Minggu, 31 Agu 2025
light_mode
Beranda » Keuangan » Melihat Kembali Bitcoin Halving 2024: Dampaknya pada Pasar Kripto

Melihat Kembali Bitcoin Halving 2024: Dampaknya pada Pasar Kripto

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
  • visibility 19
  • comment 0 komentar

Peristiwa Bitcoin Halving 2024 yang terjadi pada bulan April tahun lalu menjadi salah satu momen paling krusial dalam siklus pasar kripto terkini. Seperti yang telah diantisipasi, agenda empat tahunan ini kembali menegaskan prinsip kelangkaan (scarcity) yang menjadi fundamental utama Bitcoin.

Secara teknis, halving memangkas separuh imbalan bagi para penambang (miner) dari 6,25 BTC menjadi 3,125 BTC per blok baru. Mekanisme ini secara efektif mengurangi laju pasokan Bitcoin baru yang masuk ke pasar.

Dampak pada Harga dan Sentimen Pasar

Berbeda dengan siklus sebelumnya, dampak halving 2024 memiliki dinamika unik. Persetujuan ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat pada awal tahun 2024 telah mendorong harga BTC mencapai rekor baru bahkan sebelum halving terjadi. Hal ini menyebabkan reaksi harga pasca-halving tidak langsung melonjak drastis.

Pasar sempat mengalami fase konsolidasi selama beberapa bulan setelahnya. Namun, seiring berjalannya waktu, tekanan dari sisi penawaran yang berkurang mulai terasa. Sejarah menunjukkan bahwa efek makro dari halving biasanya memicu tren bullish (kenaikan) yang signifikan dalam 12-18 bulan setelahnya, sebuah pola yang kembali diamati oleh para pelaku pasar.

Pengaruh pada Ekosistem Penambang

Bagi para penambang, Bitcoin Halving 2024 menjadi ujian efisiensi. Dengan pendapatan per blok yang terpotong setengah, hanya penambang dengan biaya operasional terendah dan perangkat paling efisien yang mampu bertahan dan tetap profitabel. Hal ini memicu gelombang konsolidasi di industri pertambangan, namun sekaligus memperkuat keamanan jaringan dalam jangka panjang.

Kesimpulannya, Halving 2024 sukses menjalankan perannya sebagai katalisator utama dalam siklus pasar kripto. Peristiwa ini memperkuat narasi Bitcoin sebagai “emas digital” dan menjadi pengingat bahwa aset ini dirancang untuk menjadi semakin langka seiring berjalannya waktu.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pura Ulun Danu Beratan: Keindahan Pura Ikonik yang Mengapung di Danau Bedugul

    Pura Ulun Danu Beratan: Keindahan Pura Ikonik yang Mengapung di Danau Bedugul

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Siapa yang tak terpukau dengan siluet Pura Ulun Danu Beratan yang seolah mengapung di permukaan Danau Beratan yang tenang? Terletak di kawasan Bedugul yang sejuk dan berkabut, kabupaten Tabanan, Bali, pura ini bukan hanya menjadi ikon Pulau Dewata tetapi juga simbol harmoni antara manusia dan alam. Pura Ulun Danu Beratan dibangun pada abad ke-17 untuk […]

  • Biaya Peluang (Opportunity Cost): Konsep Ekonomi yang Akan Mengubah Cara Anda Mengambil Keputusan

    Biaya Peluang (Opportunity Cost): Konsep Ekonomi yang Akan Mengubah Cara Anda Mengambil Keputusan

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Setiap hari, kita dihadapkan pada berbagai pilihan, mulai dari yang sederhana seperti memilih antara minum kopi atau teh, hingga keputusan besar yang mengubah hidup seperti melanjutkan studi atau bekerja. Di balik setiap pilihan yang kita ambil, ada sebuah konsep ekonomi fundamental yang bekerja tanpa kita sadari, yaitu Biaya Peluang atau Opportunity Cost. Secara sederhana, biaya […]

  • LMKN sebagai Penegak Hak Cipta Musik di Ruang Publik

    LMKN sebagai Penegak Hak Cipta Musik di Ruang Publik

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Ketika kita menikmati musik di sebuah restoran, kafe, atau pusat perbelanjaan, seringkali kita tidak menyadari bahwa ada hak cipta yang melekat pada setiap alunan nada. Di sinilah Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) berperan penting sebagai penegak hak cipta musik di ruang publik. Keberadaannya memastikan bahwa penggunaan karya musik secara komersial di ruang publik tidak melanggar […]

  • Itinerary 3 Hari 2 Malam: Liburan Akhir Pekan Singkat dan Berkesan di Bali

    Itinerary 3 Hari 2 Malam: Liburan Akhir Pekan Singkat dan Berkesan di Bali

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Ingin liburan singkat dan berkesan di Bali saat akhir pekan? Itinerary 3 hari 2 malam ini dirancang untuk memaksimalkan waktu Anda menikmati keindahan Pulau Dewata, bahkan dengan waktu yang terbatas. Kombinasi antara relaksasi pantai dan sentuhan budaya akan memberikan pengalaman liburan yang menyegarkan. Hari 1: Pantai Selatan yang Memukau Setibanya di Bali (disarankan mengambil penerbangan […]

  • Pertanian Presisi: Hemat Air dan Pupuk, Untung Berlipat

    Pertanian Presisi: Hemat Air dan Pupuk, Untung Berlipat

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Tengah tantangan pertanian modern, seperti kelangkaan sumber daya dan peningkatan biaya produksi, pertanian presisi hadir sebagai solusi cerdas. Pendekatan ini memanfaatkan teknologi canggih untuk mengelola lahan pertanian secara lebih efisien dan akurat. Hasilnya tidak hanya pada penghematan sumber daya yang signifikan, tetapi juga pada peningkatan keuntungan yang berlipat. Efisiensi Sumber Daya untuk Keberlanjutan Prinsip utama […]

  • Zero-Day Attacks: Waspada Terhadap Ancaman Siber yang Tak Terduga

    Zero-Day Attacks: Waspada Terhadap Ancaman Siber yang Tak Terduga

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Dalam lanskap keamanan siber yang terus berkembang, ancaman datang dalam berbagai bentuk dan ukuran. Salah satu jenis serangan yang paling berbahaya dan sulit diatasi adalah zero-day attack. Serangan ini memanfaatkan kerentanan perangkat lunak yang belum diketahui oleh pengembang atau vendor, sehingga tidak ada “penambal” (patch) yang tersedia untuk melindunginya. Memahami apa itu serangan zero-day dan […]

expand_less