Kamis, 5 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Diskriminasi Harga: Mengapa Harga Tiket Pesawat dan Hotel Berbeda?

Diskriminasi Harga: Mengapa Harga Tiket Pesawat dan Hotel Berbeda?

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
  • visibility 75
  • comment 0 komentar

Pernahkah Anda heran melihat harga tiket pesawat atau kamar hotel yang sama bisa berbeda-beda untuk setiap orang? Fenomena ini, yang sering kita alami, bukanlah kebetulan. Ini adalah strategi ekonomi yang dikenal sebagai diskriminasi harga. Diskriminasi harga terjadi ketika sebuah perusahaan menjual produk atau layanan yang sama kepada pelanggan yang berbeda dengan harga yang tidak sama. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan keuntungan dengan menargetkan kesediaan membayar (willingness to pay) dari setiap konsumen.

Bagaimana Diskriminasi Harga Bekerja?

Ada beberapa faktor kunci yang memungkinkan maskapai penerbangan dan hotel menerapkan strategi ini:

Segmentasi Pasar: Perusahaan membagi konsumen ke dalam beberapa kelompok atau segmen.

Penumpang Bisnis: Mereka cenderung membeli tiket di menit-menit terakhir dan memiliki fleksibilitas harga yang lebih rendah. Oleh karena itu, mereka rela membayar lebih mahal untuk tiket yang sama.

Wisatawan: Mereka biasanya merencanakan perjalanan jauh hari sebelumnya, sangat sensitif terhadap harga, dan memiliki lebih banyak waktu untuk membandingkan. Maskapai akan menawarkan harga yang lebih rendah untuk segmen ini.

Waktu Pemesanan: Harga akan lebih tinggi untuk pemesanan yang mendekati tanggal keberangkatan. Sebaliknya, harga lebih murah untuk pemesanan jauh hari. Ini menciptakan segmentasi waktu yang jelas.

Perbedaan Waktu & Lokasi: Harga akan berbeda tergantung hari, jam, atau bahkan perangkat yang digunakan untuk memesan. Misalnya, harga kamar hotel bisa lebih mahal di akhir pekan dibandingkan hari kerja, atau harga bisa berubah tergantung pada lokasi geografis Anda saat melakukan pemesanan.

Dampak dan Keuntungannya

Bagi perusahaan, diskriminasi harga adalah strategi yang sangat efektif. Maskapai bisa mengisi kursi yang kosong dan hotel bisa memaksimalkan kapasitas kamar mereka, sehingga pendapatan keseluruhan meningkat. Tanpa diskriminasi harga, banyak dari kursi kosong itu akan tetap kosong atau dijual dengan harga yang sangat rendah.

Bagi konsumen, meskipun terkesan tidak adil, diskriminasi harga juga bisa memberikan keuntungan. Harga yang lebih rendah untuk pemesanan jauh hari, misalnya, memungkinkan lebih banyak orang untuk bepergian, yang tadinya mungkin tidak mampu membeli tiket dengan harga normal.

Memahami diskriminasi harga membuat Anda menjadi konsumen yang lebih cerdas. Dengan sedikit riset dan strategi, Anda bisa mendapatkan penawaran terbaik dan tidak terjebak membayar lebih mahal dari yang seharusnya.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Robot Polisi Curi Perhatian di HUT Bhayangkara: Wajah Baru Polri di Era Digital

    Robot Polisi Curi Perhatian di HUT Bhayangkara: Wajah Baru Polri di Era Digital

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Perayaan puncak HUT ke-79 Bhayangkara pada 1 Juli 2025 di Monumen Nasional, Jakarta, menyajikan sebuah pemandangan yang tak biasa dan langsung viral. Di antara deretan defile pasukan, kehadiran robot polisi canggih berhasil mencuri perhatian publik dan menjadi simbol kuat modernisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Atraksi ini menampilkan beberapa jenis robot, termasuk robot humanoid yang […]

  • Peran 5G: Mempercepat Adopsi Teknologi Pertanian Cerdas

    Peran 5G: Mempercepat Adopsi Teknologi Pertanian Cerdas

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Adopsi teknologi canggih di sektor pertanian, seperti drone dan sensor IoT, membutuhkan konektivitas internet yang andal dan cepat. Di sinilah jaringan 5G memainkan peran krusial. Dengan kecepatan, latensi rendah, dan kapasitas koneksi yang masif, 5G menjadi katalis yang mempercepat adopsi teknologi pertanian cerdas dan mengubah lanskap agribisnis secara fundamental. Kecepatan dan Latensi Rendah: Data Real-Time […]

  • Agroforestri: Mengintegrasikan Pohon dan Tanaman Pangan untuk Ekosistem Sehat

    Agroforestri: Mengintegrasikan Pohon dan Tanaman Pangan untuk Ekosistem Sehat

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Dalam dunia pertanian modern, seringkali kita melihat lahan yang didominasi oleh satu jenis tanaman. Namun, praktik ini, yang dikenal sebagai monokultur, rentan terhadap masalah lingkungan dan ketidakstabilan ekosistem. Sebagai alternatif yang lebih berkelanjutan, agroforestri hadir sebagai sebuah sistem yang cerdas dan kuno. Praktik ini secara sengaja mengintegrasikan pohon dan tanaman pangan di lahan yang sama, […]

  • Gong Kebyar: Puncak Perkembangan Seni Karawitan Bali

    Gong Kebyar: Puncak Perkembangan Seni Karawitan Bali

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Gong Kebyar adalah sebuah genre musik gamelan yang menjadi salah satu mahakarya seni karawitan Bali. Namanya berasal dari kata “kebyar” yang berarti meledak, mencerminkan karakteristik musiknya yang dinamis, cepat, dan penuh kejutan. Gong Kebyar dianggap sebagai puncak dari perkembangan seni gamelan di Bali pada awal abad ke-20 dan telah mendominasi panggung-panggung seni tari hingga saat […]

  • Apa Itu Amunisi Uranium Terdeplesi dan Mengapa Kontroversial?

    Apa Itu Amunisi Uranium Terdeplesi dan Mengapa Kontroversial?

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Uranium terdeplesi (DU) adalah material yang sering menjadi sorotan dalam konflik modern, terutama karena penggunaannya dalam amunisi penembus lapis baja. Namun, apa sebenarnya DU dan mengapa penggunaannya begitu diperdebatkan? Uranium terdeplesi adalah produk sampingan dari proses pengayaan uranium untuk bahan bakar reaktor nuklir atau senjata. Dalam proses ini, isotop Uranium-235 yang lebih radioaktif diambil, menyisakan […]

  • Dari Ruang Kelas ke Masa Depan Cerah: Dampak Langsung Dukungan Anda pada Semangat Guru Mengajar

    Dari Ruang Kelas ke Masa Depan Cerah: Dampak Langsung Dukungan Anda pada Semangat Guru Mengajar

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Seringkali kita melihat hasil akhir dari pendidikanβ€”siswa yang berprestasi, lulusan yang sukses. Namun, di balik setiap pencapaian itu, ada sosok guru yang berdedikasi, mencurahkan waktu dan energinya. Dukungan kita, sekecil apapun, memiliki dampak langsung dan signifikan pada semangat guru dalam mengajar, yang pada akhirnya akan membentuk masa depan cerah para siswa. Mengapa demikian? Semangat Guru […]

expand_less