Sabtu, 30 Agu 2025
light_mode
Beranda » Inovasi » Tanaman Tahan Kekeringan: Jawaban Bioteknologi untuk Perubahan Iklim

Tanaman Tahan Kekeringan: Jawaban Bioteknologi untuk Perubahan Iklim

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar

Perubahan iklim menjadi tantangan global yang sangat nyata, termasuk di Indonesia. Kekeringan yang berkepanjangan semakin sering terjadi, mengancam hasil panen dan ketahanan pangan. Dalam menghadapi situasi ini, bioteknologi menawarkan harapan melalui pengembangan tanaman tahan kekeringan. Inovasi ini menjadi jawaban penting untuk menjaga produktivitas pertanian di tengah kondisi iklim yang tidak menentu.

Memanfaatkan Gen untuk Ketahanan Ekstrem

Bioteknologi memungkinkan ilmuwan untuk mengidentifikasi dan memanipulasi gen yang berperan dalam mekanisme ketahanan tanaman terhadap kekeringan. Melalui teknik rekayasa genetika, gen-gen yang bertanggung jawab untuk efisiensi penggunaan air, perkembangan akar yang lebih dalam, atau kemampuan untuk tetap produktif dalam kondisi kekurangan air dapat dimasukkan atau ditingkatkan ekspresinya pada tanaman pangan penting seperti padi, jagung, dan kedelai.

Selain rekayasa genetika, pemuliaan tanaman dengan bantuan penanda molekuler (marker-assisted selection) juga berperan penting. Teknik ini memungkinkan pemulia tanaman untuk memilih bibit unggul yang memiliki sifat tahan kekeringan pada tahap awal pertumbuhan, mempercepat proses pengembangan varietas baru yang adaptif terhadap iklim kering.

Potensi untuk Ketahanan Pangan di Indonesia

Indonesia, sebagai negara agraris yang rentan terhadap dampak perubahan iklim, memiliki potensi besar untuk memanfaatkan tanaman tahan kekeringan. Daerah-daerah yang sering mengalami kekeringan akan sangat diuntungkan dengan adanya varietas padi, jagung, atau palawija yang mampu tumbuh dan menghasilkan panen yang memadai meskipun dengan ketersediaan air yang terbatas.

Pengembangan dan adopsi tanaman tahan kekeringan tidak hanya menjaga produktivitas pertanian, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani di daerah rawan kekeringan. Ini adalah contoh bagaimana inovasi bioteknologi dapat menjadi solusi adaptif dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim di sektor pertanian Indonesia.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jejak Sejarah yang Abadi: Monumen dan Peringatan Terkait Uranium

    Jejak Sejarah yang Abadi: Monumen dan Peringatan Terkait Uranium

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Uranium, elemen yang memiliki kekuatan transformatif dan destruktif, telah menginspirasi pendirian berbagai monumen dan peringatan di seluruh dunia. Struktur-struktur ini tidak hanya berfungsi sebagai pengingat akan peristiwa penting dalam sejarah nuklir, tetapi juga sebagai refleksi mendalam tentang implikasi teknologi ini bagi umat manusia. Mengunjungi tempat-tempat ini memberikan perspektif yang kuat tentang perjalanan kita dengan kekuatan […]

  • Keindahan Magis Sape: Senar Senandung dari Kalimantan

    Keindahan Magis Sape: Senar Senandung dari Kalimantan

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sape, atau sering juga disebut Sampek, adalah alat musik petik tradisional dari suku Dayak di Kalimantan. Alat musik ini bukan sekadar instrumen, melainkan cerminan dari kekayaan budaya dan spiritualitas masyarakat Dayak. Berbeda dengan alat musik petik lain yang mungkin lebih dikenal, Sape memiliki suara yang khas dan melodi yang begitu menenangkan, sering kali digambarkan sebagai […]

  • Green Canyon Pangandaran: Body Rafting di Ngarai Hijau yang Eksotis

    Green Canyon Pangandaran: Body Rafting di Ngarai Hijau yang Eksotis

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Green Canyon, yang terletak di Cijulang, Pangandaran, Jawa Barat, adalah surga tersembunyi yang menawarkan pengalaman petualangan tak terlupakan. Dinamakan demikian karena air sungainya yang berwarna hijau toska dan tebing-tebing batu yang menjulang tinggi serta ditumbuhi lumut hijau, menciptakan pemandangan ngarai yang eksotis dan memukau. Daya tarik utama di sini adalah aktivitas body rafting, menyusuri sungai […]

  • Bebas Utang Kartu Kredit: Langkah Praktis Melunasi dan Menghindari Jebakan Utang

    Bebas Utang Kartu Kredit: Langkah Praktis Melunasi dan Menghindari Jebakan Utang

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Kartu kredit bisa menjadi alat finansial yang berguna, namun tak jarang menjadi bumerang jika penggunaannya tidak bijak. Utang kartu kredit yang menumpuk bisa menjerat Anda dalam lingkaran bunga tinggi yang sulit diputus. Artikel ini akan memandu Anda dalam langkah-langkah praktis untuk melunasi utang kartu kredit dan bagaimana menghindari jebakan utang di kemudian hari. Langkah Praktis […]

  • Mengungkap Makna Simbolis Sirih Pinang dalam Tradisi Indonesia

    Mengungkap Makna Simbolis Sirih Pinang dalam Tradisi Indonesia

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Dari Sabang sampai Merauke, sajian sirih pinang menjadi elemen yang hampir tak pernah absen dalam berbagai upacara adat di Indonesia. Lebih dari sekadar suguhan atau kebiasaan mengunyah, tradisi ini menyimpan makna simbolis sirih pinang yang sangat mendalam dan telah mengakar kuat sebagai bagian dari kearifan lokal nusantara. Lambang Kehormatan dan Persatuan Fungsi utama sirih pinang […]

  • Inovasi Penegakan Hukum: Teknologi untuk Keadilan

    Inovasi Penegakan Hukum: Teknologi untuk Keadilan

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Inovasi teknologi membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk bidang penegakan hukum. Penerapan teknologi bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi dalam sistem peradilan, yang pada akhirnya berkontribusi pada tercapainya keadilan yang lebih baik. Berbagai alat dan metode berbasis teknologi kini mulai mengubah cara aparat penegak hukum bekerja. Salah satu area inovasi yang menonjol […]

expand_less