Screening di Pasar Tenaga Kerja: Cara Perusahaan Memilih Kandidat Terbaik
- account_circle Muhamad Fatoni
- calendar_month Ming, 24 Agu 2025
- visibility 10
- comment 0 komentar

Dalam dunia ekonomi, screening adalah proses yang digunakan oleh pihak dengan informasi lebih sedikit untuk mengumpulkan data dan memilah pihak lain yang memiliki informasi lebih banyak. Di pasar tenaga kerja, ini adalah cara perusahaan (pihak dengan informasi lebih sedikit tentang kualitas pelamar) memilih kandidat terbaik dari sekumpulan pelamar. Proses ini krusial untuk mengatasi asimetri informasi—di mana perusahaan tidak dapat secara langsung mengukur produktivitas atau potensi sebenarnya dari seorang calon karyawan.
Alat Screening yang Digunakan Perusahaan
Untuk menyeleksi kandidat, perusahaan menggunakan berbagai metode screening yang dirancang untuk mendapatkan gambaran paling akurat tentang potensi pelamar. Beberapa alat yang paling umum digunakan meliputi:
* Pendidikan dan Ijazah: Gelar dari universitas ternama sering kali menjadi filter awal yang kuat. Perusahaan berasumsi bahwa lulusan dari institusi ini memiliki standar kerja yang tinggi, ketekunan, dan kemampuan belajar yang teruji. Ini adalah cara cepat untuk menyaring pelamar dari kelompok besar.
* Pengalaman Kerja: Pengalaman sebelumnya sering dianggap sebagai indikator terbaik dari kinerja di masa depan. Perusahaan melihat rekam jejak pekerjaan, tanggung jawab, dan pencapaian sebelumnya untuk memprediksi seberapa efektif seorang kandidat dalam peran baru.
* Wawancara dan Tes Keterampilan: Ini adalah alat screening yang lebih mendalam. Wawancara memungkinkan pewawancara untuk menilai keterampilan interpersonal, etika kerja, dan kesesuaian budaya. Tes keterampilan atau ujian praktik mengukur secara langsung kemampuan teknis atau kognitif yang relevan dengan pekerjaan.
* Referensi: Menghubungi mantan atasan atau rekan kerja dapat memberikan wawasan jujur tentang kinerja, sikap, dan kredibilitas kandidat, yang mungkin tidak terlihat dari dokumen atau wawancara saja.
Pentingnya Screening
Proses screening sangat penting untuk meminimalkan risiko perekrutan yang salah dan menghindari biaya-biaya yang terkait. Dengan menggunakan alat-alat ini, perusahaan berusaha mengidentifikasi kandidat yang paling produktif dan paling cocok dengan kebutuhan mereka. Singkatnya, screening adalah sisi lain dari teori pensinyalan—di mana calon karyawan memberi sinyal kualitasnya, dan perusahaan melakukan screening untuk memvalidasi sinyal tersebut. Proses inilah yang membantu pasar tenaga kerja berfungsi secara lebih efisien.
- Penulis: Muhamad Fatoni
Saat ini belum ada komentar