Minggu, 13 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata » Floating Market Lembang: Jajanan dan Belanja di Pasar Terapung yang Unik

Floating Market Lembang: Jajanan dan Belanja di Pasar Terapung yang Unik

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
  • visibility 115
  • comment 0 komentar

Floating Market Lembang adalah salah satu destinasi wisata paling populer di Bandung yang menawarkan pengalaman unik: berbelanja dan berwisata kuliner di atas perahu. Dengan konsep pasar terapung yang mengingatkan kita pada pasar-pasar tradisional di Thailand, tempat ini berhasil menciptakan suasana yang khas dan memukau, menjadikannya pilihan ideal untuk liburan keluarga maupun bersama teman.

Daya tarik utama Floating Market Lembang tentu saja adalah puluhan perahu yang berjejer rapi di atas danau buatan. Setiap perahu menjual beragam jajanan khas Bandung dan hidangan tradisional lainnya, mulai dari sate, batagor, siomay, hingga tahu gejrot dan es kelapa muda. Pengunjung dapat memilih makanan favorit mereka dan menikmatinya di area tempat duduk yang tersedia di tepi danau, sambil menikmati pemandangan yang indah dan udara Lembang yang sejuk.

Selain kuliner, Floating Market juga menawarkan berbagai wahana dan aktivitas menarik. Anda bisa menyewa perahu dayung untuk berkeliling danau, memberi makan ikan, atau mengunjungi Kota Mini yang menampilkan replika bangunan-bangunan unik dengan arsitektur klasik. Di sini, anak-anak bisa mencoba berbagai profesi, seperti pemadam kebakaran, koki, atau polisi, dalam suasana yang menyenangkan dan edukatif.

Untuk berbelanja, Anda dapat membeli kerajinan tangan, oleh-oleh, dan berbagai produk lokal lainnya. Sistem pembayaran di Floating Market juga unik, di mana Anda harus menukarkan uang rupiah dengan koin khusus yang berlaku di seluruh area.

Dengan perpaduan kuliner lezat, wahana seru, dan suasana yang nyaman, Floating Market Lembang adalah tempat yang sempurna untuk menghabiskan waktu berkualitas. Tempat ini membuktikan bahwa Bandung memiliki cara kreatif untuk menggabungkan tradisi dengan hiburan modern, menciptakan pengalaman wisata yang tak terlupakan.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Analisis Fundamental vs. Teknikal: Mana yang Tepat untuk Anda?

    Analisis Fundamental vs. Teknikal: Mana yang Tepat untuk Anda?

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Dalam dunia investasi saham, ada dua pendekatan utama yang digunakan investor untuk membuat keputusan: analisis fundamental dan analisis teknikal. Keduanya memiliki filosofi dan metode yang berbeda. Lantas, mana yang lebih tepat untuk Anda? Analisis Fundamental: Melihat Nilai Sejati Perusahaan Analisis fundamental berfokus pada kesehatan finansial dan nilai intrinsik suatu perusahaan. Investor yang menggunakan pendekatan ini […]

  • Evolusi Router dan Modem: Merajut Koneksi Nirkabel Ultra Cepat di Indonesia

    Evolusi Router dan Modem: Merajut Koneksi Nirkabel Ultra Cepat di Indonesia

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sejak awal kemunculannya, router dan modem telah mengalami transformasi yang luar biasa, merefleksikan kebutuhan kita yang semakin besar akan koneksi internet yang cepat dan andal. Di Indonesia, evolusi perangkat ini telah membuka pintu menuju pengalaman digital yang jauh lebih kaya dan mulus, dari koneksi kabel yang terbatas hingga era nirkabel ultra cepat. Dari Dial-Up hingga […]

  • Prosa dan Novel di Era Balai Pustaka: Tonggak Sastra Modern Indonesia

    Prosa dan Novel di Era Balai Pustaka: Tonggak Sastra Modern Indonesia

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Balai Pustaka, sebuah lembaga penerbitan yang didirikan pada tahun 1908 oleh pemerintah kolonial Belanda, memainkan peran krusial dalam sejarah perkembangan prosa dan novel di Indonesia. Era Balai Pustaka menjadi tonggak penting yang menandai transisi dari tradisi sastra lisan ke sastra modern yang menggunakan format tulisan, terutama novel. Karya-karya yang diterbitkan pada masa ini tidak hanya […]

  • Etika dan Adab Saat Berada di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

    Etika dan Adab Saat Berada di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Berada di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi adalah anugerah spiritual yang luar biasa. Kedua tempat ini bukan sekadar bangunan, melainkan tempat suci yang memiliki aturan dan etika tersendiri. Memahami dan mengamalkan adab-adab ini adalah wujud penghormatan kita kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. 1. Niat dan Kekhusyukan Sebelum memasuki masjid, perbarui niat Anda. Masuklah dengan niat […]

  • Crowdfunding dan Inovasi Pendanaan: Menggalang Kekuatan Kolektif

    Crowdfunding dan Inovasi Pendanaan: Menggalang Kekuatan Kolektif

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Di era digital saat ini, banyak ide inovatif dan proyek kreatif seringkali terhambat oleh satu tantangan klasik: akses permodalan. Namun, sebuah revolusi dalam dunia pendanaan telah hadir melalui crowdfunding atau urun dana, yang memanfaatkan kekuatan kolektif untuk mengubah ide brilian menjadi kenyataan. Crowdfunding adalah sebuah metode pendanaan alternatif di mana para inovator, pengusaha, atau kreator […]

  • LMKN dan Kolaborasi Internasional: Kerjasama dengan Badan Royalti Global

    LMKN dan Kolaborasi Internasional: Kerjasama dengan Badan Royalti Global

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Di era globalisasi, industri musik tidak mengenal batas negara. Sebuah lagu yang diciptakan di Indonesia bisa diputar di Amerika Serikat, dan sebaliknya. Untuk memastikan hak-hak musisi dan pencipta lagu terlindungi secara global, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) secara aktif menjalin kolaborasi internasional dengan berbagai badan royalti global. Kemitraan strategis ini adalah kunci untuk menciptakan ekosistem […]

expand_less