Kamis, 5 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » Teknologi Geotermal Tingkat Lanjut: Energi Panas Bumi yang Lebih Efisien

Teknologi Geotermal Tingkat Lanjut: Energi Panas Bumi yang Lebih Efisien

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
  • visibility 69
  • comment 0 komentar

Indonesia, yang terletak di Cincin Api Pasifik, memiliki potensi energi panas bumi terbesar di dunia. Selama ini, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) konvensional telah menjadi andalan. Namun, untuk memaksimalkan potensi ini, teknologi geotermal tingkat lanjut kini hadir sebagai solusi untuk menghasilkan energi yang lebih efisien dan dari sumber yang lebih beragam.

Berbeda dengan sistem konvensional yang bergantung pada reservoir uap bersuhu sangat tinggi, teknologi geotermal tingkat lanjut memungkinkan pemanfaatan panas bumi dari sumber dengan temperatur lebih rendah atau bahkan dari batuan kering. Dua inovasi utama dalam teknologi ini adalah sistem siklus biner dan Enhanced Geothermal Systems (EGS).

Inovasi Utama dalam Geotermal Modern

* Sistem Siklus Biner (Binary Cycle): Teknologi ini tidak menggunakan uap panas bumi secara langsung untuk memutar turbin. Sebaliknya, panas dari air geotermal digunakan untuk memanaskan fluida sekunder (seperti isopentana) yang memiliki titik didih lebih rendah. Uap dari fluida inilah yang kemudian digunakan untuk menggerakkan turbin. Metode ini memungkinkan pembangkitan listrik dari sumber panas bumi dengan suhu yang lebih rendah, yang sebelumnya dianggap tidak ekonomis.

* Enhanced Geothermal Systems (EGS): Ini adalah terobosan untuk area yang memiliki batuan panas namun kekurangan air. EGS bekerja dengan cara menyuntikkan air ke dalam retakan batuan panas di bawah permukaan bumi. Air tersebut akan menjadi sangat panas dan kemudian dipompa kembali ke permukaan untuk menghasilkan uap, sama seperti pada sistem konvensional.

Masa Depan Energi Bersih Indonesia

Dengan mengadopsi teknologi geotermal tingkat lanjut, Indonesia dapat membuka lebih banyak lokasi potensial untuk pengembangan energi panas bumi, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat ketahanan energi nasional. Inovasi ini adalah kunci untuk memanfaatkan secara penuh anugerah energi bersih yang tersimpan di perut bumi, membawa Indonesia selangkah lebih dekat menuju masa depan energi yang mandiri dan berkelanjutan.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komputasi Kuantum: Mengintip Era Komputer yang Melampaui Batas Konvensional di Indonesia

    Komputasi Kuantum: Mengintip Era Komputer yang Melampaui Batas Konvensional di Indonesia

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Dunia komputasi saat ini didominasi oleh bit, unit informasi biner yang hanya bisa bernilai 0 atau 1. Namun, sebuah revolusi tengah terjadi di balik layar: Komputasi Kuantum. Teknologi ini menjanjikan kekuatan pemrosesan yang jauh melampaui kemampuan komputer klasik, membuka gerbang menuju solusi atas masalah-masalah paling kompleks yang dihadapi ilmu pengetahuan dan industri di Indonesia dan […]

  • Bagaimana PPATK Mendeteksi Transaksi Fiktif?

    Bagaimana PPATK Mendeteksi Transaksi Fiktif?

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Transaksi fiktif atau palsu adalah salah satu modus utama yang digunakan oleh pelaku kejahatan finansial untuk mencuci uang. Transaksi ini dirancang agar seolah-olah sah, padahal tidak ada aktivitas bisnis atau pertukaran barang/jasa yang nyata di baliknya. PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) memiliki kemampuan analitis yang canggih untuk menembus kamuflase ini dan mendeteksi transaksi […]

  • Penambangan Uranium: Bawah Tanah vs. Terbuka, Mana Lebih Unggul?

    Penambangan Uranium: Bawah Tanah vs. Terbuka, Mana Lebih Unggul?

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Uranium, bahan bakar utama untuk pembangkit listrik tenaga nuklir, diekstraksi dari bumi melalui beberapa metode. Dua yang paling umum adalah penambangan uranium bawah tanah dan penambangan terbuka (dikenal juga sebagai open-pit). Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang signifikan, terutama dari segi biaya, keamanan, dan dampak lingkungan. Penambangan Bawah Tanah: Presisi di Kedalaman Metode ini […]

  • Panduan Membeli Oleh-oleh Khas Arab Saudi

    Panduan Membeli Oleh-oleh Khas Arab Saudi

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Membeli oleh-oleh adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan umrah. Selain sebagai buah tangan, oleh-oleh juga menjadi pengingat akan pengalaman spiritual di Tanah Suci. Agar Anda bisa berbelanja dengan bijak dan mendapatkan barang yang berkualitas, berikut adalah panduan membeli oleh-oleh khas Arab Saudi. 1. Rencanakan dan Anggarkan Belanja Sebelum berangkat, buatlah daftar orang-orang yang akan Anda […]

  • Chairil Anwar: “Si Binatang Jalang” yang Merevolusi Puisi Indonesia

    Chairil Anwar: “Si Binatang Jalang” yang Merevolusi Puisi Indonesia

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Dunia sastra Indonesia tak akan pernah melupakan nama Chairil Anwar. Dikenal dengan julukan “Si Binatang Jalang” dari salah satu puisinya yang paling terkenal, Chairil Anwar adalah sosok sentral dalam revolusi puisi modern Indonesia. Lahir pada tahun 1922, semangatnya yang berapi-api dan gayanya yang urakan membawa angin segar dan membebaskan puisi dari tradisi lama yang dianggap […]

  • Lompat Batu Nias: Ujian Kedewasaan Ekstrem Suku Nias

    Lompat Batu Nias: Ujian Kedewasaan Ekstrem Suku Nias

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Dari Pulau Nias, Sumatera Utara, lahir sebuah tradisi mendebarkan yang dikenal dunia: Lompat Batu Nias atau Hombo Batu. Bagi masyarakat suku Nias, tradisi ini bukanlah sekadar atraksi, melainkan sebuah ujian kedewasaan paling utama bagi para pemuda untuk membuktikan bahwa mereka layak dianggap dewasa dan menjadi seorang ksatria. Tradisi ini melibatkan aksi melompati sebuah tumpukan batu […]

expand_less