Senin, 1 Sep 2025
light_mode
Beranda » Wisata » Amed & Tulamben: Menyelami Surga Bawah Laut dan Sejarah Bangkai Kapal USAT Liberty

Amed & Tulamben: Menyelami Surga Bawah Laut dan Sejarah Bangkai Kapal USAT Liberty

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
  • visibility 20
  • comment 0 komentar

Di pesisir timur Bali yang tenang, tersembunyi surga bagi para penyelam dari seluruh dunia: Amed dan Tulamben. Kawasan ini menawarkan pengalaman menyelam yang unik, memadukan kekayaan hayati laut yang memukau dengan potongan sejarah Perang Dunia II yang legendaris, yaitu bangkai kapal USAT Liberty.

Daya tarik utama yang menjadikan Tulamben wajib dikunjungi adalah Bangkai Kapal USAT Liberty. Kapal kargo Angkatan Darat Amerika Serikat ini ditorpedo oleh kapal selam Jepang pada tahun 1942. Terdampar di pantai, letusan Gunung Agung pada tahun 1963 mendorongnya kembali ke bawah laut. Kini, bangkai kapal ini berada hanya 30 meter dari bibir pantai dengan kedalaman 5 hingga 30 meter, menjadikannya salah satu lokasi penyelaman bangkai kapal (wreck diving) yang paling mudah diakses di dunia.

Penyelam dari semua tingkatan, mulai dari pemula hingga profesional, dapat menjelajahi keajaiban ini. Rangka kapal raksasa ini telah berubah menjadi terumbu karang buatan yang subur, menjadi rumah bagi ribuan spesies ikan, seperti sweetlips, barracuda, dan bahkan ikan mola-mola yang langka jika Anda beruntung.

Tidak hanya USAT Liberty, kawasan Amed dan Tulamben juga menawarkan titik penyelaman lain yang tak kalah indahnya. Seperti Coral Garden yang penuh warna dan The Drop-Off, sebuah dinding karang curam yang menantang. Kehidupan lautnya sangat beragam, mulai dari kuda laut pigmi yang mungil hingga penyu yang anggun.

Bagi Anda yang mencari petualangan bawah laut yang berbeda di Bali, Amed dan Tulamben adalah jawabannya. Siapkan perlengkapan selam Anda dan saksikan sendiri perpaduan sempurna antara sejarah dan keindahan alam di bawah permukaan lautnya yang jernih.

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bioakumulasi Uranium: Ancaman Tak Terlihat dalam Rantai Makanan

    Bioakumulasi Uranium: Ancaman Tak Terlihat dalam Rantai Makanan

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Ketika uranium mencemari lingkungan, bahayanya tidak berhenti di tanah atau air. Unsur radioaktif ini dapat menyusup ke dalam rantai makanan, menciptakan ancaman tersembunyi yang dampaknya semakin besar pada setiap tingkatan. Proses ini dikenal sebagai bioakumulasi dan biomagnifikasi. Tahap 1: Bioakumulasi di Tingkat Dasar Semuanya berawal dari tingkat paling dasar ekosistem. Tumbuhan, alga, dan mikroorganisme yang […]

  • Kilas Balik Era Pandemi: Pelajaran dari Tantangan dan Peluang Investasi

    Kilas Balik Era Pandemi: Pelajaran dari Tantangan dan Peluang Investasi

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Tentu, ini draf artikel SEO-friendly dengan panjang sekitar 300 kata, ditulis dengan perspektif saat ini (Juli 2025) yangLEra pandemi COVID-19 (2020-2022) merupakan periode penuh gejolak yang menguji ketahanan ekonomi global dan para investor. Melihat kembali masa tersebut, kita dapat memetik pelajaran berharga mengenai tantangan dan peluang investasi di tengah krisis. Momen ini menjadi studi kasus […]

  • Mengapa PPATK Penting untuk Investasi yang Bersih dan Bertanggung Jawab?

    Mengapa PPATK Penting untuk Investasi yang Bersih dan Bertanggung Jawab?

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Ketika berbicara tentang investasi, kita seringkali fokus pada potensi keuntungan. Namun, ada aspek penting lain yang tidak boleh diabaikan, yaitu investasi yang bersih dan bertanggung jawab. Di sinilah PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) memiliki peran yang sangat vital. PPATK memastikan bahwa dana yang masuk ke dalam sistem investasi tidak berasal dari tindak pidana, […]

  • 6G: Meretas Batas Kecepatan dan Kapasitas Nirkabel Masa Depan

    6G: Meretas Batas Kecepatan dan Kapasitas Nirkabel Masa Depan

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Setelah implementasi jaringan 5G yang mulai terasa manfaatnya, dunia teknologi kini mulai menatap cakrawala inovasi berikutnya: 6G. Generasi keenam teknologi nirkabel ini menjanjikan lompatan revolusioner dalam hal kecepatan, latensi, dan kapasitas jaringan, yang berpotensi mengubah lanskap digital secara fundamental, termasuk di Indonesia. Meskipun spesifikasi teknis final untuk 6G masih dalam tahap penelitian dan pengembangan, visi […]

  • Menikmati Keajaiban Sunrise di Punthuk Setumbu: Borobudur Muncul dari Kabut

    Menikmati Keajaiban Sunrise di Punthuk Setumbu: Borobudur Muncul dari Kabut

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Mencari pemandangan matahari terbit yang tak terlupakan di Yogyakarta? Punthuk Setumbu adalah jawabannya. Bukit kecil yang terletak di dekat Candi Borobudur ini telah lama menjadi destinasi favorit para pemburu sunrise. Dari sini, Anda bisa menyaksikan pemandangan magis yang tiada duanya: Candi Borobudur yang perlahan muncul dari lautan kabut pagi, disinari cahaya keemasan matahari terbit. Untuk […]

  • Gambus: Musik Padang Pasir yang Mengakar di Budaya Melayu

    Gambus: Musik Padang Pasir yang Mengakar di Budaya Melayu

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Gambus adalah salah satu instrumen musik petik yang memiliki peran penting dalam khazanah musik tradisional Indonesia, terutama di kawasan Melayu. Alat musik ini, yang bentuknya mirip dengan kecapi, memiliki sejarah panjang yang berakar dari musik Timur Tengah dan Jazirah Arab. Kedatangannya ke Nusantara dibawa oleh para pedagang dan ulama dari Arab yang menyebarkan Islam, sehingga […]

expand_less