LMKN dan Pemerintah: Peran dalam Kebijakan Ekonomi Kreatif
- account_circle Muhamad Fatoni
- calendar_month Jum, 15 Agu 2025
- visibility 18
- comment 0 komentar

Hubungan antara Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) dan pemerintah Indonesia adalah kemitraan strategis yang fundamental bagi pertumbuhan ekonomi kreatif. LMKN bukanlah entitas yang berdiri sendiri, melainkan lembaga yang menjalankan mandat dari negara untuk mengelola royalti musik, sehingga secara langsung berkontribusi pada kebijakan pemerintah dalam memajukan industri kreatif.
Peran LMKN dalam kebijakan ekonomi kreatif sangatlah nyata. Pertama, LMKN membantu pemerintah dalam menegakkan regulasi hak cipta. Melalui Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021, pemerintah telah memberikan kerangka hukum yang kuat. LMKN adalah lembaga yang bertugas mengimplementasikan regulasi tersebut di lapangan. Dengan menagih dan mendistribusikan royalti secara kolektif, LMKN memastikan bahwa hukum tidak hanya ada di atas kertas, tetapi juga diterapkan secara efektif, sehingga menciptakan iklim industri yang adil dan legal.
Kedua, LMKN bertindak sebagai jembatan informasi dan data. Pemerintah membutuhkan data yang akurat mengenai nilai ekonomi dari sektor musik untuk merumuskan kebijakan yang tepat. LMKN, melalui sistem pendataan yang terpusat, mengumpulkan data penggunaan karya musik dari berbagai sumber, baik online maupun offline. Data ini sangat berharga bagi pemerintah untuk memahami tren, mengukur kontribusi sektor musik terhadap PDB, dan merencanakan program-program strategis.
Ketiga, LMKN membantu memberdayakan para pelaku seni. Dengan memastikan para musisi dan pencipta lagu mendapatkan kompensasi yang layak, LMKN secara tidak langsung mendukung visi pemerintah untuk menciptakan kesejahteraan di kalangan pekerja seni. Pendapatan yang stabil dari royalti memungkinkan para seniman untuk terus berkarya, yang pada akhirnya memperkaya khazanah budaya bangsa dan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kreatif.
Dengan demikian, LMKN dan pemerintah memiliki tujuan yang sama: menciptakan industri kreatif yang kuat, beretika, dan berkelanjutan. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi yang efektif antara lembaga publik dan pemerintah dalam memajukan salah satu sektor paling penting dalam ekonomi Indonesia.
- Penulis: Muhamad Fatoni
Saat ini belum ada komentar