Selasa, 4 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Elastisitas Harga: Mengapa Diskon Besar Tidak Selalu Meningkatkan Pendapatan?

Elastisitas Harga: Mengapa Diskon Besar Tidak Selalu Meningkatkan Pendapatan?

  • account_circle Muhamad Fatoni
  • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
  • visibility 100
  • comment 0 komentar

Setiap pemilik usaha pasti pernah tergoda untuk memberikan diskon besar-besaran dengan harapan dapat menarik banyak pembeli dan mendongkrak pendapatan. Namun, sering kali hasilnya tidak sesuai ekspektasi. Alih-alih untung, pendapatan justru stagnan atau bahkan menurun. Mengapa strategi ‘banting harga’ ini bisa gagal? Jawabannya terletak pada konsep ekonomi bernama Elastisitas Harga.

Secara sederhana, elastisitas harga adalah sebuah ukuran untuk melihat seberapa sensitif jumlah permintaan suatu produk terhadap perubahan harganya. Konsep ini membantu kita memahami perilaku konsumen dan terbagi menjadi dua kategori utama:

* Permintaan Elastis: Terjadi pada barang yang permintaannya sangat responsif terhadap perubahan harga. Biasanya ini adalah barang mewah, barang yang memiliki banyak pengganti (substitusi), atau barang yang tidak terlalu mendesak. Contohnya tiket liburan atau tas branded. Untuk produk seperti ini, sedikit saja penurunan harga (diskon) bisa menyebabkan lonjakan permintaan yang sangat besar.

* Permintaan Inelastis: Terjadi pada barang yang permintaannya tidak terlalu terpengaruh oleh perubahan harga. Ini adalah barang-barang kebutuhan pokok yang harus dibeli, seperti beras, bensin, atau obat resep. Meskipun harganya naik atau turun drastis, jumlah yang dibeli orang cenderung tidak banyak berubah.

Di sinilah letak kunci jawabannya. Memberikan diskon besar untuk produk dengan permintaan elastis adalah strategi yang jitu. Lonjakan volume penjualan akan lebih dari cukup untuk menutupi harga jual yang lebih rendah, sehingga total pendapatan akan meningkat.

Sebaliknya, memberikan diskon untuk produk dengan permintaan inelastis adalah sebuah kesalahan. Konsumen akan membeli dalam jumlah yang hampir sama, tidak peduli seberapa besar diskonnya. Akibatnya, Anda hanya menjual barang dalam jumlah yang sama dengan harga lebih murah, sehingga total pendapatan justru akan turun.

Dengan memahami elastisitas harga, para pebisnis dapat membuat strategi penetapan harga yang lebih cerdas. Mereka bisa tahu kapan harus memberikan diskon dan kapan menaikkan harga untuk benar-benar memaksimalkan pendapatan, bukan malah menggerusnya.

 

  • Penulis: Muhamad Fatoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inovasi Fintech Lending: Solusi Kredit Cepat untuk UMKM

    Inovasi Fintech Lending: Solusi Kredit Cepat untuk UMKM

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran krusial dalam perekonomian Indonesia. Namun, seringkali mereka menghadapi kendala dalam mengakses pembiayaan modal usaha dari lembaga keuangan tradisional. Di sinilah inovasi fintech lending hadir sebagai angin segar, menawarkan solusi kredit cepat dan mudah yang lebih adaptif terhadap kebutuhan UMKM. Fintech lending atau pinjaman online memanfaatkan teknologi digital […]

  • Update Harga Emas Hari Ini, Kamis 12 Juni 2025: Logam Mulia Menjanjikan Investasi Stabil

    Update Harga Emas Hari Ini, Kamis 12 Juni 2025: Logam Mulia Menjanjikan Investasi Stabil

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Bagi Anda yang selalu memantau pergerakan harga emas, hari ini, Kamis 12 Juni 2025, membawa kabar penting dari pasar logam mulia. Emas tetap menjadi pilihan investasi yang menarik dan cenderung stabil, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global. Berdasarkan data terakhir yang kami dapatkan per 12 Juni 2025 pukul 08:22 WIB, harga emas batangan di Logam […]

  • Surfing di Bali untuk Pemula: Panduan Pantai Terbaik dan Sekolah Selancar

    Surfing di Bali untuk Pemula: Panduan Pantai Terbaik dan Sekolah Selancar

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Bali, yang dikenal sebagai surga peselancar dunia, ternyata juga merupakan tempat yang ideal bagi para pemula yang ingin menaklukkan ombak. Dengan ombak yang bersahabat, pantai yang dangkal, dan banyaknya sekolah selancar berkualitas, Bali adalah destinasi yang sempurna untuk memulai petualangan surfing Anda. Salah satu pantai yang paling direkomendasikan untuk pemula adalah Pantai Kuta. Dengan ombaknya […]

  • Hati-Hati! Modus Penipuan Jual Beli Saham Palsu yang Bisa Menguras Dompet Anda di Indonesia

    Hati-Hati! Modus Penipuan Jual Beli Saham Palsu yang Bisa Menguras Dompet Anda di Indonesia

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Minat masyarakat Indonesia terhadap investasi saham terus meningkat. Namun, di tengah antusiasme ini, muncul oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan ketidaktahuan investor pemula untuk melakukan penipuan jual beli saham palsu. Mereka menawarkan keuntungan besar tanpa risiko, padahal sebenarnya ini adalah jebakan yang bisa menguras habis uang Anda. Mengenali modus operandi mereka sangat penting agar Anda […]

  • Gambus: Musik Padang Pasir yang Mengakar di Budaya Melayu

    Gambus: Musik Padang Pasir yang Mengakar di Budaya Melayu

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Gambus adalah salah satu instrumen musik petik yang memiliki peran penting dalam khazanah musik tradisional Indonesia, terutama di kawasan Melayu. Alat musik ini, yang bentuknya mirip dengan kecapi, memiliki sejarah panjang yang berakar dari musik Timur Tengah dan Jazirah Arab. Kedatangannya ke Nusantara dibawa oleh para pedagang dan ulama dari Arab yang menyebarkan Islam, sehingga […]

  • AI dalam Keamanan Siber: Mendeteksi Ancaman yang Tersembunyi

    AI dalam Keamanan Siber: Mendeteksi Ancaman yang Tersembunyi

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Muhamad Fatoni
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Di tengah lanskap digital yang semakin kompleks, ancaman siber kini lebih canggih dan sulit dideteksi. Peretas terus mengembangkan metode baru untuk menyusup ke dalam sistem, seringkali bersembunyi di antara jutaan aktivitas data yang normal. Menghadapi tantangan ini, Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) muncul sebagai garda terdepan dalam dunia keamanan siber. Secara tradisional, sistem keamanan […]

expand_less