Kamis, 5 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » Teknologi Penangkapan Karbon Langsung (DAC): Menyedot CO2 dari Udara sebagai Solusi Iklim

Teknologi Penangkapan Karbon Langsung (DAC): Menyedot CO2 dari Udara sebagai Solusi Iklim

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
  • visibility 66
  • comment 0 komentar

Di tengah perjuangan global melawan perubahan iklim, mengurangi emisi saja tidak lagi cukup. Dunia kini memerlukan teknologi yang mampu membersihkan karbon dioksida (CO2) yang sudah terlanjur ada di atmosfer. Di sinilah peran krusial Teknologi Penangkapan Karbon Langsung (DAC), sebuah inovasi terdepan yang berfungsi layaknya penyedot debu raksasa untuk gas rumah kaca.

Berbeda dari penangkapan karbon konvensional yang menyaring emisi langsung dari sumbernya seperti cerobong asap pabrik, DAC bekerja dengan cara menyaring CO2 langsung dari udara bebas. Proses ini umumnya melibatkan penggunaan kipas-kipas besar untuk menarik udara sekitar ke dalam unit kolektor. Di dalamnya, serangkaian filter khusus atau larutan kimia akan mengikat molekul CO2 secara selektif, sementara udara bersih lainnya dilepaskan kembali ke atmosfer.

Setelah terpisah, CO2 murni yang berhasil ditangkap dapat dikelola dengan dua cara utama:

* Penyimpanan Permanen: CO2 diinjeksikan ke dalam formasi geologis di bawah tanah, di mana ia akan tersimpan dengan aman selama ribuan tahun dan tidak lagi berkontribusi pada efek rumah kaca.

* Pemanfaatan Kembali (Utilization): Karbon yang ditangkap dapat diubah menjadi produk bernilai, seperti bahan bakar sintetis, bahan bangunan (beton), atau bahkan bahan baku untuk plastik dan bahan kimia lainnya, menciptakan ekonomi sirkular karbon.

Meskipun sangat menjanjikan, teknologi DAC masih menghadapi tantangan besar, terutama biaya operasional yang tinggi dan kebutuhan energi yang masif. Agar efektif, fasilitas DAC harus ditenagai oleh sumber energi bersih untuk memastikan prosesnya tidak menghasilkan lebih banyak emisi daripada yang ditangkap.

Meski begitu, DAC dianggap sebagai alat komplementer yang vital, bukan pengganti upaya pengurangan emisi. Teknologi ini sangat penting untuk menetralkan emisi dari sektor yang sulit didekarbonisasi, seperti penerbangan dan industri berat, serta untuk mencapai target ambisius net-zero emission pada pertengahan abad ini. Seiring dengan inovasi yang terus berjalan untuk menekan biayanya, DAC menjadi pilar harapan utama dalam portofolio solusi iklim global.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Taman Nasional Baluran: Menjelajahi Afrika van Java di Ujung Timur Pulau Jawa

    Taman Nasional Baluran: Menjelajahi Afrika van Java di Ujung Timur Pulau Jawa

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Jika Anda merindukan suasana padang savana yang gersang dengan latar belakang gunung, Anda tidak perlu terbang jauh ke Afrika. Di ujung timur Pulau Jawa, tepatnya di Situbondo, terdapat sebuah destinasi menakjubkan yang dijuluki “Africa van Java”: Taman Nasional Baluran. Begitu memasuki gerbang Taman Nasional Baluran, Anda akan disambut oleh deretan pohon akasia yang rimbun, menciptakan […]

  • Munduk: Desa Sejuk dengan Pemandangan Danau Kembar dan Air Terjun Tersembunyi

    Munduk: Desa Sejuk dengan Pemandangan Danau Kembar dan Air Terjun Tersembunyi

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Bagi Anda yang mencari ketenangan dan keindahan alam yang otentik di Bali, desa Munduk adalah pilihan yang tepat. Terletak di ketinggian pegunungan Buleleng, kawasan ini menawarkan udara sejuk yang menyegarkan, pemandangan spektakuler Danau Buyan dan Tamblingan yang dikenal sebagai Danau Kembar, serta sejumlah air terjun tersembunyi yang menawan. Munduk terkenal dengan suasana pedesaannya yang tenang […]

  • Robot Bedah Presisi Tinggi: Era Baru Operasi dengan Risiko Minimal dan Pemulihan Cepat

    Robot Bedah Presisi Tinggi: Era Baru Operasi dengan Risiko Minimal dan Pemulihan Cepat

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Kemajuan teknologi terus merevolusi dunia medis, dan salah satu inovasi paling signifikan adalah penggunaan robot bedah presisi tinggi. Sistem robotik canggih ini memungkinkan ahli bedah untuk melakukan prosedur yang kompleks dengan tingkat akurasi, fleksibilitas, dan kontrol yang belum pernah tercapai sebelumnya. Dampaknya sangat besar, terutama dalam hal mengurangi risiko komplikasi dan mempercepat waktu pemulihan pasien. […]

  • Tren Saham Teknologi 2025: Peluang dan Risiko di Era AI

    Tren Saham Teknologi 2025: Peluang dan Risiko di Era AI

    • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Menjelang tahun 2025, tren saham teknologi terus didominasi oleh inovasi disruptif, terutama di era AI (Artificial Intelligence). Investor dan pelaku pasar perlu memahami peluang dan risiko yang menyertai perkembangan pesat ini untuk membuat keputusan investasi yang cerdas. Artikel ini akan mengulas beberapa tren utama yang diperkirakan akan membentuk pasar saham teknologi di tahun 2025. Salah […]

  • Mengurai Risiko Pasar Mobil Bekas: Memahami Informasi Asimetris

    Mengurai Risiko Pasar Mobil Bekas: Memahami Informasi Asimetris

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Ketika kita membeli mobil bekas, ada risiko besar yang selalu membayangi: kemungkinan mendapatkan “mobil lemon” atau mobil dengan cacat tersembunyi. Kondisi ini sering kali terjadi karena adanya informasi asimetris, sebuah konsep fundamental dalam ilmu ekonomi. Informasi asimetris adalah kondisi di mana salah satu pihak dalam transaksi memiliki informasi yang lebih lengkap dan relevan daripada pihak […]

  • Memahami Tekanan Psikologis Seorang Guru: Apa yang Tidak Terlihat di Balik Meja Pengajar

    Memahami Tekanan Psikologis Seorang Guru: Apa yang Tidak Terlihat di Balik Meja Pengajar

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Di mata kita, pekerjaan seorang guru mungkin terlihat rutin: datang ke sekolah, mengajar di kelas, memeriksa tugas, dan mengisi rapor. Namun, di balik meja pengajar itu tersimpan sebuah dunia yang tak terlihat, penuh dengan tekanan psikologis guru yang sering kali luput dari perhatian kita. Memahami beban ini adalah langkah pertama untuk bisa lebih menghargai profesi […]

expand_less