan jauh hari, misalnya, memungkinkan lebih banyak orang untuk bepergian, yang tadinya mungkin tidak mampu membeli tiket dengan harga normal.

Memahami diskriminasi harga membuat Anda menjadi konsumen yang lebih cerdas. Dengan sedikit riset dan strategi, Anda bisa mendapatkan penawaran terbaik dan tidak terjebak membayar lebih mahal dari yang seharusnya.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komputasi Kuantum: Mengintip Era Komputer yang Melampaui Batas Konvensional di Indonesia

    Komputasi Kuantum: Mengintip Era Komputer yang Melampaui Batas Konvensional di Indonesia

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Dunia komputasi saat ini didominasi oleh bit, unit informasi biner yang hanya bisa bernilai 0 atau 1. Namun, sebuah revolusi tengah terjadi di balik layar: Komputasi Kuantum. Teknologi ini menjanjikan kekuatan pemrosesan yang jauh melampaui kemampuan komputer klasik, membuka gerbang menuju solusi atas masalah-masalah paling kompleks yang dihadapi ilmu pengetahuan dan industri di Indonesia dan […]

  • Universal Basic Income (UBI): Solusi Radikal untuk Kemiskinan dan Otomatisasi?

    Universal Basic Income (UBI): Solusi Radikal untuk Kemiskinan dan Otomatisasi?

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Bayangkan setiap bulan, semua warga negara—tanpa memandang kaya atau miskin, bekerja atau tidak—menerima sejumlah uang tunai dari pemerintah tanpa syarat. Ide radikal yang dikenal sebagai Universal Basic Income (UBI) atau Pendapatan Dasar Universal ini semakin sering diperbincangkan sebagai jawaban atas dua tantangan besar abad ke-21: kemiskinan ekstrem dan ancaman hilangnya jutaan pekerjaan akibat otomatisasi dan […]

  • Mengenal Bali Aga: Mengunjungi Desa Trunyan dengan Tradisi Pemakaman Unik

    Mengenal Bali Aga: Mengunjungi Desa Trunyan dengan Tradisi Pemakaman Unik

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Ketika membicarakan Bali, banyak yang langsung terbayang pantai indah dan upacara Ngaben yang meriah. Namun, di balik pesona itu, Bali menyimpan sisi lain yang tak kalah memukau, salah satunya adalah kehidupan masyarakat Bali Aga di Desa Trunyan. Siapakah Masyarakat Bali Aga? Terletak tersembunyi di tepi timur Danau Batur, Kintamani, Desa Trunyan adalah rumah bagi komunitas […]

  • Prediksi Inovasi 10 Tahun ke Depan: Apa yang Akan Berubah?

    Prediksi Inovasi 10 Tahun ke Depan: Apa yang Akan Berubah?

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Dunia berada di ambang revolusi teknologi yang akan mengubah cara kita hidup, bekerja, dan berinteraksi secara fundamental. Dalam satu dekade mendatang, laju inovasi tidak akan melambat, justru akan semakin cepat. Prediksi inovasi 10 tahun ke depan menunjukkan pergeseran besar yang didorong oleh kemajuan dalam berbagai bidang kunci. Dominasi Kecerdasan Buatan (AI) dan Otomatisasi Kecerdasan Buatan […]

  • Peran Fintech: Revolusi Akses Investasi di Ujung Jari Anda

    Peran Fintech: Revolusi Akses Investasi di Ujung Jari Anda

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Dulu, investasi sering dianggap sebagai aktivitas eksklusif yang hanya bisa diakses oleh kalangan tertentu dengan modal besar. Prosesnya yang rumit, biaya yang tinggi, dan keharusan datang langsung ke kantor sekuritas menjadi penghalang bagi banyak orang. Namun, lanskap ini telah berubah drastis berkat kehadiran teknologi keuangan atau fintech. Fintech telah merevolusi cara kita berinteraksi dengan layanan […]

  • Inovasi Terbuka: Mendorong Pertumbuhan Bisnis Melalui Kolaborasi

    Inovasi Terbuka: Mendorong Pertumbuhan Bisnis Melalui Kolaborasi

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Di era persaingan bisnis yang sangat dinamis, perusahaan tidak bisa lagi hanya mengandalkan sumber daya internal untuk berinovasi. Di sinilah konsep inovasi terbuka (open innovation) menjadi strategi krusial untuk meraih pertumbuhan. Berbeda dengan model tradisional yang tertutup, inovasi terbuka adalah paradigma di mana perusahaan secara aktif mencari dan memanfaatkan ide, teknologi, serta bakat dari sumber […]

expand_less