Rabu, 5 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Inflasi Inti vs. Inflasi Utama: Mana yang Lebih Diperhatikan Bank Sentral?

Inflasi Inti vs. Inflasi Utama: Mana yang Lebih Diperhatikan Bank Sentral?

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
  • visibility 85
  • comment 0 komentar

Dalam dunia ekonomi, sering kali kita mendengar dua istilah yang berkaitan dengan kenaikan harga: inflasi utama (headline inflation) dan inflasi inti (core inflation). Keduanya sama-sama mengukur laju kenaikan harga, namun dengan fokus yang berbeda. Memahami perbedaan ini sangat krusial, terutama untuk mengetahui bagaimana bank sentral, seperti Bank Indonesia, mengambil keputusan kebijakan moneter.

 

Inflasi Utama: Gambaran Lengkap

 

Inflasi utama adalah angka inflasi total yang paling sering dilaporkan di media. Angka ini mencerminkan kenaikan harga dari seluruh keranjang barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat, termasuk komoditas yang harganya sangat fluktuatif, seperti makanan dan energi. Kenaikan harga bensin atau beras yang tajam, misalnya, akan langsung tercermin pada angka inflasi utama. Oleh karena itu, inflasi utama sering kali bergejolak dan mencerminkan “suasana harian” yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

 

Inflasi Inti: Tren yang Mendasari

 

Berbeda dengan inflasi utama, inflasi inti mengesampingkan komponen harga yang mudah bergejolak, yaitu makanan yang diatur pemerintah dan energi. Bank sentral menganggap perubahan harga di sektor ini sering kali disebabkan oleh faktor eksternal atau musiman yang sulit dikendalikan oleh kebijakan moneter, seperti bencana alam atau dinamika harga minyak global.

Karena itu, inflasi inti memberikan gambaran yang lebih akurat tentang tren inflasi jangka panjang yang didorong oleh faktor-faktor fundamental seperti permintaan domestik, ekspektasi inflasi, dan nilai tukar. Angka ini dianggap sebagai cerminan yang lebih murni dari tekanan permintaan-penawaran dalam perekonomian.

 

Fokus Bank Sentral

 

Jadi, mana yang lebih diperhatikan? Bank sentral cenderung lebih fokus pada inflasi inti. Alasannya, kebijakan moneter seperti menaikkan atau menurunkan suku bunga membutuhkan waktu untuk memberikan dampak. Jika bank sentral bereaksi terhadap setiap lonjakan harga makanan atau energi yang bersifat sementara, kebijakan mereka bisa menjadi tidak stabil dan justru membingungkan pasar.

Dengan berfokus pada inflasi inti, bank sentral bisa membuat keputusan kebijakan yang lebih terarah dan stabil, yang bertujuan untuk mengendalikan inflasi yang sifatnya persisten atau fundamental.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pulau Macan: Eco-Resort Mewah untuk Pelarian Pribadi dari Jakarta

    Pulau Macan: Eco-Resort Mewah untuk Pelarian Pribadi dari Jakarta

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Bagi Anda yang mendambakan ketenangan dan kemewahan di tengah alam, Pulau Macan (Tiger Island) adalah destinasi yang sempurna. Berbeda dengan pulau-pulau lain di Kepulauan Seribu yang ramai, Pulau Macan menawarkan konsep eco-resort yang eksklusif dan privat, menjadikannya pilihan ideal untuk melarikan diri sejenak dari hiruk pikuk Jakarta. Daya tarik utama Pulau Macan terletak pada komitmennya […]

  • Air Terjun Tumpak Sewu: Trekking Menantang Menuju “Niagara” Indonesia

    Air Terjun Tumpak Sewu: Trekking Menantang Menuju “Niagara” Indonesia

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Bagi para pencinta petualangan dan keindahan alam, Air Terjun Tumpak Sewu adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Berlokasi di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, air terjun ini dijuluki sebagai “Niagara” Indonesia berkat bentuknya yang unik, menyerupai tirai air raksasa yang mengalir dari tebing-tebing curam. Keindahan Tumpak Sewu tidak hanya terletak pada keagungannya, tetapi juga pada perjalanan […]

  • Pasola: Ritual Perang Berkuda Penuh Darah dan Makna di Sumba

    Pasola: Ritual Perang Berkuda Penuh Darah dan Makna di Sumba

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Di padang sabana Sumba, Nusa Tenggara Timur, sebuah tradisi kuno yang mendebarkan berlangsung setiap tahunnya: Pasola. Dilihat sepintas, Pasola tampak seperti perang sungguhan antar dua kelompok ksatria berkuda yang saling melempar lembing kayu. Namun, di balik adegan yang keras ini, tersimpan makna dan filosofi mendalam yang berakar dari kepercayaan asli Sumba, Marapu. Pasola bukanlah ajang […]

  • Strategi Pemasaran Digital untuk UMKM yang Efektif

    Strategi Pemasaran Digital untuk UMKM yang Efektif

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Di era persaingan bisnis yang serba digital, memiliki produk berkualitas saja tidak cukup. UMKM perlu menjangkau pelanggan secara online. Namun, dengan banyaknya pilihan, banyak pelaku usaha bingung harus mulai dari mana. Menerapkan strategi pemasaran digital untuk UMKM yang efektif tidak harus mahal, kuncinya adalah fokus dan konsistensi. Strategi yang tepat akan membantu meningkatkan visibilitas merek, […]

  • Perbedaan Tawaf Ifadah dan Tawaf Wada

    Perbedaan Tawaf Ifadah dan Tawaf Wada

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Dalam ibadah haji, terdapat dua jenis tawaf yang memiliki peran dan waktu pelaksanaan yang berbeda, yaitu Tawaf Ifadah dan Tawaf Wada. Keduanya adalah bagian penting dari ibadah haji, namun seringkali membingungkan bagi sebagian orang. Memahami perbedaan keduanya sangat penting agar ibadah haji Anda sah dan sempurna. Tawaf Ifadah Tawaf Ifadah adalah salah satu rukun haji […]

  • Mengungkap Rahasia di Balik Arsitektur Tradisional Bali

    Mengungkap Rahasia di Balik Arsitektur Tradisional Bali

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Arsitektur tradisional Bali, yang terlihat pada Pura megah hingga rumah tinggal yang asri, bukanlah sekadar konstruksi indah yang memanjakan mata. Di baliknya tersimpan rahasia filosofi mendalam yang mengatur keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan. Setiap detail, mulai dari tata letak hingga ukuran, memiliki makna spiritual yang kuat.   Tri Hita Karana sebagai Fondasi Utama   […]

expand_less