Rabu, 5 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Nudge Theory’: Mendorong Keputusan yang Lebih Baik Tanpa Paksaan

Nudge Theory’: Mendorong Keputusan yang Lebih Baik Tanpa Paksaan

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
  • visibility 105
  • comment 0 komentar

Pernahkah Anda sadar mengapa buah-buahan sering diletakkan di dekat kasir supermarket, atau mengapa formulir donasi organ di beberapa negara sudah tercentang “Ya” secara otomatis? Ini bukanlah kebetulan, melainkan penerapan dari Nudge Theory atau Teori Dorongan.

Dipopulerkan oleh Richard Thaler, pemenang Nobel Ekonomi, Nudge Theory adalah sebuah pendekatan untuk memengaruhi perilaku dan pengambilan keputusan orang banyak tanpa menggunakan paksaan atau perintah langsung. Kunci dari teori ini adalah konsep arsitektur pilihan (choice architecture), yaitu seni merancang lingkungan di mana seseorang membuat pilihan.

Intinya, sebuah “nudge” atau dorongan adalah intervensi kecil yang mengarahkan orang ke pilihan yang lebih baik, baik bagi diri mereka sendiri maupun masyarakat, tanpa menghilangkan kebebasan mereka untuk memilih sebaliknya. Contoh klasiknya adalah di kantin sekolah. Dengan meletakkan makanan sehat seperti salad dan buah di posisi yang paling mudah dijangkau dan terlihat (setinggi mata), sementara makanan kurang sehat seperti kue manis diletakkan di tempat yang lebih sulit dijangkau, pengelola kantin “mendorong” siswa untuk memilih opsi yang lebih bernutrisi.

Kekuatan nudge tidak hanya terbatas pada pilihan makanan. Di dunia kerja, perusahaan yang menerapkan pendaftaran otomatis (default option) pada program dana pensiun terbukti memiliki tingkat partisipasi karyawan yang jauh lebih tinggi. Di bidang kebijakan publik, mengubah sistem pendaftaran donor organ dari opt-in (harus mendaftar aktif) menjadi opt-out (dianggap setuju kecuali menyatakan tidak) dapat meningkatkan jumlah donor secara drastis.

Nudge Theory membuktikan bahwa untuk mendorong perubahan positif, kita tidak selalu memerlukan aturan yang kaku atau insentif besar. Terkadang, sebuah dorongan kecil yang cerdas sudah cukup untuk membuat perbedaan besar.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SBR & Sukuk Ritel: Mengapa Jadi Instrumen Favorit Investor Ritel?

    SBR & Sukuk Ritel: Mengapa Jadi Instrumen Favorit Investor Ritel?

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Dalam beberapa tahun terakhir, minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi pada instrumen yang aman terus meningkat. Di antara berbagai pilihan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel, Savings Bond Ritel (SBR) dan Sukuk Ritel (SR) secara konsisten menjadi primadona dan selalu dinantikan masa penawarannya. Keduanya digemari karena menawarkan kombinasi unik antara keamanan tingkat tinggi, kemudahan akses, dan imbal […]

  • Persiapan Finansial Jangka Panjang untuk Umrah

    Persiapan Finansial Jangka Panjang untuk Umrah

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Umrah adalah ibadah yang sangat diimpikan oleh banyak Muslim. Selain persiapan spiritual, persiapan finansial yang matang menjadi kunci agar perjalanan suci ini berjalan lancar dan khusyuk. Merencanakan keuangan untuk Umrah sebaiknya dilakukan secara jangka panjang, bukan mendadak. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa Anda terapkan.   1. Tentukan Target Biaya dan Waktu Langkah pertama adalah […]

  • Inflasi Global Mereda: Harapan Turunnya Harga Kebutuhan Pokok di Indonesia?

    Inflasi Global Mereda: Harapan Turunnya Harga Kebutuhan Pokok di Indonesia?

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Tahun 2025 membawa kabar baik dari panggung ekonomi global: inflasi mulai menunjukkan tanda-tanda pelambatan. Setelah periode kenaikan harga yang cukup signifikan di berbagai belahan dunia, kini banyak negara menghadapi tingkat inflasi yang lebih terkendali. Lantas, apa artinya bagi kita di Indonesia? Akankah fenomena ini membawa angin segar berupa penurunan harga kebutuhan pokok yang telah lama […]

  • Didong: Seni Adu Puisi yang Membakar Semangat di Tanah Gayo

    Didong: Seni Adu Puisi yang Membakar Semangat di Tanah Gayo

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Di jantung dataran tinggi Gayo, Aceh, bersemi sebuah tradisi lisan yang unik dan memikat bernama Didong. Lebih dari sekadar seni pertunjukan, Didong adalah ajang adu kepiawaian dalam merangkai puisi, melantunkannya dengan nada khas, dan menyajikannya dalam balutan gerakan yang ritmis. Bagi masyarakat Gayo, Didong bukan hanya hiburan, melainkan juga wadah ekspresi budaya, sejarah, dan nilai-nilai […]

  • Penti: Ritual Syukur Panen Meriah di Desa Adat Wae Rebo

    Penti: Ritual Syukur Panen Meriah di Desa Adat Wae Rebo

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Di ketinggian pegunungan Flores, Nusa Tenggara Timur, tersembunyi desa adat Wae Rebo yang magis dengan rumah kerucutnya yang ikonik, Mbaru Niang. Setiap tahun, biasanya pada bulan November, masyarakatnya menggelar ritual adat terpenting dan termeriah mereka, yaitu Penti. Ini adalah sebuah perayaan akbar sebagai ungkapan syukur atas panen yang telah usai dan permohonan berkah untuk musim […]

  • Dahau: Kemeriahan Pesta Adat Besar Suku Dayak di Kalimantan Timur

    Dahau: Kemeriahan Pesta Adat Besar Suku Dayak di Kalimantan Timur

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Kalimantan Timur menyimpan kekayaan budaya yang luar biasa, salah satunya tercermin dalam tradisi Dahau. Bagi Suku Dayak, Dahau bukanlah sekadar pesta biasa, melainkan sebuah perayaan adat besar yang memiliki makna mendalam dan melibatkan seluruh komunitas. Kemeriahannya menjadi simbol persatuan, syukur, dan pelestarian warisan leluhur. Secara harfiah, Dahau dapat diartikan sebagai pesta besar atau perayaan penting. […]

expand_less