Kamis, 21 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Elastisitas Harga: Mengapa Diskon Besar Tidak Selalu Meningkatkan Pendapatan?

Elastisitas Harga: Mengapa Diskon Besar Tidak Selalu Meningkatkan Pendapatan?

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
  • visibility 83
  • comment 0 komentar

Setiap pemilik usaha pasti pernah tergoda untuk memberikan diskon besar-besaran dengan harapan dapat menarik banyak pembeli dan mendongkrak pendapatan. Namun, sering kali hasilnya tidak sesuai ekspektasi. Alih-alih untung, pendapatan justru stagnan atau bahkan menurun. Mengapa strategi ‘banting harga’ ini bisa gagal? Jawabannya terletak pada konsep ekonomi bernama Elastisitas Harga.

Secara sederhana, elastisitas harga adalah sebuah ukuran untuk melihat seberapa sensitif jumlah permintaan suatu produk terhadap perubahan harganya. Konsep ini membantu kita memahami perilaku konsumen dan terbagi menjadi dua kategori utama:

* Permintaan Elastis: Terjadi pada barang yang permintaannya sangat responsif terhadap perubahan harga. Biasanya ini adalah barang mewah, barang yang memiliki banyak pengganti (substitusi), atau barang yang tidak terlalu mendesak. Contohnya tiket liburan atau tas branded. Untuk produk seperti ini, sedikit saja penurunan harga (diskon) bisa menyebabkan lonjakan permintaan yang sangat besar.

* Permintaan Inelastis: Terjadi pada barang yang permintaannya tidak terlalu terpengaruh oleh perubahan harga. Ini adalah barang-barang kebutuhan pokok yang harus dibeli, seperti beras, bensin, atau obat resep. Meskipun harganya naik atau turun drastis, jumlah yang dibeli orang cenderung tidak banyak berubah.

Di sinilah letak kunci jawabannya. Memberikan diskon besar untuk produk dengan permintaan elastis adalah strategi yang jitu. Lonjakan volume penjualan akan lebih dari cukup untuk menutupi harga jual yang lebih rendah, sehingga total pendapatan akan meningkat.

Sebaliknya, memberikan diskon untuk produk dengan permintaan inelastis adalah sebuah kesalahan. Konsumen akan membeli dalam jumlah yang hampir sama, tidak peduli seberapa besar diskonnya. Akibatnya, Anda hanya menjual barang dalam jumlah yang sama dengan harga lebih murah, sehingga total pendapatan justru akan turun.

Dengan memahami elastisitas harga, para pebisnis dapat membuat strategi penetapan harga yang lebih cerdas. Mereka bisa tahu kapan harus memberikan diskon dan kapan menaikkan harga untuk benar-benar memaksimalkan pendapatan, bukan malah menggerusnya.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peluang Bisnis Waralaba: Modal Kecil Untung Besar

    Peluang Bisnis Waralaba: Modal Kecil Untung Besar

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Di tengah persaingan bisnis yang ketat, peluang bisnis waralaba hadir sebagai alternatif menarik, terutama bagi mereka yang memiliki modal terbatas namun ingin meraih keuntungan besar. Sistem waralaba atau franchise menawarkan model bisnis yang sudah teruji dengan merek yang dikenal, sehingga meminimalkan risiko kegagalan dibandingkan memulai usaha dari nol. Mengapa Waralaba Modal Kecil Menarik? Berikut beberapa […]

  • Garam Kusamba: Menjaga Warisan Rasa Gurih dari Pesisir Bali

    Garam Kusamba: Menjaga Warisan Rasa Gurih dari Pesisir Bali

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Di antara gemerlap pariwisata modern Bali, sebuah tradisi kuno masih bertahan di pesisir berpasir vulkanik Desa Kusamba, Klungkung. Di sinilah Garam Kusamba, salah satu garam laut paling murni dan berkualitas di dunia, dibuat dengan metode warisan leluhur yang tidak berubah selama berabad-abad. Proses pembuatannya sangat unik dan membutuhkan ketekunan luar biasa. Para petani garam tidak […]

  • Investasi Tanah Kavling: Peluang Emas Jangka Panjang di Pinggir Kota

    Investasi Tanah Kavling: Peluang Emas Jangka Panjang di Pinggir Kota

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Ketika berbicara tentang investasi properti, banyak orang langsung terpikir rumah atau apartemen. Padahal, ada satu instrumen yang menawarkan potensi keuntungan besar dalam jangka panjang dengan modal yang seringkali lebih terjangkau: investasi tanah kavling. Terutama di lokasi strategis seperti pinggir kota, tanah bisa menjadi aset yang nilainya terus meroket seiring waktu. Berinvestasi pada tanah adalah tentang […]

  • Update Harga Emas Hari Ini: Peluang Investasi yang Tak Pernah Padam

    Update Harga Emas Hari Ini: Peluang Investasi yang Tak Pernah Padam

    • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Apakah Anda sedang mencari informasi harga emas hari ini, harga emas Antam, atau harga emas perhiasan? Emas memang selalu menjadi topik hangat di kalangan investor, baik pemula maupun yang berpengalaman. Logam mulia ini dikenal sebagai salah satu aset paling stabil dan diminati, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global. Mengapa Emas Tetap Jadi Pilihan? Emas telah […]

  • Adam Smith dan Invisible Hand: Ide Revolusioner yang Membentuk Kapitalisme

    Adam Smith dan Invisible Hand: Ide Revolusioner yang Membentuk Kapitalisme

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Ketika berbicara tentang fondasi ekonomi modern, nama Adam Smith tak bisa dilepaskan. Ekonom dan filsuf asal Skotlandia ini dikenal sebagai “Bapak Ekonomi Modern” berkat karyanya yang monumental, The Wealth of Nations, yang diterbitkan pada tahun 1776. Salah satu konsep paling revolusioner yang ia perkenalkan adalah “invisible hand” atau tangan tak terlihat. Konsep Tangan Tak Terlihat […]

  • Regulasi Fintech: Mendorong Inovasi Sambil Menjaga Keamanan

    Regulasi Fintech: Mendorong Inovasi Sambil Menjaga Keamanan

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Perkembangan teknologi finansial (fintech) telah mengubah lanskap layanan keuangan di Indonesia secara drastis. Mulai dari pembayaran digital, pinjaman online (peer-to-peer lending), hingga investasi digital, inovasi fintech telah membuka akses keuangan bagi jutaan orang. Namun, di balik pesatnya inovasi, terdapat risiko yang perlu dikelola. Di sinilah peran krusial regulasi fintech: menyeimbangkan dorongan inovasi dengan perlindungan konsumen […]

expand_less